Film & Animasi
Apa itu Film & Animasi?
Film dan Animasi merupakan program studi yang mengajarkan berbagai ilmu mengenai bagaimana membuat karya berupa gambar bergerak. Mahasiswa akan mempelajari hal teknis seperti pembuatan cerita, penggunaan kamera, penyusunan dan penyuntingan gambar, hingga skill yang menunjang pembuatan film yang baik dan berkualitas.
Selain mempelajari bagaimana proses produksi film dilakukan, program studi Film juga mengajarkan teknik pemasaran dalam industri perfilman kepada mahasiswa, sebagai sineas muda, agar memahami langkah kedepan setelah memproduksi sebuah film.
Program studi Film dan Animasi Universitas Multimedia Nusantara menjadi wadah bagi mahasiswa yang ingin menjadi sineas muda dalam memahami proses pembuatan film yang berkualitas dan perkembangan industri perfilman saat ini.


Kenapa harus pilih
Film & Animasi UMN?
Program studi Film Universitas Multimedia Nusantara merupakan satu-satunya program studi yang menggabungkan antara film dan animasi menjadi satu program studi. Meskipun begitu, mahasiswa dapat memilih satu di antara keduanya untuk dipelajari lebih mendalam sesuai dengan minat mereka masing-masing.
Dengan dibekali pengetahuan sesuai perkembangan teknologi, mahasiswa diharapkan siap untuk menghadapi perkembangan industri yang ada saat ini. Kewirausahaan juga menjadi bagian dari pembelajaran dan kurikulum. Mahasiswa dapat memulai bisnis mereka sendiri dari karya-karya yang telah mereka buat.
FAQ
Mengapa memilih Film & Animasi UMN?
Bagi calon mahasiswa yang tertarik dengan dunia film, animasi, dan industri audiovisual, memilih program studi bukan hanya tentang belajar membuat film. Lingkungan belajar, kesempatan berkolaborasi, pilihan spesialisasi, hingga keterhubungan dengan industri kreatif menjadi pertimbangan penting.
Program Studi Film dan Animasi UMN menawarkan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan film dan animasi dalam satu lingkungan belajar kolaboratif. Mahasiswa dapat memilih peminatan sesuai minat sekaligus terbiasa bekerja lintas bidang seperti yang dilakukan dalam industri kreatif profesional.
Film dan Animasi dalam Satu Ekosistem Pembelajaran
Salah satu keunggulan Film UMN adalah mahasiswa film dan animasi berada dalam lingkungan pembelajaran yang saling terhubung. Kolaborasi ini memungkinkan mahasiswa mengembangkan karya yang menggabungkan berbagai pendekatan visual.
Pada peminatan Film (Live Action), mahasiswa mempelajari proses kreatif dan teknis dalam berbagai format moving image, mulai dari film fiksi, web series, iklan, music video, video VR 360, e-learning, hingga berbagai format digital lainnya.
Mahasiswa juga dapat mengerjakan proyek bersama klien nyata dan berkolaborasi dengan peminatan Animasi untuk menghasilkan karya hybrid yang memadukan live action, animasi, dan Visual Effects (VFX).
Sementara itu, peminatan Animasi memberikan pengalaman belajar berbagai teknik, seperti animasi 2D, 3D, stop motion, hingga VFX. Mahasiswa mempelajari proses produksi secara menyeluruh, mulai dari pengembangan konsep dan praproduksi hingga produksi serta pascaproduksi.
Bisa Memperdalam VFX
Bagi mahasiswa yang tertarik pada efek visual, tersedia Konsentrasi Visual Effects (VFX). Pembelajaran tidak hanya membahas hasil akhir visual, tetapi juga memahami pipeline produksi secara menyeluruh.
Mahasiswa diperkenalkan pada alur kerja VFX berstandar industri, termasuk proses supervisi ketika pengambilan gambar di lapangan hingga produksi visual efek. Kompetensi ini relevan dengan kebutuhan industri film, animasi, periklanan, dan audiovisual yang semakin banyak memanfaatkan teknologi visual.
Belajar Melalui Proyek dan Kolaborasi
Pengalaman perkuliahan di Film dan Animasi UMN tidak berhenti pada teori di ruang kelas. Pembelajaran berbasis proyek membuat mahasiswa terbiasa menghasilkan karya sekaligus bekerja dalam tim.
Pola tersebut membantu mahasiswa memahami bagaimana sebuah produksi audiovisual dikembangkan secara bertahap, mulai dari ide hingga menjadi karya yang siap ditampilkan. Mahasiswa juga dapat mengikuti berbagai kegiatan di luar perkuliahan, seperti festival film dan animasi, pertukaran pelajar, international student mobility, summer camp, magang, serta proyek bersama mitra lokal maupun internasional.
Berbagai mata kuliah elektif juga memberikan ruang untuk mengembangkan kompetensi yang lebih spesifik sesuai minat dan rencana karier.
Berada dalam Lingkungan Seni dan Desain yang Diakui Internasional
Pertimbangan lain dalam memilih Film & Animasi UMN adalah ekosistem Fakultas Seni dan Desain (FSD) yang memiliki capaian di tingkat internasional.
Universitas Multimedia Nusantara meraih posisi 151–200 dunia dan peringkat 3 nasional dalam QS World University Rankings by Subject: Art and Design. Pemeringkatan tersebut mencakup bidang di Fakultas Seni dan Desain UMN, yaitu Desain Komunikasi Visual (DKV), Film & Animasi, dan Arsitektur.
Pencapaian ini menjadi salah satu gambaran mengenai pengakuan terhadap bidang Art and Design yang dikembangkan UMN di tingkat global.
Didukung Software dan Tools yang Relevan
Untuk menunjang proses pembelajaran, Film dan Animasi UMN juga memiliki Software and Tools Partners, yaitu MSP, Toon Boom, dan Adobe. Dukungan tersebut melengkapi pengalaman mahasiswa dalam menggunakan berbagai perangkat yang berkaitan dengan produksi film, animasi, dan konten audiovisual.
Selain menghasilkan karya untuk kebutuhan akademik, mahasiswa juga memiliki ruang untuk mengembangkan intellectual property (IP), khususnya melalui proses pengembangan dan distribusi karya animasi.
Jadi, Mengapa Memilih Film & Animasi UMN?
Film & Animasi UMN cocok bagi calon mahasiswa yang ingin mempelajari industri audiovisual secara lebih luas, bukan hanya belajar membuat film. Mahasiswa dapat memilih peminatan Film atau Animasi, memperdalam VFX, mengembangkan karya melalui pembelajaran berbasis proyek, serta berkolaborasi lintas bidang dalam satu ekosistem.
Dengan kesempatan mengikuti program internasional, festival, magang, dan proyek bersama mitra industri, mahasiswa juga memperoleh pengalaman yang melampaui pembelajaran teknis di kelas.
Ditambah dengan capaian QS World University Rankings by Subject: Art and Design pada posisi 151–200 dunia dan peringkat 3 nasional, Film & Animasi UMN menjadi pilihan bagi calon mahasiswa yang ingin mengembangkan kemampuan kreatif, teknis, dan kolaboratif untuk memasuki industri film, animasi, VFX, serta audiovisual yang terus berkembang.
Jika ingin melihat hasil karya mahasiswa Film UMN, calon mahasiswa juga dapat mengeksplorasi karya dan proyek mereka melalui kanal resmi Film UMN. Untuk informasi lebih lanjut mengenai peminatan, kurikulum, fasilitas, maupun proses pendaftaran, Education Consultant (EC) UMN siap membantu memberikan informasi sesuai minat dan rencana karier Anda.
Bagaimana Proses Pendaftaran Film & Animasi UMN?
Bagi calon mahasiswa yang tertarik dengan dunia film, animasi, dan industri audiovisual, memahami proses pendaftaran menjadi langkah penting sebelum memulai perkuliahan. Selain menentukan program studi, calon mahasiswa juga perlu mengetahui jalur masuk, bentuk seleksi, serta dokumen yang perlu dipersiapkan.
Program Studi Film Universitas Multimedia Nusantara (UMN) merupakan program S1 dengan gelar Sarjana Seni (S.Sn.) yang memiliki dua peminatan utama, yaitu Film dan Animasi. Calon mahasiswa dapat mempersiapkan diri sejak awal dengan memilih jalur penerimaan yang sesuai dengan kondisi dan prestasinya.
Apa saja jalur pendaftaran Film UMN?
Film UMN menyediakan beberapa pilihan jalur penerimaan mahasiswa baru, yaitu Jalur Akademik, Jalur Tes Reguler, Jalur Tes Beasiswa, serta jalur beasiswa berdasarkan prestasi.
Pada Jalur Akademik, seleksi menggunakan nilai akademik dari sekolah. Selain transkrip akademik untuk mata pelajaran tertentu, calon mahasiswa Film juga perlu menyiapkan storyboard berukuran A4 sebanyak lima frame dan dua paragraf narasi, disertai surat pernyataan.
Sementara itu, Jalur Tes Reguler menggunakan beberapa materi seleksi, yaitu Bahasa Inggris, Matematika, Psikotes, dan Drawing Test. Calon mahasiswa yang ingin memperoleh kesempatan beasiswa melalui tes juga dapat mengikuti Jalur Tes Beasiswa, dengan materi seleksi yang mencakup Bahasa Inggris, Matematika, Psikotes, dan Drawing Test.
Apakah ada jalur masuk berdasarkan prestasi?
Ada. Film UMN juga mencantumkan beberapa jalur beasiswa yang dapat dipilih calon mahasiswa berdasarkan prestasi yang dimiliki.
Beberapa di antaranya adalah Academic Achievement Scholarship, Sports and Arts Scholarship, Science Olympiad Scholarship, serta jalur beasiswa bagi anak guru, kepala sekolah, pegawai, atau staf sekolah.
Dengan adanya berbagai pilihan tersebut, calon mahasiswa tidak hanya dapat mempertimbangkan jalur berdasarkan hasil tes, tetapi juga dapat melihat peluang berdasarkan pencapaian akademik maupun nonakademik yang telah dimiliki.
Bagaimana cara melakukan pendaftarannya?
Pendaftaran mahasiswa baru dilakukan melalui sistem PMB Online UMN. Pada formulir pendaftaran, calon mahasiswa perlu mengisi data periode dan jenjang pendidikan, data pribadi, informasi sekolah, data akademik, data orang tua atau wali, serta dokumen pendukung.
Dalam formulir tersebut, calon mahasiswa juga memilih program, jalur registrasi, jadwal ujian jika diperlukan, serta program studi yang dituju. Dokumen akademik seperti rapor dan sertifikat atau bukti prestasi juga dapat diunggah melalui sistem sesuai kebutuhan jalur pendaftaran.
Setelah seluruh data dan dokumen dilengkapi, calon mahasiswa mengikuti tahapan seleksi sesuai jalur yang dipilih. Untuk jalur tes, jadwal ujian akan mengikuti pilihan yang tersedia pada sistem pendaftaran.
Perlukah mempersiapkan kemampuan menggambar?
Bagi calon mahasiswa Film yang memilih jalur dengan tes, Drawing Test menjadi salah satu bagian seleksi. Karena itu, persiapan tidak hanya dilakukan untuk mata pelajaran seperti Bahasa Inggris dan Matematika, tetapi juga kemampuan visual.
Namun, calon mahasiswa tidak perlu menganggap bahwa kemampuan menggambar adalah satu-satunya penentu untuk masuk Film UMN. Terdapat beberapa jalur penerimaan yang dapat dipilih sesuai kriteria masing-masing calon mahasiswa.
Yang juga menarik, setelah diterima sebagai mahasiswa, terdapat Foundation Year yang membantu mahasiswa baru mengenal dasar-dasar film dan animasi sekaligus mempersiapkan mereka dalam menentukan peminatan. Pada semester pertama, mahasiswa diperkenalkan dengan dasar seni gambar bergerak serta keterampilan umum film dan animasi, termasuk penggunaan kamera dan perangkat lunak desain.
Bagaimana menentukan jalur yang paling sesuai?
Sebelum mendaftar, calon mahasiswa sebaiknya melihat kembali kekuatan dan pencapaiannya. Jika memiliki nilai akademik yang memenuhi ketentuan, Jalur Akademik dapat menjadi pilihan. Bagi yang ingin mengikuti seleksi berbasis kemampuan, tersedia Jalur Tes Reguler. Sementara itu, calon mahasiswa dengan prestasi tertentu dapat mempertimbangkan jalur beasiswa yang tersedia.
Dengan memahami pilihan tersebut sejak awal, persiapan pendaftaran dapat dilakukan dengan lebih terarah.
Kesimpulan
Proses pendaftaran Film & Animasi UMN dimulai dengan memilih jalur penerimaan yang sesuai, melakukan pendaftaran melalui PMB Online UMN, melengkapi dokumen, kemudian mengikuti tahapan seleksi berdasarkan jalur yang dipilih.
Calon mahasiswa dapat memilih Jalur Akademik, Tes Reguler, Tes Beasiswa, maupun jalur beasiswa berdasarkan prestasi. Untuk jalur tes, persiapkan Bahasa Inggris, Matematika, Psikotes, dan Drawing Test.
Jika ingin mengetahui jadwal pendaftaran terbaru, persyaratan setiap jalur, pilihan beasiswa, maupun tahapan seleksi Film & Animasi UMN, calon mahasiswa dapat menghubungi Education Consultant (EC) UMN untuk mendapatkan informasi dan pendampingan selama proses pendaftaran. [Kontak EC Sekarang!]
Apa Perbedaan Film & Animasi UMN Program Reguler dan International Program?
Bagi calon mahasiswa yang tertarik dengan dunia film, animasi, dan industri audiovisual, Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menyediakan pilihan Program Reguler dan International Program. Lalu, apa yang membedakan keduanya? Apakah mahasiswa International Program mendapatkan kurikulum Film & Animasi yang berbeda?
Secara umum, bidang keilmuan yang dipelajari tetap berada dalam Program Studi Film UMN, yang mengintegrasikan pembelajaran film dan animasi dalam satu lingkungan. Program ini memiliki dua pilihan utama, yaitu Film dan Animasi, sehingga mahasiswa dapat memperdalam bidang yang sesuai dengan minatnya.
Apa yang dipelajari di Film & Animasi UMN?
Program Studi Film UMN menggunakan pendekatan pembelajaran yang memadukan teori, keterampilan teknis, kreativitas, teknologi, dan kewirausahaan. Pada bidang Film, mahasiswa mempelajari story writing, producing, directing, cinematography, production design, post-production, sound design, marketing, hingga distribution. Mahasiswa juga belajar mengembangkan karya yang memadukan live action dengan animasi.
Sementara itu, bidang Animasi membekali mahasiswa dengan kemampuan dalam animasi 2D, hybrid, motion graphics, 3D visualization, dan VFX. Mahasiswa juga dapat membangun keahlian utama sesuai bidang yang ingin ditekuni.
Pembelajarannya berlangsung secara bertahap. Tahun pertama berfokus pada sejarah dan konteks film serta animasi, tahun kedua memperkenalkan berbagai bentuk dan jenis media, sedangkan pada tahun ketiga mahasiswa mulai menentukan bidang keahlian melalui mata kuliah elektif. Pada tahun keempat, kompetensi tersebut diterapkan melalui magang dan tugas akhir.
Lalu, apa perbedaan Program Reguler dan International Program?
Perbedaan utamanya terletak pada jalur penerimaan dan konteks pengalaman belajar, bukan pada perubahan menjadi jurusan Film atau Animasi yang berbeda.
Program Reguler merupakan jalur perkuliahan penuh waktu yang tersedia bagi mahasiswa pada umumnya. Sementara itu, International Program ditujukan untuk mahasiswa yang ingin mengikuti jalur kelas internasional, termasuk mahasiswa internasional yang ingin menempuh pendidikan sarjana di UMN.
Film UMN sendiri secara resmi membuka kesempatan bagi mahasiswa internasional untuk mendaftar. Untuk informasi mengenai penerimaan International Class, calon mahasiswa diarahkan untuk menghubungi International Office UMN.
Dengan demikian, calon mahasiswa tidak perlu menganggap International Program sebagai program studi baru dengan bidang keahlian yang berbeda. Film dan Animasi tetap menjadi bagian utama pembelajaran.
Apa keuntungan memilih International Program?
Perbedaan konteks pembelajaran dapat memberikan pengalaman yang lebih internasional. Lingkungan kelas internasional memungkinkan mahasiswa berinteraksi dengan individu dari latar belakang budaya yang lebih beragam.
Hal tersebut relevan dengan karakter industri film dan animasi yang tidak terbatas pada pasar Indonesia. Kemampuan berkomunikasi, berkolaborasi, memahami perspektif berbeda, dan bekerja dalam lingkungan multikultural dapat menjadi bekal tambahan ketika mahasiswa nantinya terlibat dalam proyek kreatif berskala internasional.
Meski demikian, Program Reguler juga tetap mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi industri global. Visi Film UMN memang menargetkan lulusan yang kreatif, kompeten, dan berwawasan internasional.
Pengalaman praktik tetap menjadi bagian penting
Apa pun jalur yang dipilih, pengalaman praktik merupakan bagian penting dari pendidikan Film UMN. Mahasiswa wajib mengikuti internship sebagai bagian dari kurikulum. Program magang ini dirancang agar mahasiswa dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama kuliah sekaligus memahami lingkungan kerja nyata di bidang moving image.
Mahasiswa juga dapat mengembangkan kompetensi melalui proyek, mata kuliah elektif, serta pengalaman di luar kelas. Dengan begitu, pembelajaran tidak berhenti pada teori, tetapi diarahkan pada kemampuan menghasilkan karya dan bekerja secara profesional.
Jadi, pilih Program Reguler atau International Program?
Jika Anda ingin mengikuti jalur perkuliahan reguler dan tidak memiliki kebutuhan khusus untuk mengikuti kelas internasional, Program Reguler dapat menjadi pilihan.
Sementara itu, International Program dapat dipertimbangkan bagi calon mahasiswa yang menginginkan pengalaman belajar dengan konteks internasional dan lingkungan yang lebih multikultural.
Yang perlu diperhatikan, jangan memilih hanya karena menganggap International Program memiliki kurikulum Film & Animasi yang lebih tinggi. Keduanya tetap berada dalam ekosistem pendidikan Film UMN dengan bidang Film dan Animasi sebagai fokus utama.
Kesimpulan
Perbedaan Film & Animasi UMN Program Reguler dan International Program terutama terletak pada jalur penerimaan dan konteks pengalaman belajar. Bidang yang dipelajari tetap berfokus pada Film dan Animasi, dengan pembelajaran yang mencakup aspek kreatif, teknis, teknologi, hingga kewirausahaan.
Melalui pembelajaran bertahap, mata kuliah elektif, pengalaman magang, dan kesempatan mengembangkan keahlian, mahasiswa dipersiapkan untuk memasuki industri moving image yang semakin berkembang.
Jadi, pilihan terbaik bergantung pada kebutuhan, latar belakang, serta pengalaman belajar yang ingin diperoleh. Jika masih ingin mengetahui perbedaan jalur penerimaan, persyaratan, atau pengalaman belajar masing-masing program, Education Consultant (EC) UMN siap membantu memberikan informasi sebelum Anda menentukan pilihan. [Kontak EC Sekarang]
Apa Saja yang Dipelajari di Film & Animasi UMN?
Bagi calon mahasiswa yang tertarik dengan dunia perfilman dan animasi, memilih Program Studi Film bukan hanya tentang belajar membuat film. Industri kreatif membutuhkan talenta yang memahami proses produksi secara menyeluruh, mampu bekerja dalam tim, serta dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan berbagai format audiovisual.
Program Studi Film Universitas Multimedia Nusantara (UMN) mengintegrasikan film dan animasi dalam satu lingkungan belajar kolaboratif. Mahasiswa dapat memilih peminatan sesuai minat, sekaligus memperoleh pengalaman bekerja lintas bidang seperti dalam produksi profesional.
Mempelajari Proses Produksi dari Awal hingga Akhir
Pembelajaran di Film UMN mencakup proses kreatif sekaligus teknis dalam produksi karya audiovisual. Mahasiswa tidak hanya belajar menghasilkan karya, tetapi juga memahami tahapan yang diperlukan untuk mewujudkannya.
Pada Peminatan Film (Live Action), mahasiswa mempelajari berbagai bentuk moving image, mulai dari film fiksi, web series, iklan, music video, video VR 360, video pembelajaran, hingga berbagai format konten digital.
Pembelajaran berbasis proyek membuat mahasiswa terbiasa bekerja dalam tim dan mengelola produksi secara kolaboratif. Mahasiswa juga berkesempatan mengerjakan proyek bersama klien nyata, sehingga dapat memahami bagaimana proses kreatif diterapkan dalam kebutuhan profesional.
Menariknya, mahasiswa Film juga dapat berkolaborasi dengan Peminatan Animasi untuk menghasilkan karya hybrid yang menggabungkan live action, animasi, dan Visual Effects (VFX).
Bagaimana dengan Peminatan Animasi?
Bagi mahasiswa yang lebih tertarik pada animasi, Film UMN menyediakan pembelajaran dengan berbagai teknik, mulai dari animasi 2D, 3D, stop motion, hingga VFX.
Mahasiswa mempelajari proses animasi secara menyeluruh, mulai dari pengembangan konsep, praproduksi, produksi, hingga pascaproduksi. Dengan memahami keseluruhan proses tersebut, mahasiswa tidak hanya mengembangkan kemampuan teknis, tetapi juga memahami bagaimana sebuah karya animasi dibangun dari ide hingga menjadi produk audiovisual.
Pembelajaran juga mendukung mahasiswa dalam mengembangkan dan mendistribusikan intellectual property (IP) yang mereka ciptakan. Hal ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi karya dan mengembangkan potensi kreatifnya lebih jauh.
Mendalami Visual Effects (VFX)
Selain Film dan Animasi, mahasiswa dapat memperdalam Visual Effects (VFX). Pada konsentrasi ini, mahasiswa diperkenalkan dengan teknologi dan alur kerja visual efek yang mengikuti standar industri.
Pembelajaran mencakup pipeline produksi secara menyeluruh, termasuk proses supervisi ketika pengambilan gambar di lapangan hingga tahap produksi visual efek. Kompetensi tersebut dapat diterapkan dalam berbagai produksi audiovisual yang membutuhkan integrasi antara pengambilan gambar nyata dan elemen visual digital.
Tidak Hanya Belajar di Ruang Kelas
Pengalaman belajar Film UMN juga berlangsung melalui berbagai aktivitas di luar perkuliahan. Mahasiswa memiliki kesempatan mengikuti pertukaran pelajar, international student mobility, summer camp, festival film dan animasi, magang, serta proyek bersama mitra lokal maupun internasional.
Berbagai mata kuliah elektif juga tersedia untuk membantu mahasiswa memperkuat kompetensi tertentu sesuai minat dan tujuan karier. Dengan demikian, mahasiswa memiliki ruang untuk membentuk keahlian yang ingin dikembangkan selama menjalani studi.
Belajar Menggunakan Tools yang Relevan
Proses pembelajaran juga didukung oleh berbagai Software and Tools Partners, yaitu MSP, Toon Boom, dan Adobe. Penggunaan berbagai perangkat tersebut mendukung mahasiswa dalam mengeksplorasi proses produksi film, animasi, dan audiovisual.
Namun, kemampuan yang dibangun tidak hanya berkaitan dengan penguasaan perangkat. Mahasiswa juga dibiasakan untuk berkolaborasi, mengelola proyek, mengembangkan ide, serta memahami proses kerja lintas bidang.
Jadi, Apa Saja yang Dipelajari?
Film & Animasi UMN mempelajari proses kreatif dan teknis produksi audiovisual secara menyeluruh, dengan pilihan untuk memperdalam bidang Film (Live Action), Animasi, maupun Visual Effects.
Mahasiswa dapat mengeksplorasi berbagai format karya, mulai dari film, animasi, iklan, dan video musik hingga VR 360 serta konten digital. Pembelajaran berbasis proyek dan kolaborasi lintas bidang juga membuat mahasiswa memperoleh pengalaman yang lebih dekat dengan karakter industri kreatif.
Dengan ekosistem tersebut, mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk menjadi pembuat karya, tetapi juga kreator yang mampu bekerja secara kolaboratif, memahami proses produksi, mengembangkan spesialisasi, dan beradaptasi dengan perkembangan industri audiovisual.
Jika ingin melihat hasil karya mahasiswa Film & Animasi UMN, Anda juga dapat mengeksplorasi berbagai karya yang telah mereka hasilkan melalui kanal resmi Film UMN. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai peminatan, kurikulum, fasilitas, dan proses pendaftaran, Education Consultant (EC) UMN siap membantu memberikan informasi sesuai minat dan rencana karier Anda.
Bagaimana Prospek Karier Lulusan Film & Animasi UMN?
Bagi calon mahasiswa yang tertarik dengan dunia film dan animasi, salah satu pertanyaan penting sebelum memilih program studi adalah “Setelah lulus, bisa bekerja sebagai apa?” Pertanyaan ini wajar karena industri kreatif memiliki banyak bidang pekerjaan dengan peran yang semakin beragam seiring berkembangnya teknologi dan media digital.
Program Studi Film Universitas Multimedia Nusantara (UMN) mempersiapkan mahasiswa untuk berkarya di film, animasi, Visual Effects (VFX), dan berbagai industri audiovisual. Pembelajarannya tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga pengalaman bekerja dalam tim, mengelola proyek, serta mengembangkan spesialisasi sesuai minat.
Lulusan Film & Animasi UMN Bisa Berkarier di Bidang Apa?
Pilihan karier lulusan Film & Animasi UMN cukup luas karena mahasiswa mendapatkan pengalaman dalam berbagai tahapan produksi. Pada bidang Film (Live Action), mahasiswa dipersiapkan untuk terlibat dalam ekosistem moving image, mulai dari film fiksi, web series, iklan, music video, video VR 360, e-learning, hingga berbagai format konten digital.
Pengalaman tersebut dapat menjadi bekal untuk berkarier dalam berbagai peran produksi, seperti sutradara, produser, penulis skenario, sinematografer, production designer, editor, sound designer, maupun berbagai posisi kreatif dan teknis lainnya.
Sementara itu, mahasiswa pada Peminatan Animasi mempelajari animasi 2D, 3D, stop motion, hingga VFX. Kompetensi tersebut dapat dikembangkan untuk berbagai profesi di industri animasi, termasuk bidang animator, 3D artist, character artist, storyboard artist, motion designer, dan peran lain dalam proses produksi animasi.
Bagi yang mendalami Visual Effects (VFX), mahasiswa mempelajari pipeline produksi visual efek dari supervisi pengambilan gambar hingga proses produksi VFX. Kompetensi ini dapat diterapkan dalam produksi film, iklan, animasi, dan berbagai konten audiovisual yang membutuhkan efek visual.
Tidak Hanya Bekerja di Industri Film
Salah satu hal yang perlu dipahami calon mahasiswa adalah bahwa kompetensi Film & Animasi tidak hanya dapat digunakan untuk bekerja di perusahaan produksi film.
Kemampuan membuat dan mengembangkan konten audiovisual juga relevan dengan kebutuhan industri periklanan, media, entertainment, digital content, edukasi, hingga berbagai sektor yang membutuhkan komunikasi melalui media visual.
Mahasiswa Film UMN juga menghasilkan karya dalam berbagai format, seperti iklan, video musik, video pembelajaran, dan konten audiovisual lainnya. Artinya, kompetensi yang dibangun selama kuliah dapat diarahkan ke berbagai kebutuhan industri kreatif.
Pengalaman Industri Dibangun Sejak Masa Kuliah
Persiapan karier tidak hanya dilakukan setelah mahasiswa lulus. Film UMN menerapkan pembelajaran berbasis proyek, sehingga mahasiswa terbiasa bekerja dalam tim dan mengelola proses produksi.
Mahasiswa juga dapat mengerjakan proyek bersama klien nyata serta berkolaborasi dengan mahasiswa dari bidang lain. Pengalaman ini membantu mahasiswa memahami pola kerja yang lebih dekat dengan industri profesional.
Selain itu, tersedia kesempatan mengikuti program magang, festival film dan animasi, pertukaran pelajar, international student mobility, summer camp, serta proyek bersama mitra lokal maupun internasional. Berbagai mata kuliah elektif juga memungkinkan mahasiswa memperkuat kompetensi tertentu sesuai minat dan tujuan karier.
Bisa Mengembangkan Karya dan Intellectual Property
Karier di industri kreatif tidak selalu harus dimulai dengan bekerja pada perusahaan. Peminatan Animasi di Film UMN juga mendukung penciptaan dan distribusi intellectual property (IP) mahasiswa.
Hal ini membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan karya orisinal dan mengeksplorasi potensi kreatifnya. Karya yang dihasilkan selama masa studi juga dapat menjadi bagian dari portofolio, yang penting untuk menunjukkan kemampuan ketika memasuki industri.
Mengapa Pengalaman Kolaborasi Penting?
Industri film dan animasi merupakan industri yang melibatkan banyak profesi. Satu karya dapat membutuhkan penulis, sutradara, animator, artist, desainer, editor, sound designer, hingga tenaga produksi lainnya.
Karena itu, pengalaman bekerja lintas bidang menjadi bagian penting dalam pembelajaran Film UMN. Mahasiswa Film dan Animasi dapat saling berkolaborasi, termasuk dalam menghasilkan karya hybrid yang memadukan live action, animasi, dan VFX.
Pengalaman tersebut membantu mahasiswa memahami bahwa keberhasilan sebuah produksi tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi juga kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, dan menjalankan peran dalam sebuah tim kreatif.
Kesimpulan
Prospek karier lulusan Film & Animasi UMN tidak terbatas pada pekerjaan di industri film. Lulusan dapat mengembangkan karier di bidang film, animasi, VFX, advertising, media, entertainment, dan berbagai industri audiovisual lainnya.
Dengan pilihan peminatan Film (Live Action) dan Animasi, serta kesempatan memperdalam VFX, mahasiswa dapat membangun keahlian sesuai minatnya. Pembelajaran berbasis proyek, pengalaman bersama klien nyata, magang, festival, program internasional, dan kolaborasi lintas bidang juga menjadi bagian dari proses mempersiapkan mahasiswa menuju dunia profesional.
Pada akhirnya, arah karier lulusan akan sangat dipengaruhi oleh spesialisasi, pengalaman, serta portofolio yang dibangun selama kuliah. Karena itu, bagi calon mahasiswa yang ingin berkarier di industri kreatif, Film & Animasi UMN memberikan ruang untuk mengeksplorasi berbagai bidang sekaligus membangun kompetensi yang dapat dikembangkan sesuai tujuan profesional masing-masing.
Jika ingin mengetahui lebih lanjut mengenai peminatan, kurikulum, pengalaman magang, fasilitas, dan pilihan karier Film & Animasi UMN, Education Consultant (EC) UMN siap membantu memberikan informasi sesuai minat dan rencana karier Anda. [Kontak EC Sekarang!]
Apa Bedanya Film dan Animasi UMN? Kenali Fokus dan Pilihan Peminatannya
Bagi calon mahasiswa yang tertarik dengan industri kreatif, memilih antara Film dan Animasi terkadang membingungkan. Keduanya sama-sama menggunakan media visual untuk bercerita, tetapi proses produksi, teknik, dan kompetensi yang dikembangkan memiliki karakteristik berbeda.
Di Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Film dan Animasi justru berada dalam satu lingkungan belajar yang terintegrasi. Hal ini memungkinkan mahasiswa mempelajari dasar-dasar kedua bidang sekaligus berkolaborasi sebelum memperdalam bidang yang sesuai dengan minatnya.
Apa yang Dipelajari di Film UMN?
Peminatan Film (Live Action) berfokus pada penciptaan karya moving image yang melibatkan pengambilan gambar secara langsung. Mahasiswa mempelajari berbagai proses produksi film, mulai dari pengembangan ide hingga karya siap ditayangkan.
Format karya yang dapat dikembangkan juga beragam, seperti film fiksi, web series, iklan, music video, video VR 360, video pembelajaran, hingga berbagai konten digital.
Pembelajaran dilakukan berbasis proyek. Mahasiswa bekerja dalam tim dan mengelola produksi layaknya lingkungan industri. Mereka juga dapat mengerjakan proyek bersama klien nyata, sehingga tidak hanya memahami aspek kreatif dan teknis, tetapi juga terbiasa menghadapi kebutuhan produksi profesional.
Menariknya, mahasiswa Film dapat berkolaborasi dengan mahasiswa Animasi untuk menciptakan karya hybrid yang menggabungkan live action, animasi, dan VFX.
Lalu, Apa yang Dipelajari di Animasi UMN?
Berbeda dengan film (live action) yang menggunakan pengambilan gambar langsung sebagai salah satu elemen utama produksinya, peminatan animasi berfokus pada penciptaan gerak dan visual melalui berbagai teknik animasi.
Mahasiswa dapat mempelajari animasi 2D, 3D, stop motion, hingga VFX. Proses pembelajarannya mencakup keseluruhan tahapan produksi, mulai dari pengembangan konsep, praproduksi, produksi, hingga pascaproduksi.
Tidak hanya membuat animasi sebagai karya, mahasiswa juga mendapatkan ruang untuk mengembangkan intellectual property (IP) dan mengeksplorasi kemungkinan distribusi karya yang mereka ciptakan.
Dengan demikian, mahasiswa Animasi dapat membangun kompetensi yang lebih spesifik sesuai bidang yang ingin mereka tekuni dalam industri kreatif.
Bagaimana dengan Visual Effects (VFX)?
Selain memahami Film dan Animasi, mahasiswa juga dapat memperdalam Konsentrasi Visual Effects (VFX).
VFX menjadi area yang menarik karena dapat menghubungkan kedua bidang tersebut. Mahasiswa diperkenalkan dengan teknologi dan workflow visual efek berstandar industri serta mempelajari pipeline produksi secara menyeluruh.
Pembelajaran mencakup proses mulai dari supervisi pengambilan gambar di lapangan hingga produksi visual efek. Kompetensi ini dapat diterapkan dalam karya yang menggabungkan elemen nyata dengan visual digital.
Apa yang Membuat Film dan Animasi UMN Berbeda?
Hal yang perlu dipahami adalah Film dan Animasi UMN bukan dua program studi yang berdiri dalam lingkungan pembelajaran yang terpisah. Keduanya terintegrasi dalam satu Program Studi Film dan Animasi dan berada dalam ekosistem yang memungkinkan mahasiswa yang berminat pada Film dan Animasi berkolaborasi.
Pendekatan ini memberikan pengalaman yang relevan dengan karakter industri kreatif. Dalam sebuah produksi profesional, berbagai keahlian memang perlu bekerja bersama untuk menghasilkan satu karya.
Mahasiswa juga dapat mengikuti festival film dan animasi, pertukaran pelajar, international student mobility, summer camp, magang, serta proyek bersama mitra lokal maupun internasional. Mata kuliah elektif tersedia untuk membantu mahasiswa mengembangkan kompetensi yang lebih spesifik sesuai minat dan tujuan karier.
Jadi, Pilih Film atau Animasi?
Jika Kamu tertarik dengan pengambilan gambar, penyutradaraan, produksi film, sinematografi, web series, iklan, atau berbagai format live action, Peminatan Film dapat menjadi pilihan yang sesuai.
Sementara itu, jika lebih tertarik pada animasi 2D, 3D, stop motion, VFX, pengembangan karakter, atau penciptaan dunia visual, Peminatan Animasi dapat menjadi pilihan untuk diperdalam.
Namun, calon mahasiswa tidak perlu melihat keduanya sebagai pilihan yang sepenuhnya terpisah. Justru, salah satu kekuatan ekosistem Film UMN adalah kesempatan untuk memahami dan berkolaborasi lintas bidang.
Kesimpulan
Apa bedanya Film dan Animasi UMN? Perbedaan utamanya terletak pada fokus produksi. Film (Live Action) berfokus pada berbagai bentuk moving image berbasis pengambilan gambar langsung, sedangkan Animasi mengeksplorasi penciptaan visual bergerak melalui teknik seperti 2D, 3D, stop motion, dan VFX.
Keduanya tetap berada dalam satu ekosistem pembelajaran yang kolaboratif. Mahasiswa dapat membangun kompetensi sesuai peminatan sekaligus memperoleh pengalaman bekerja lintas bidang melalui proyek dan produksi bersama.
Jadi, pilihan antara Film dan Animasi sebaiknya disesuaikan dengan minat, jenis karya yang ingin dibuat, serta arah karier yang ingin dikembangkan.
Jika masih bingung menentukan peminatan yang paling sesuai, Education Consultant (EC) UMN siap membantu memberikan informasi mengenai kurikulum, peminatan, fasilitas, pengalaman perkuliahan, hingga prospek karier Film dan Animasi UMN.
Akreditasi Nasional

Tabel Kredit Lulus
| Kredit lulus | 146 SKS |
| Program Pendidikan Akademik | Sarjana Strata 1 |
| Durasi | 4 Tahun |
| Bahasa Pengantar | Bahasa Indonesia |
| Gelar | Sarjana Seni (S.Sn.) |
Visi & Misi
Visi
Menjadi Program Studi unggulan di bidang kajian dan penciptaan gambar bergerak yang berbasis pada Information and Communication Technology (ICT), yang lulusannya berwawasan internasional dan berkompetensi tinggi di bidangnya, disertai jiwa wirausaha dan budi pekerti luhur.
Misi
- Menyelenggarakan pembelajaran dibidang kajian dan penciptaan gambar bergerak yang berorientasi pada pengembangan kreatifitas dan intelektualitas segenap civitas akademika.
- Melaksanakan program penelitian yang berkontribusi pada pengembangan keilmuan gambar bergerak.
- Memanfaatkan keilmuan gambar bergerak untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.
Prospek Karir
Film
FIlm Director, Screenwriter, Director of Photography, Production Designer, Sound Designer, Film Editor, Film Producer, Film Critic, Film Researcher, Videographer, Video Artist, Film Scoring Composer.
Animation
Storyboard Artists/Visual Storytellers, Character Designers, Character Modeller, Environment/Layout Artists (Scene Planners), Animators (2D, 3D, Stop Motion), Technical Artists (Riggers, Facial Artists, etc), Visual FX Artists, Render Artists & Compositors, Animation Producers, Animation Directors, Motion Graphic Artists and Animator.
Studi Lanjut
Lulusan program studi Film dan Animasi UMN dapat melanjutkan studi di bidang perfilman maupun di bidang seni dan desain yang lain.
Capaian Pembelajaran
| Code | ELO |
| ELO 1 | Able to study various forms of moving images by using rules, principles, and research methods to produce research reports. |
| ELO 2 | Able to produce moving images or derivative products by utilizing technological developments and innovations. |
| ELO 3 | Able to convey information and present ideas, results of studies, research and skills in the field of moving images, verbally and non-verbally, to related parties in formal and informal forums. |
| ELO 4 | Able to comprehend context, think logically, critically and systematically in the development or implementation of science and technology in moving images. |
| ELO 5 | Able to comprehend the design and marketing of moving image products and derivative products using elements of local wisdom that have selling value and get copyright recognition from Indonesia. |
| ELO 6 | Able to show awareness in implementing workplace work ethics and health, safety, and security procedures. |
| ELO 7 | Able to show independent performance, responsibility, discipline, and make decisions appropriately. |
| ELO 8 | Able to work in teams and respect the diversity, opinions, or original findings of others and evaluate the results of group work responsibly. |
Profil Lulusan
Lulusan diharapkan menjadi praktisi perfilman yang mampu melakukan kajian, analisis, dan penelitian akan isu yang berhubungan dengan film dan bidang ilmu lain. Kemudian dapat menjadi konsultan yang mampu memberikan solusi terhadap permasalahan yang berkaitan dengan perfilman maupun menjadi seorang akademisi yang mengajarkan pendidikan perfilman baik secara formal maupun non formal kepada pihak yang membutuhkan. Saat ini lulusan Film dan Animasi UMN telah tersebar di industri baik sebagai content creator hingga influencer terkenal.
Kurikulum

Persyaratan Masuk
- Lulusan SMA jurusan IPA, IPS, Bahasa
- Lulusan SMK dengan kompetensi teknik menggambar, Multimedia, Desain Komunikasi Visual, Grafis dan Animasi
Partnership & Bentuk Kerjasamanya
Program studi Film dan Animasi UMN telah bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Kreator Film dan Animasi Indonesia (LSPKFT) dalam penyelenggaraan uji kompetensi profesi bagi tenaga kerja. Selain itu, kami juga telah bekerja sama dengan Persatuan Karyawan Film Televisi (KFT) dalam pembuatan program UMN Screen.
Kemudian bersama dengan Asosiasi Industri Animasi Indonesia (AINAKI) kami terlibat dalam pembuatan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Animasi. Tidak hanya itu program studi Film UMN telah bekerja sama dengan University of Canberra dalam penyelenggaraan konferensi internasional.
Film dan Animasi UMN juga telah tergabung menjadi anggota asosiasi Prosfisi (Perkumpulan Program Studi Film dan Televisi Indonesia) dan kantornya terletak di UMN.
Peminatan Film
Tujuan
Mahasiswa akan mempelajari proses pembuatan karya berupa gambar bergerak dari sebuah realitas dan objek yang nyata seperti film narasi maupun dokumenter. Mahasiswa akan belajar mulai dari penulisan cerita, proses produksi, penyutradaraan, penyuntingan gambar, hingga proses pemasaran atau distribusi kepada masyarakat luas.
Prospek Karier
Sutradara Film, Penulis Skenario, Direktur Fotografi, Perancang Produksi, Perancang Suara, Penyunting Film, Produser Film, Kritikus Film, Peneliti Film, Videografer, Seniman Video, Komposer Musik Film.
Peminatan Animasi
Tujuan
Mahasiswa akan mempelajari bagaimana membuat karya berupa gambar bergerak dari realitas dan objek yang tidak nyata atau hasil imajinasi pikiran manusia (fiktif) dalam bentuk 2D maupun 3D baik secara tradisional maupun digital.
Prospek Karier
Storyboard Artists/Visual Storytellers, Character Designers, Character Modeller, Environment/Layout Artists (Scene Planners), Animators (2D, 3D, Stop Motion), Technical Artists (Riggers, Facial Artists, etc), Visual FX Artists, Render Artists & Compositors, Animation Producers, Animation Directors, Motion Graphic Artists and Animator.
Kenapa harus pilih
Film & Animasi UMN?
Program studi Film Universitas Multimedia Nusantara merupakan satu-satunya program studi yang menggabungkan antara film dan animasi menjadi satu program studi. Meskipun begitu, mahasiswa dapat memilih satu di antara keduanya untuk dipelajari lebih mendalam sesuai dengan minat mereka masing-masing.
Dengan dibekali pengetahuan sesuai perkembangan teknologi, mahasiswa diharapkan siap untuk menghadapi perkembangan industri yang ada saat ini. Kewirausahaan juga menjadi bagian dari pembelajaran dan kurikulum. Mahasiswa dapat memulai bisnis mereka sendiri dari karya-karya yang telah mereka buat.

Tabel Kredit Lulus
| Kredit lulus | 146 SKS |
| Program Pendidikan Akademik | Sarjana Strata 1 |
| Durasi | 4 Tahun |
| Bahasa Pengantar | Bahasa Indonesia |
| Gelar | Sarjana Seni (S.Sn.) |
Prospek Karir
Lulusan program studi Film dan Animasi UMN dapat bekerja di industri perfilman, seperti pengkaji, kritikus, kurator, praktisi, maupun wirausaha di bidang perfilman. Beberapa profil pekerjaan sebagai berikut.
FILM
- Film Director
- Screenwriter
- Director of Photography
- Art Director
- Production Designer
- Sound Designer
- Film Editor
- Film Producer
- Film Critic
- Film Researcher
- Film Festival Organizer
- Videographer
ANIMASI
- Animation Director
- Animation Producer
- Motion Graphic Artist
- Visual Effect Artist
- Render Artist & Compositor
- Storyboard Artist
- Visual Storyteller
- Character Designer
- Character Modeller
- Animator Technical Artist
Studi Lanjut
Lulusan program studi Film dan Animasi UMN dapat melanjutkan studi di bidang perfilman maupun di bidang seni dan desain yang lain.
Beasiswa Mahasiswa
Jalur beasiswa UMN diberikan bagi siswa-siswi SMA Kelas XII yang memiliki prestasi akademik, olah raga, dan kesenian pada saat di kelas XI. Selain itu, UMN memberikan kepada siswa-siswi SMA/SMK yang memiliki prestasi mendapatkan medali pada Olimpiade Sains Nasional dan Internasional.. Sebagai wujud penghargaan atas pengabdian para guru dan para karyawan/staff dalam mendidik anak bangsa, UMN memberikan beasiswa berupa pengurangan uang pangkal sebesar 50% bagi anak guru/kepala sekolah dan pengurangan uang pangkal sebesar 30% bagi anak karyawan/staff di sekolah SMA/SMK Negeri/Swasta yang ingin melanjutkan pendidikan di UMN.
Persyaratan Masuk
- Lulusan SMA jurusan IPA, IPS, Bahasa
- Lulusan SMK dengan kompetensi teknik menggambar, Multimedia, Desain Komunikasi Visual, Grafis dan Animasi
Mahasiswa diharuskan untuk mengikuti bimbingan akademik minimal 3 kali per semester. Jadwal bimbingan akademik akan diberikan oleh dosen pembimbing akademik masing-masing. Buku bimbingan akademik harus dibawa pada saat melakukan bimbingan akademik dan harus ditandatangani oleh dosen pembimbing akademik.
Continuing Education Department (CED) adalah program pengembangan pendidikan di Universitas Multimedia Nusantara (UMN) yang merupakan bagian dari Grup Kompas Gramedia. Kami memiliki berbagai program dalam kursus bahasa, pengembangan manusia, Pusat Pengujian untuk sertifikasi nasional dan internasional, dan program pelatihan. CED UMN dirancang untuk memenuhi kebutuhan siswa sekolah menengah dan perguruan tinggi, serta masyarakat dan profesional.
Mahasiswa Program Studi Film dan Animasi didorong untuk mencari sendiri tempat magang yang sesuai dengan bidang minat dan kompetensi mereka, seperti produksi film, animasi, pascaproduksi, sinematografi, penyutradaraan, penulisan naskah, desain suara, atau efek visual (VFX).
Kesempatan magang dapat ditemukan melalui berbagai sumber, termasuk jejaring industri, rekomendasi dosen, rekan mahasiswa, media sosial, pameran karier (job fair), maupun melalui Career Development Center (CDC) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) yang menyediakan informasi dan panduan bagi mahasiswa dalam memperoleh pengalaman profesional di industri kreatif.
Untuk menyelesaikan jenjang pendidikan Program Sarjana Strata-1 (S-1) di Universitas Multimedia Nusantara, mahasiswa harus menyusun, mempresentasikan, dan mempertahankan skripsi, di hadapan dewan penguji skripsi, sesuai dengan ketentuan program studi. Penyusunan skripsi dilakukan secara perorangan dan dibimbing oleh dosen pembimbing yang dapat dipilih langsung oleh mahasiswa dengan persetujuan dosen pembimbing tersebut.
Untuk menunjang proses belajar – mengajar, UMN menyediakan berbagai fasilitas perkuliahan yang lengkap dan mutakhir, sesuai dengan standar industri. Melalui keberadaan fasilitas tersebut, mahasiswa diajak untuk dekat dengan dunia industri sejak duduk di bangku kuliah dan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri. Dengan begitu, akan mempermudah mahasiswa UMN untuk mendapatkan pekerjaan, bahkan sebelum wisuda.
Kegiatan-Kegiatan Non-Akademik
Dalam rangka mahasiswa untuk menggali dan mengembangkan potensi non-akademis yang dimilikinya, UMN juga menyediakan wadah bagi mahasiswa yang biasa disebut UKM, Unit Kegiatan Mahasiswa.

LIHAT LEBIH BANYAK UNIT
KEGIATAN MAHASISWA UMN
Rekapitulasi Inovasi Hak Cipta - Film
SERTIFIKASI
Information Literacy
Information literacy atau literasi informasi merupakan sebuah kemampuan yang dimiliki individu dalam menentukan, mencari, mengelola, mengevaluasi informasi secara efektif dan efisien. Pelatihan ini terbuka bagi Mahasiswa aktif UMN. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi: library.umn.ac.id
Sertifikasi Adobe
Adobe merupakan aplikasi dasar yang umum digunakan di industri film dan animasi. Melihat kebutuhan tersebut, UMN menyediakan sertifikasi Adobe secara satuan atau menyeluruh. Silakan hubungi CED untuk informasi lebih lanjut.
Sertifikasi Profesi KFT
Melihat meningkatnya kebutuhan sertifikasi bagi profesional, Prodi Film UMN bekerjasama dengan Persatuan Karyawan Film & Televisi Indonesia (KFT) untuk sertifikasi sejumlah profesi yang diakui di industri. Silakan hubungi Pembimbing Akademik untuk informasi lebih lanjut.
Green Building Training
UMN bekerja sama dengan Green Building Council Indonesia (GBCI) untuk menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi Greenship Associate setiap bulan Desember. Bagi mahasiswa Film, program ini memberikan wawasan berharga mengenai penerapan praktik berkelanjutan dalam industri kreatif — seperti desain produksi ramah lingkungan, pengelolaan studio hemat energi, serta prinsip green filmmaking. Melalui kegiatan ini, peserta dapat memperoleh pengetahuan sekaligus sertifikasi di bidang keberlanjutan yang relevan dengan proses produksi film. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi [email protected].
Semenjak berkuliah di program studi Film dan peminatan animasi, saya berkesempatan membuat 3 film pendek animasi sebagai tugas akhir semester Dari situ saya berkesempatan belajar dan eksperimen banyak soal cara bercerita. Ketika membuat komik sekarang, rasanya semua ilmu itu terpakai. Tidak hanya itu, di UMN banyak sekali kegiatan-kegiatan mahasiswa untuk menambah teman, wawasan, dan kerjasama tim. Semuanya pasti sangat membantu dari tahap mencari kerja hingga ketika sudah kerja sekalipun.
Bryan Arfiandy
Komikus, Kosmik
Film & Animasi
Program Studi Film UMN menawarkan dua konsentrasi: Film dan Animasi. Kami mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya dan kajian gambar bergerak yang relevan dengan perkembangan zaman melalui kurikulum yang menggabungkan teori, keterampilan sinematik, dan wawasan kewirausahaan. Lingkungan belajar dirancang ramah namun tetap berorientasi pada profesionalisme dan nilai-nilai kebaikan.
Edelin Sari Wangsa, S.Ds., M.Sn. – Ketua Program Studi Film



























