Digital Jurnalistik

Apa itu Jurnalistik?

Jurnalistik adalah ilmu yang mengajarkan bagaimana memproduksi konten berdasarkan kenyataan dan kebenaran yang terjadi untuk disebarkan ke berbagai bentuk platform. Mahasiswa program studi jurnalistik akan mempelajari segala bentuk jurnalisme (baik dalam bentuk tulisan, audio, visual maupun audio visual) mulai dari proses perencanaan, produksi, penyebaran / publikasi , hingga pemantauan konten di media sosial.

Di era industri saat ini, seorang jurnalis tidak hanya sebatas membuat berita saja. Program studi jurnalistik UMN juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menjadi seorang content creator yang dapat fokus pada produksi konten sesuai dengan topik yang diminati, misalkan, seputar perjalanan ke suatu tempat, pertandingan olahraga, keadaan lingkungan saat ini, hingga keberagaman yang ada. Mahasiswa akan belajar bagaimana membangun konten-konten tersebut sesuai dengan target audiens yang ingin disasar.

Kenapa harus pilih
Jurnalistik UMN?

Program studi Jurnalistik Universitas Multimedia Nusantara  berfokus pada pemanfaatan teknologi baru  untuk mempelajari bentuk-bentuk baru dari jurnalistik. Oleh karena itu, kegiatan pembelajaran juga ditunjang dengan teknologi yang memadai. Beberapa mata kuliah juga disesuaikan dengan kebutuhan industri serta perkembangan teknologi yang ada, seperti mata kuliah mobile and social media journalism yang memanfaatkan penggunaan gawai dalam memproduksi dan menyebarkan produk jurnalistik melalui  media sosial.

Selain itu, program studi jurnalistik UMN juga membekali mahasiswanya untuk melek akan beritakebohongan (HOAKS) dan cara mengidentifikasinya melalui mata kuliah digital factchecking.Tidak hanya itu, melalui mata kuliah web apps for journalism mahasiswa juga akan diajarkan bagaimana membuat situs web untuk dapat mempublikasikan produk jurnalistik yang sudah dibuat secara mandiri.

Bersama dengan Kompas Gramedia memberikan akses kepada program studi jurnalistik UMN untuk mendapatkan pengajar dari industri media yang berpengalaman, memberikan pengetahuan tentang kondisi industri media saat ini serta menjadi tempat bagi mahasiswa untuk melakukan praktik secara langsung.

FAQ

Mengapa memilih Digital Journalism UMN?

Program Studi Digital Journalism Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menjadi pilihan tepat bagi calon mahasiswa yang ingin berkarir di industri media dan komunikasi digital. Program studi ini membekali mahasiswa dengan kompetensi jurnalistik yang relevan dengan perkembangan teknologi, perubahan perilaku audiens, serta kebutuhan industri media yang terus berkembang. Melalui kurikulum yang adaptif, pembelajaran berbasis praktik, dan pengakuan kualitas melalui akreditasi internasional ACQUIN, mahasiswa dipersiapkan menjadi jurnalis digital yang profesional, inovatif, dan mampu menghasilkan karya yang akurat, kredibel, serta berdampak bagi masyarakat.

Kurikulum Program Studi Digital Journalism UMN dirancang mengikuti perkembangan ekosistem media digital dan kebutuhan industri saat ini. Mahasiswa mempelajari dasar-dasar jurnalistik, seperti teknik peliputan, penulisan berita, wawancara, dan kode etik jurnalistik. Selain itu, mahasiswa juga dibekali keterampilan yang dibutuhkan di era digital, seperti multimedia storytelling, mobile journalism, jurnalisme data, visual journalism, produksi video, podcast, fotografi jurnalistik, hingga strategi distribusi konten pada berbagai platform digital. Pendekatan ini memungkinkan mahasiswa menghasilkan karya jurnalistik yang mampu menjangkau audiens di berbagai kanal media.

Selain mengembangkan keterampilan teknis, pembelajaran di Program Studi Digital Journalism UMN juga berorientasi pada isu-isu terkini yang memengaruhi dunia media. Mahasiswa diajak memahami pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam proses jurnalistik, verifikasi informasi dan fact-checking, keamanan digital, perlindungan data pribadi, etika penggunaan teknologi, hingga tantangan penyebaran hoaks, misinformasi, dan disinformasi. Dengan demikian, lulusan tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi dalam proses produksi berita, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis dan menjunjung tinggi integritas jurnalistik di tengah pesatnya perkembangan era digital.

Program Studi Digital Journalism UMN menerapkan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) sehingga mahasiswa dapat mengembangkan kompetensi melalui berbagai proyek, simulasi peliputan, produksi konten multimedia, hingga kolaborasi dengan industri. Selama perkuliahan, mahasiswa didukung oleh berbagai fasilitas yang menunjang praktik jurnalistik modern, seperti studio televisi, studio radio, newsroom, laboratorium multimedia, serta perangkat produksi konten digital. Mahasiswa juga dibimbing oleh dosen yang berasal dari kalangan akademisi dan praktisi industri sehingga proses pembelajaran selalu selaras dengan perkembangan dunia profesional.

Komitmen UMN dalam menjaga mutu pendidikan dibuktikan melalui raihan akreditasi internasional ACQUIN (Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute) yang diperoleh Program Studi Digital Journalism. Akreditasi internasional ini menunjukkan bahwa kualitas kurikulum, proses pembelajaran, tata kelola program studi, serta capaian lulusan telah memenuhi standar pendidikan tinggi yang diakui secara global. Dengan bekal tersebut, lulusan Program Studi Digital Journalism UMN memiliki daya saing yang lebih kuat untuk berkarier di industri media, komunikasi, maupun sektor kreatif lainnya, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Tertarik menjadi bagian dari generasi jurnalis digital yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi perkembangan industri media? 

Program Studi Digital Journalism UMN membuka kesempatan bagi calon mahasiswa yang ingin mengembangkan kompetensi jurnalistik sekaligus menguasai teknologi digital yang dibutuhkan dunia kerja. Calon mahasiswa dapat mendaftarkan diri melalui laman Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UMN dengan memilih jalur seleksi yang sesuai, melengkapi data pendaftaran, mengunggah dokumen yang dipersyaratkan, serta mengikuti seluruh tahapan seleksi hingga registrasi. Bergabunglah bersama Program Studi Digital Journalism UMN dan mulailah langkah menuju karier sebagai jurnalis digital yang siap menghadapi tantangan industri media masa depan.

Apa perbedaan Digital Journalism UMN di Program Reguler dan International Program?

Program Studi Digital Journalism Universitas Multimedia Nusantara (UMN) tersedia dalam dxendekatan ini membantu mahasiswa meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya sekaligus mempersiapkan diri untuk berkarir di industri media global maupun organisasi multinasional.

Selain penggunaan bahasa Inggris dalam proses pembelajaran, mahasiswa International Program juga memperoleh kesempatan mengikuti berbagai aktivitas internasional yang diselenggarakan UMN bersama mitra perguruan tinggi di luar negeri. Kesempatan tersebut dapat berupa pertukaran mahasiswa (student exchange), kolaborasi proyek internasional, kuliah tamu bersama akademisi atau praktisi dari berbagai negara, hingga program pembelajaran lintas budaya. Pengalaman tersebut memberikan wawasan yang lebih luas mengenai praktik jurnalisme di berbagai belahan dunia sekaligus memperkuat jejaring internasional mahasiswa.

Baik Program Reguler maupun International Program menerapkan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan industri media digital. Mahasiswa dari kedua program memperoleh pembelajaran berbasis praktik (experiential learning) melalui proyek jurnalistik, produksi konten multimedia, simulasi newsroom, serta pemanfaatan fasilitas modern UMN, seperti studio televisi, studio radio, newsroom, laboratorium multimedia, dan berbagai perangkat produksi digital. Seluruh mahasiswa juga dibimbing oleh dosen yang berasal dari kalangan akademisi dan praktisi industri sehingga materi yang dipelajari selalu relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Kualitas Program Studi Digital Journalism UMN juga telah diakui melalui akreditasi internasional ACQUIN (Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute). Pengakuan ini menunjukkan bahwa kurikulum, proses pembelajaran, tata kelola, dan capaian lulusan telah memenuhi standar pendidikan tinggi internasional. Oleh karena itu, baik mahasiswa Program Reguler maupun International Program memperoleh kualitas pendidikan yang sama, dengan perbedaan utama pada pengalaman belajar dan tingkat paparan internasional yang diterima selama masa studi.

Pemilihan antara Program Reguler dan International Program dapat disesuaikan dengan tujuan akademik maupun rencana karier masing-masing calon mahasiswa. Bagi yang ingin memperoleh pengalaman belajar dengan fokus pada industri media nasional serta tetap memiliki peluang berkarier secara global, Program Reguler merupakan pilihan yang tepat. Sementara itu, bagi calon mahasiswa yang ingin mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris, memperluas pengalaman internasional, dan membangun jejaring global sejak masa kuliah, International Program dapat menjadi pilihan yang sesuai.

Informasi lebih lanjut mengenai Program Reguler maupun International Program Digital Journalism UMN, termasuk kurikulum, persyaratan, dan jalur penerimaan mahasiswa baru, dapat diperoleh melalui laman Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UMN atau halaman resmi Program Studi Digital Journalism UMN.

Apa perbedaan Jurnalistik dan Digital Journalism?

Perbedaan utama antara jurnalistik dan Digital Journalism terletak pada ruang lingkup pembelajaran serta pendekatan terhadap perkembangan media digital. Jurnalistik berfokus pada proses mengumpulkan, mengolah, memverifikasi, dan menyampaikan informasi kepada publik sesuai dengan prinsip-prinsip jurnalistik. Sementara itu, Program Studi Digital Journalism Universitas Multimedia Nusantara (UMN) mengembangkan kompetensi tersebut dengan mengintegrasikan teknologi digital, multimedia, dan strategi distribusi konten agar sesuai dengan kebutuhan industri media saat ini.

Di Program Studi Digital Journalism UMN, mahasiswa tetap mempelajari fondasi jurnalistik yang kuat, seperti teknik peliputan, wawancara, penulisan berita, verifikasi fakta, serta kode etik jurnalistik. Penguasaan dasar tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menghasilkan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. Nilai-nilai jurnalistik tetap menjadi inti pembelajaran meskipun ekosistem media terus berkembang.

Yang membedakan Digital Journalism adalah pendekatan pembelajarannya yang berorientasi pada platform digital dan perkembangan teknologi. Mahasiswa tidak hanya belajar menulis berita, tetapi juga mengembangkan kemampuan menghasilkan konten multimedia dalam berbagai format, seperti video berita, podcast, infografik, foto jurnalistik, visual storytelling, hingga konten untuk media sosial. Selain itu, mahasiswa juga mempelajari multimedia storytelling, mobile journalism, jurnalisme data, visual journalism, serta strategi distribusi konten pada berbagai platform digital agar informasi dapat menjangkau audiens secara lebih efektif.

Kurikulum Program Studi Digital Journalism UMN juga dirancang mengikuti perkembangan isu-isu terkini di industri media. Mahasiswa mempelajari pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam proses jurnalistik, verifikasi informasi (fact-checking), keamanan digital, perlindungan data pribadi, etika penggunaan teknologi, serta tantangan penyebaran hoaks, misinformasi, dan disinformasi. Dengan demikian, lulusan tidak hanya mampu menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, tetapi juga siap menghadapi perubahan teknologi yang terus berlangsung di dunia media.

Pembelajaran di Program Studi Digital Journalism UMN menerapkan pendekatan experiential learning sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman praktik sejak awal perkuliahan. Berbagai proyek jurnalistik, simulasi newsroom, produksi konten multimedia, hingga kolaborasi dengan industri menjadi bagian dari proses belajar. Mahasiswa juga didukung oleh fasilitas yang lengkap, seperti studio televisi, studio radio, newsroom, laboratorium multimedia, serta berbagai perangkat produksi digital yang menunjang pengembangan keterampilan profesional.

Kualitas pendidikan Program Studi Digital Journalism UMN juga diperkuat melalui raihan akreditasi internasional ACQUIN (Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute). Pengakuan ini menunjukkan bahwa kurikulum, proses pembelajaran, tata kelola program studi, dan capaian lulusan telah memenuhi standar pendidikan tinggi yang diakui secara internasional. Hal tersebut menjadi nilai tambah bagi mahasiswa untuk membangun karier di industri media yang semakin kompetitif.

Melalui perpaduan antara fondasi jurnalistik, penguasaan teknologi digital, serta pembelajaran yang selalu mengikuti perkembangan industri, Program Studi Digital Journalism UMN mempersiapkan mahasiswa menjadi jurnalis dan profesional media yang adaptif terhadap perubahan zaman. Lulusan tidak hanya mampu menyampaikan informasi secara akurat dan beretika, tetapi juga siap menciptakan inovasi dalam ekosistem media digital yang terus berkembang.

Apa Saja yang dipelajari di Digital Journalism UMN?

Program Studi Digital Journalism Universitas Multimedia Nusantara (UMN) membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi jurnalis digital serta profesional media yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Kurikulum dirancang untuk mengkombinasikan dasar-dasar jurnalistik, penguasaan teknologi digital, produksi konten multimedia, serta pemahaman terhadap isu-isu komunikasi yang berkembang di tingkat nasional maupun global.

Pada tahap awal perkuliahan, mahasiswa mempelajari fondasi jurnalistik yang menjadi dasar dalam menghasilkan informasi yang akurat dan kredibel. Materi yang dipelajari meliputi teknik peliputan, wawancara, penulisan berita, penyuntingan naskah, verifikasi fakta (fact-checking), hukum dan etika jurnalistik, serta pemahaman mengenai peran media dalam masyarakat. Pembelajaran ini bertujuan membentuk jurnalis yang menjunjung tinggi integritas, akurasi, dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Seiring perkembangan studi, mahasiswa mulai mendalami berbagai kompetensi digital yang dibutuhkan industri media saat ini. Program Studi Digital Journalism UMN mengajarkan multimedia storytelling, mobile journalism, jurnalisme data, fotografi jurnalistik, videografi, produksi podcast, visual journalism, hingga strategi distribusi konten melalui berbagai platform digital. Mahasiswa juga mempelajari bagaimana mengemas informasi dalam berbagai format agar mampu menjangkau audiens secara efektif tanpa mengurangi kualitas maupun akurasi informasi.

Selain keterampilan teknis, kurikulum juga berorientasi pada perkembangan isu-isu terkini di dunia media dan komunikasi. Mahasiswa diajak memahami pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam proses jurnalistik, keamanan digital, perlindungan data pribadi, etika penggunaan teknologi, serta tantangan penyebaran hoaks, misinformasi, dan disinformasi. Dengan mempelajari isu-isu tersebut, mahasiswa diharapkan mampu berpikir kritis dalam memanfaatkan teknologi sekaligus menjaga nilai-nilai jurnalistik di tengah perubahan lanskap media digital.

Program Studi Digital Journalism UMN menerapkan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) agar mahasiswa dapat mengasah kemampuan melalui praktik secara langsung. Selama perkuliahan, mahasiswa mengerjakan berbagai proyek jurnalistik, simulasi peliputan, produksi konten multimedia, hingga kolaborasi lintas disiplin yang mencerminkan proses kerja di industri media. Pengalaman tersebut membantu mahasiswa membangun portofolio profesional sejak masih berada di bangku kuliah.

Untuk mendukung proses pembelajaran, UMN menyediakan berbagai fasilitas yang menunjang praktik jurnalistik digital, seperti studio televisi, studio radio, newsroom, laboratorium multimedia, serta perangkat produksi konten digital. Mahasiswa juga dibimbing oleh dosen yang kompeten, terdiri atas akademisi dan praktisi yang berpengalaman di industri media, komunikasi, serta memiliki rekam jejak dalam kolaborasi dan aktivitas akademik di tingkat internasional. Kombinasi pengalaman akademis, profesional, dan global tersebut memastikan materi perkuliahan selalu relevan dengan perkembangan industri media sekaligus membekali mahasiswa dengan perspektif yang lebih luas dalam menghadapi tantangan dunia jurnalistik digital.

Komitmen UMN dalam menjaga mutu pendidikan dibuktikan melalui raihan akreditasi internasional ACQUIN (Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute) yang diperoleh Program Studi Digital Journalism. Akreditasi ini menunjukkan bahwa kualitas kurikulum, proses pembelajaran, tata kelola program studi, serta capaian lulusan telah memenuhi standar pendidikan tinggi yang diakui secara internasional. Dengan kualitas pendidikan tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan industri sekaligus memiliki daya saing yang lebih kuat di tingkat nasional maupun global.

Melalui perpaduan antara teori, praktik, pemanfaatan teknologi digital, serta pembelajaran yang selalu mengikuti perkembangan industri, Program Studi Digital Journalism UMN mempersiapkan mahasiswa menjadi jurnalis digital yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan dunia media masa depan. Tertarik bergabung? Calon mahasiswa dapat mendaftarkan diri melalui laman Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UMN dengan memilih jalur seleksi yang sesuai, melengkapi data pendaftaran, mengunggah dokumen yang dipersyaratkan, serta mengikuti seluruh tahapan seleksi hingga registrasi. Bersama Program Studi Digital Journalism UMN, wujudkan langkah awal menuju karier di industri media dan komunikasi digital.

Bagaimana prospek karier lulusan Digital Journalism UMN?

Lulusan Program Studi Digital Journalism Universitas Multimedia Nusantara (UMN) memiliki prospek karier yang luas seiring berkembangnya industri media, komunikasi, dan ekonomi kreatif. Perubahan cara masyarakat mengakses informasi serta pesatnya perkembangan teknologi digital membuat kebutuhan akan tenaga profesional yang mampu menghasilkan konten berkualitas, akurat, dan relevan terus meningkat. Melalui kurikulum yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan industri, Program Studi Digital Journalism UMN mempersiapkan lulusannya untuk berkarir di berbagai sektor, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Selama menempuh pendidikan, mahasiswa dibekali dengan fondasi jurnalistik yang kuat, mulai dari teknik peliputan, penulisan berita, wawancara, verifikasi fakta (fact-checking), hingga etika jurnalistik. Selain itu, mahasiswa juga mengembangkan kompetensi di bidang multimedia storytelling, mobile journalism, jurnalisme data, fotografi jurnalistik, videografi, produksi podcast, visual journalism, serta strategi distribusi konten digital. Bekal tersebut memungkinkan lulusan untuk beradaptasi dengan berbagai kebutuhan industri media yang terus berkembang.

Lulusan Program Studi Digital Journalism UMN memiliki peluang karier sebagai jurnalis di media cetak, televisi, radio, maupun media daring. Tidak hanya itu, perkembangan industri digital juga membuka peluang bagi lulusan untuk berkarir sebagai multimedia journalist, content producer, video journalist, data journalist, podcast producer, digital content editor, content strategist, social media specialist, communication officer, public relations specialist, hingga copywriter di berbagai perusahaan, institusi, organisasi, maupun industri kreatif. Kemampuan menghasilkan konten yang informatif, menarik, dan berbasis data menjadi nilai tambah yang dibutuhkan di berbagai bidang pekerjaan.

Untuk mendukung kesiapan memasuki dunia profesional, Program Studi Digital Journalism UMN menerapkan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) melalui berbagai proyek, simulasi newsroom, produksi konten multimedia, serta kolaborasi dengan mitra industri. Mahasiswa juga dibimbing oleh dosen yang kompeten, terdiri atas akademisi dan praktisi yang memiliki pengalaman profesional di industri media serta rekam jejak internasional. Dengan demikian, lulusan tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga memahami dinamika dunia kerja dan perkembangan industri media global.

Kualitas pendidikan Program Studi Digital Journalism UMN juga diperkuat melalui raihan akreditasi internasional ACQUIN (Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute). Pengakuan ini menunjukkan bahwa kurikulum, proses pembelajaran, tata kelola program studi, dan capaian lulusan telah memenuhi standar pendidikan tinggi yang diakui secara internasional. Bekal tersebut memberikan nilai tambah bagi lulusan dalam membangun karier di industri media maupun bidang komunikasi yang semakin kompetitif.

Keberhasilan lulusan Program Studi Digital Journalism UMN juga tercermin dari kiprah para alumninya yang telah berkarier di berbagai media nasional, perusahaan teknologi, industri kreatif, agensi komunikasi, hingga institusi pemerintah dan organisasi non-profit. Tidak sedikit alumni yang berperan sebagai jurnalis, produser konten, spesialis komunikasi digital, maupun profesional di bidang strategi komunikasi dan media. Pengalaman belajar yang mengombinasikan teori, praktik, serta paparan terhadap perkembangan teknologi menjadi bekal penting yang membantu alumni beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.

Melalui kurikulum yang relevan, pembelajaran berbasis praktik, dukungan dosen yang berpengalaman, serta pengakuan kualitas melalui akreditasi internasional ACQUIN, Program Studi Digital Journalism UMN mempersiapkan lulusan yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menjadi profesional media yang adaptif, inovatif, dan berintegritas. Dengan kompetensi tersebut, lulusan memiliki peluang untuk berkontribusi dalam membangun ekosistem informasi yang kredibel sekaligus menjawab tantangan industri media digital di masa depan.

Kalau UMN memiliki daftar alumni yang cukup kuat (misalnya bekerja di Kompas Gramedia, CNN Indonesia, Narasi, TikTok, Google, MNC, Trans Media, Kumparan, CNBC Indonesia, dan sebagainya), aku justru menyarankan menyebut nama perusahaan. Dari sisi marketing dan AI search, itu jauh lebih kuat daripada hanya menulis “berbagai media nasional”.

Visi & Misi

Visi

Menjadi Program Studi Strata Satu Jurnalistik Multimedia unggulan dalam mengeksplorasi bentuk-bentuk baru jurnalisme dan menghasilkan lulusan yang berwawasan internasional, menguasai teori dan praktik di bidang jurnalistik yang berbasis Information and Communication Technology (ICT), dan berjiwa wirausaha, serta berbudi pekerti luhur.

Misi

  1. Menyelenggarakan proses pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang berkualitas dan berbudi pekerti luhur, didukung tenaga pengajar profesional dan kurikulum yang selaras dengan perkembangan jurnalisme dan ICT.
  2. Melaksanakan program penelitian dalam bidang jurnalisme multimedia yang memberikan kontribusi bagi perkembangan jurnalisme.
  3. Melaksanakan kegiatan pengabdian pada masyarakat yang berkaitan dengan bidang multimedia dan jurnalisme.

 

Prospek Karir

Lulusan program studi Jurnalistik dapat bekerja pada bidang komunikasi, jurnalistik, maupun kreatif. Beberapa profil lulusan yang dapat diambil antara lain :

Reporter, announcer, News Anchor, Host Program, News Editor, Executive Produer, Camera Persons, Photojournalist, Script Writer, Content Writer, Columnist, Creative Writer, Creative Production, Publisher, Media Researcher and Analyst.

Studi Lanjut

Lulusan prodi Jurnalistik UMN bisa melanjutkan studinya di Bidang Komunikasi, Public Relations, dan Bidang Ilmu Sosial yang lain.

Capaian Pembelajaran

Mempersiapkan lulusan program studi jurnalistik yang menguasai perkembangan produk-produk baru jurnalistik dan mampu memproduksi konten – konten multimedia sesuai dengan kebutuhan industri sehingga lulusan dapat bekerja sebagai jurnalis di berbagai jenis platform baik televisi, radio, cetak, online maupun konvergensi.

Profil Lulusan

Lulusan  diharapkan akan menjadi jurnalis yang mampu bekerja di berbagai jenis platform media dengan memahami perkembangan produk-produk baru jurnalistik  dan dapat memproduksi konten – konten secara multimedia yang menyesuaikan dengan kebutuhan industri saat ini.

Saat ini lulusan tersebar di berbagai bidang industri baik menjadi reporter di beberapa media baik media konvensional maupun media digital, news copywriter, creative content producer, jurnalis TV, hingga podcaster di media online bahkan terdapat lulusan Jurnalistik UMN yang menjadi Staf Jubir Presiden dan anggota Sekretariat Negara.

Kurikulum

Mahasiswa Jurnalistik UMN akan mempelajari mengenai teori terkait ilmu komunikasi dan jurnalistik beserta dengan bentuk-bentuk baru dari jurnalistik selama masa studi di program studi ini. Secara umum, kurikulum Jurnalistik UMN dapat dijelaskan sebagai berikut.

Tahun 1 : mahasiswa akan mempelajari mengenai pemahaman akan teori komunikasi, pengenalan akan jurnalistik dan hukum & etika media  . Di tahun pertama ini juga, mahasiswa diajarkan untuk menjadi seorang yang kritis dan kreatif serta pengenalan pada produk berbasis multimedia.

Tahun 2 : mahasiswa akan mempelajari mengenai bentuk-bentuk dari jurnalistik beserta dengan perkembangan terbarunya. Di tahun ini pula, mahasiswa dibekali dengan pengetahuan akan news graphic design dan kemampuan menulis yang kreatif.

Tahun 3 : mahasiswa akan mempelajari manfaat akan penggunaan media dalam memproduksi dan menyebarkan produk jurnalistik melalui media sosial. Selain itu, mahasiswa akan dikenalkan dengan global journalism, manajemen media digital hingga teknik penyampaian produk-produk jurnalistik.

Tahun 4 : mahasiswa akan melakukan kegiatan magang di perusahan-perusahaan media dan  menjadi tahun persiapan untuk mengerjakan proyek tugas akhir.

Persyaratan Masuk

  • Lulusan SMA jurusan IPA, IPS, Bahasa
  • Lulusan SMK berbagai jurusan.

Pendaftaran Klik Disini

Partnership & Bentuk Kerjasamanya

Program studi jurnalistik UMN telah bekerja sama dengan beberapa media di Indonesia seperti Kompas Gramedia Group, Tempo, SCTV, CNN TV, dan media nasional lain untuk memperoleh sumber tenaga pengajar dan memberikan pengalaman nyata di industri media kepada mahasiswa.

Kami juga telah berjejaring dengan Dewan Pers dan beberapa komunitas seperti Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Jurnokoders dalam pembuatan beberapa program terkait pembelajaran jurnalistik.

Dalam lingkup internasional, Jurnalistik UMN bekerja sama dengan Google khususnya di bagian Google News Initiative dan International Federation of Journalist (IFJ) dalam menyelenggarakan beberapa kegiatan. Jurnalistik UMN juga bekerja sama dengan UNESCO yang turut berkontribusi terhadap kurikulum yang digunakan. Selain itu, kami juga bekerja sama dalam beberapa kegiatan salah satunya keterlibatan kami dalam pelaksanaan hari kebebasan pers dunia.

Kenapa harus pilih
Jurnalistik UMN?

Program studi Jurnalistik Universitas Multimedia Nusantara  berfokus pada pemanfaatan teknologi baru  untuk mempelajari bentuk-bentuk baru dari jurnalistik. Oleh karena itu, kegiatan pembelajaran juga ditunjang dengan teknologi yang memadai. Beberapa mata kuliah juga disesuaikan dengan kebutuhan industri serta perkembangan teknologi yang ada, seperti mata kuliah mobile and social media journalism yang memanfaatkan penggunaan gawai dalam memproduksi dan menyebarkan produk jurnalistik melalui  media sosial.

Selain itu, program studi jurnalistik UMN juga membekali mahasiswanya untuk melek akan beritakebohongan (HOAKS) dan cara mengidentifikasinya melalui mata kuliah digital factchecking.Tidak hanya itu, melalui mata kuliah web apps for journalism mahasiswa juga akan diajarkan bagaimana membuat situs web untuk dapat mempublikasikan produk jurnalistik yang sudah dibuat secara mandiri.

Bersama dengan Kompas Gramedia memberikan akses kepada program studi jurnalistik UMN untuk mendapatkan pengajar dari industri media yang berpengalaman, memberikan pengetahuan tentang kondisi industri media saat ini serta menjadi tempat bagi mahasiswa untuk melakukan praktik secara langsung.

Tabel Kredit Lulus

Kredit lulus144 SKS
Program Pendidikan AkademikSarjana Strata 1
Durasi4 Tahun
Bahasa PengantarBahasa Indonesia
GelarSarjana Ilmu Komunikasi (S.I.Kom.)

Beasiswa Mahasiswa

Jalur beasiswa UMN diberikan bagi siswa-siswi SMA Kelas XII yang memiliki prestasi akademik, olah raga, dan kesenian pada saat di kelas XI. Selain itu, UMN memberikan  kepada siswa-siswi SMA/SMK yang memiliki prestasi mendapatkan medali pada Olimpiade Sains Nasional dan Internasional.. Sebagai wujud penghargaan atas pengabdian para guru dan para karyawan/staff dalam mendidik anak bangsa, UMN memberikan beasiswa berupa pengurangan uang pangkal sebesar 50% bagi anak guru/kepala sekolah dan pengurangan uang pangkal sebesar 30% bagi anak karyawan/staff di sekolah SMA/SMK Negeri/Swasta yang ingin melanjutkan pendidikan di UMN.

Selengkapnya Informasi Beasiswa

Persyaratan Masuk

  • Lulusan SMA jurusan IPA, IPS, Bahasa
  • Lulusan SMK berbagai jurusan.

Pendaftaran Klik Disini

Pertemuan Bimbingan Akademik

Mahasiswa diharuskan untuk mengikuti bimbingan akademik minimal 3 kali per semester. Jadwal bimbingan akademik akan diberikan oleh dosen pembimbing akademik masing-masing. Buku bimbingan akademik harus dibawa pada saat melakukan bimbingan akademik dan harus ditandatangani oleh dosen pembimbing akademik.

Continuing Education Department

Continuing Education Department (CED) adalah program pengembangan pendidikan di Universitas Multimedia Nusantara (UMN) yang merupakan bagian dari Grup Kompas Gramedia. Kami memiliki berbagai program dalam kursus bahasa, pengembangan manusia, Pusat Pengujian untuk sertifikasi nasional dan internasional, dan program pelatihan. CED UMN dirancang untuk memenuhi kebutuhan siswa sekolah menengah dan perguruan tinggi, serta masyarakat dan profesional.

Information about CED

Informasi Magang

Mahasiswa dianjurkan mencari sendiri perusahaan / instansi penerima kerja magang yang sesuai dengan fokus Program Studi Digital Jurnalistik. Informasi lowongan kerja magang dapat diperoleh dari mahasiswa-mahasiswa lain, media sosial, job fair, iklan di media cetak ataupun elektronik dan juga dapat menghubungi staf di Career Development Center (CDC) UMN.

Informasi Skripsi

Untuk menyelesaikan jenjang pendidikan Program Sarjana Strata-1 (S-1) di Universitas Multimedia Nusantara, mahasiswa harus menyusun, mempresentasikan, dan mempertahankan skripsi, di hadapan dewan penguji skripsi, sesuai dengan ketentuan program studi. Penyusunan skripsi dilakukan secara perorangan dan dibimbing oleh dosen pembimbing yang dapat dipilih langsung oleh mahasiswa dengan persetujuan dosen pembimbing tersebut.

F. X. Lilik Dwi Mardjianto, Ph.D.
Veronika, S.Sos., M.Si.
Nona Evita, B.A., M.A.
Ingki Rinaldi, S.Sos., M.Si.
Aditya Heru Wardhana, STP., M.A.
Rossalyn Ayu Asmarantika, S.Hum., M.A.
Yearry Panji Setianto, Ph.D
Dr. Rony Agustino Siahaan, S.S., M.Si.
Albertus Magnus Prestianta, S.I.Kom., M.A.
Dr. Niknik M. Kuntarto, M. Hum.
Adi Wibowo Octavianto, S.Sos., M.Si.
Taufan Wijaya, S.Sos., M.A.
Samiaji Bintang Nusantara S.T., M.A.

Untuk menunjang proses belajar – mengajar, UMN menyediakan berbagai fasilitas perkuliahan yang lengkap dan mutakhir, sesuai dengan standar industri. Melalui keberadaan fasilitas tersebut, mahasiswa diajak untuk dekat dengan dunia industri sejak duduk di bangku kuliah dan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri. Dengan begitu, akan mempermudah mahasiswa UMN untuk mendapatkan pekerjaan, bahkan sebelum wisuda.

UMN RADIO 107.7 FM disiarkan secara streaming di radio.umn.ac.id. Dilengkapi dengan fasilitas sesuai standar operasional […]

Studio ini dirancang khusus sesuai standar operasional penyiaran televisi agar mahasiswa dapat mendesain, memproduksi dan […]

Program Studi Ilmu Komunikasi tidak hanya membekali mahasiswa dengan pengetahuan perkembangan teknologi (ICT) tetapi juga […]

Collabo Insight adalah ruang yang difungsikan untuk menggali pemahaman individu atau grup melalui Focus Group […]

Collabo Space adalah ruang bagi mahasiswa/i untuk melakukan banyak hal dibidang komunikasi seperti praktek simulasi […]

Setiap mahasiswa UMN memiliki akun untuk login ke aplikasi MYUMN yang menyediakan berbagai informasi seperti […]

Dengan desain interior yang modern, puluhan ribu koleksi bacaan lokal dan internasional bisa ditemukan di […]

Ruang teater yang modern ini memiliki kapasitas hingga 200 orang. Ruangan ini sering digunakan untuk […]

UMN mengembangkan dua metode belajar online (e-learning), yaitu Sinkron Maya dan Asinkron. Dalam metode Sinkron […]

Dilengkapi dengan perangkat teknologi yang dapat membantu mahasiswa melakukan diskusi dan merancang konsep, UMN melatih […]

Kegiatan-Kegiatan Non-Akademik

Dalam rangka mahasiswa untuk menggali dan mengembangkan potensi non-akademis yang dimilikinya, UMN juga menyediakan wadah bagi mahasiswa yang biasa disebut UKM, Unit Kegiatan Mahasiswa.

Student who are Nature Lovers in University Multimedia Nusantara can join and participate in UMN’s […]

Ultima Sonora is the Universitas Multimedia Nusantara Choir ensemble which has been established since 2007. […]

UMN Symphony Orchestra (USO), is one of the arts and culture UKM at UMN. As […]

Let’s Dance (LDNC) is a Student Activity Unit (UKM) that focuses on dancing. LDNC itself […]

Traditional Music and Dance or familiarly known as TRACCE is one of the Student Activity […]

Qorie is one of the many Student Activity Units at Universitas Multimedia Nusantara that has […]

LIHAT LEBIH BANYAK UNIT
KEGIATAN MAHASISWA UMN

Rekapitulasi Penelitian Internal - Jurnalistik

Rekapitulasi Penelitian Hibah DIKTI - Jurnalistik

Daftar Kegiatan PKM Dosen

Rekapitulasi Inovasi Hak Cipta - Jurnalistik

TESTIMONI

“Dari UMN, saya mendapat banyak ilmu yang berguna dalam dunia kerja. Dosen yang juga praktisi selalu memberi insight mengenai industri media yang membuat mahasiswa tidak gagap ketika bekerja. Kurikulum yang diberikan juga sesuai dengan kebutuhan industri sehingga lulusan UMN siap bekerja di stasiun televisi, radio, media cetak, maupun media daring.”

Jessica Damiana

Journalism 2014 | Junior Executive at Telum Media

“Perkuliahan di Jurnalistik UMN tidak hanya mengajarkan soal pentingnya nilai akademis tetapi individu juga dilatih berkolaborasi dengan sesama. Tak lupa, pendidikan karakter untuk jadi individu yang besar bestari juga turut ditekankan.


Diana Valencia

Jurnalistik 2015 | News Anchor di CNN Indonesia TV

SERTIFIKASI

Information Literacy

Information literacy atau literasi informasi merupakan sebuah kemampuan yang dimiliki individu dalam menentukan, mencari, mengelola, mengevaluasi informasi secara efektif dan efisien. Pelatihan ini terbuka bagi Mahasiswa aktif UMN. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi: library.umn.ac.id

Selama saya berkuliah di Jurnalistik UMN, semua mata kuliah yang diajarkan itu sangat membangun dasar ilmu untuk nanti ketika kita masuk ke industri media. Selain itu, saya juga merasa UMN itu mendidik mahasiswanya untuk bisa beradaptasi dan berkomunikasi di berbagai lapisan masyarakat, yang pastinya sangat berguna untuk saya aplikasikan di dunia pekerjaan saya saat ini.

 

David Caessarre

Alumni Jurnalistik 2015
Creative Officer di Narasi TV

Jurnalistik

Program studi Jurnalistik Universitas Multimedia Nusantara  berfokus pada pemanfaatan teknologi baru  untuk mempelajari bentuk-bentuk baru dari jurnalistik. Oleh karena itu, kegiatan pembelajaran juga ditunjang dengan teknologi yang memadai. Beberapa mata kuliah juga disesuaikan dengan kebutuhan industri serta perkembangan teknologi yang ada, seperti mata kuliah mobile and social media journalism yang memanfaatkan penggunaan gawai dalam memproduksi dan menyebarkan produk jurnalistik melalui  media sosial.

BERITA & PRESTASI JURNALISTIK

Diakui Secara Internasional, Fakultas Seni dan Desain serta Fakultas Ilmu Komunikasi UMN Raih Akreditasi ACQUIN

Beyond Classroom, Beyond Borders: UMN SIP 2026 Hadirkan Perspektif Keberlanjutan Global