UMN Berikan Beasiswa ADik pada Mahasiswa Papua

UMN Berikan Beasiswa ADik pada Mahasiswa Papua

Universitas Multimedia Nusantara

(kedua dari kanan) Salah Satu Penerima Beasiswa ADik di Sidang Senat Terbuka UMN(dok.UMN)

TANGERANG – Sebagai salah satu perguruan tinggi di Indonesia,  Universitas Multimedia Nusantara (UMN) turut mendukung program Pemerintah dalam meningkatkan akses dan kesempatan belajar di perguruan tinggi bagi lulusan SMA atau sederajat dari daerah Papua, Papua Barat dan daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T), dengan memberikan Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) kepada lima mahasiswa dari daerah tersebut.

Salah satu penerima Beasiswa ADik UMN adalah Sopice Selfina Kehek yang berasal dari Sorong, Papua. Saat ini Sopice terdaftar sebagai mahasiswa program studi Manajemen UMN angkatan 2019.

Universitas Multimedia Nusantara

Salah Satu Penerima Beasiswa ADik, Sopice Serafina Kehek, Mahasiswa Manajemen UMN 2019(dok.pribadi)

Awal mula Sopice menerima  beasiswa ADik diawali oleh Sopice yang menerima Beasiswa Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) ketika Sekolah Menengah Atas (SMA). Setelah lulus SMA, penerima beasiswa ADEM diperbolehkan melanjutkan ke perguruan tinggi lewat jalur Beasiswa ADik namun harus mengikuti seleksi.

“Saya mengetahui beasiswa ADik sejak masih SMP diberitahukan oleh kepala sekolah bahwa ada beasiswa khusus putra-putri Papua yang memiliki potensi akademik baik. Disitulah saya mendaftarkan diri ke Dinas Pendidikan Kabupaten Sorong dan saya mengikuti seleksi melalui rapor,” tutur Sopice.

Lebih lanjut, Sopice mengungkapkan alasannya memilih UMN sebagai universitas pilihannya.

“Selain bentuk gedung yang menarik dan kampus yang sejuk, saya juga tahu UMN adalah salah satu perguruan tinggi swasta yang memiliki fasilitas belajar lengkap, itulah alasan kenapa saya memilih UMN,” ungkap Sopice.

Sopice sendiri sangat senang menjadi salah satu penerima beasiswa ADik dan mengucucapkan terima kasih kepada  Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemeristekdikti) selaku penyelenggara beasiswa ADik.

“Perasaan saya sangat senang bisa mendapat kesempatan belajar ke perguruan tinggi khususnya di Universitas Multimedia Nusantara lewat program Beasiswa ADik dan saya juga sangat berterima kasih kepada Kemerinstekdikti selaku penyelenggara program ini karena dapat memeratakan akses pendidikan di provinsi Papua dan provinsi Papua Barat,” ungkap Sopice.

Rektor UMN Dr. Ninok Leksono mengungkapkan partisipasi UMN dalam beasiswa ADik ini menjadi refleksi diri bagi UMN dalam mengemban misi luhur nation building melalui mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia.

“Melalui program ini (ADik) UMN mendukung kebijakan Pemerintah untuk pemerataan akses terhadap pendidikan tinggi. UMN juga dapat memenuhi semangat ke-Nusantara-an yang tertulis dalam nama Nusantara di UMN, di mana UMN bisa merefleksikan diri menjadi ‘Indonesia Mini’ yang dulu amat didambakan oleh Bapak Jakob Oetama sebagai pendiri UMN. UMN harus bisa mengemban misi luhur nation building melalui hadirnya mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia,” ujar Ninok yang ditemui pada Sidang Senat Terbuka UMN pada Jumat (9/8). (RK/CRA)

by Reviana Kristin – Universitas Multimedia Nusantara News Service

Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi InformatikaSistem Informasi Teknik Komputer | Teknik Elektro | Teknik Fisika | Akuntansi | ManajemenKomunikasi Strategis | Jurnalistik | Desain Komunikasi Visual | Film dan Animasi | Arsitektur | D3 Perhotelan | International Program, di Universitas Multimedia Nusantarawww.umn.ac.id