
Program Studi Film UMN Buka Peluang Kolaborasi Bersama Yewon Arts University dan Korea Eduwork International
Juli 23, 2026
Foto bersama peserta UMN SIP 2026 di Taman Mini Indonesia Indah (Dok. UMN)
Tangerang, (24/07/2026) – UMN Sustainability Immersion Program (SIP) 2026 tidak sekadar membekali mahasiswa dengan green skills, tetapi juga mendorong peserta untuk memahami keberagaman budaya serta pentingnya pembelajaran lintas budaya melalui pengalaman langsung.
Untuk memberikan pengalaman yang nyata, peserta UMN SIP 2026 diajak mengenal dan merasakan secara langsung kekayaan budaya Indonesia melalui berbagai kunjungan dan kegiatan. Salah satunya melalui kunjungan ke Bukit Sinyonya, Desa Bandung, yang merupakan salah satu desa binaan UMN. Para peserta berkesempatan untuk berinteraksi dengan masyarakat lokal sekaligus mengikuti berbagai kegiatan yang memperkenalkan budaya dan kehidupan masyarakat setempat.

Berbagai kegiatan yang diikuti oleh peserta UMN SIP 2026 di Desa Bandung (Dok. UMN)
“Saya bersama teman-teman lainnya mengikuti berbagai kegiatan yang menyenangkan, mulai dari permainan tradisional Indonesia, bermain alat musik tradisional Angklung, membuat karya batik, sampai dengan mengolah kopi dari awal. Saya juga berkesempatan untuk berinteraksi dengan warga lokal Desa Bandung”, ucap Rzan Mohamed Osman Abass salah satu mahasiswi dari Abu Dhabi University, Uni Emirat Arab.
Bagi Rzan, kegiatan tersebut menjadi pengalaman berkesan yang memberikan kesempatan untuk mengenal Indonesia dari sisi yang berbeda. Berbagai aktivitas yang dilakukan secara langsung juga menjadi bagian dari proses pembelajaran lintas budaya yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara dengan masyarakat dan kebudayaan Indonesia.

Kunjungan peserta UMN SIP 2026 ke Taman Mini Indonesia Indah (Dok. UMN)
Selain Desa Bandung, peserta UMN SIP 2026 juga mengikuti berbagai kegiatan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Kunjungan ini tidak hanya mengajak peserta untuk berkeliling, tetapi juga mengenal lebih dekat keberagaman budaya Indonesia melalui berbagai representasi budaya Nusantara, mulai dari pakaian adat, rumah tradisional, kesenian, hingga berbagai kekayaan budaya lainnya.
“Pengalaman berkunjung ke TMII menjadi pengalaman baru bagi saya, mengingat juga ini menjadi kali pertama saya berkunjung ke Indonesia. Lewat kunjungan ini saya dapat melihat dan memahami kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia. Mulai dari desain pakaian yang unik, tradisi, hewan-hewan khas Indonesia dan berbagai kebudayaan lainnya”, ucap Tinesh A/L Somasundram, salah satu mahasiswa dari UTeM Melaka, Malaysia.
Tinesh mengungkapkan pengalaman ini menjadi salah satu pengalaman yang akan Ia ingat, karenanya tidak hanya belajar dalam kelas saja tapi juga melihat dan merasakan langsung pembelajaran antar budaya.
By Rachel Tiffany | UMN News Service
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Informatika| Sistem Informasi | Teknik Komputer | Teknik Elektro | Teknik Fisika | Akuntansi | Manajemen| Komunikasi Strategis | Jurnalistik | Desain Komunikasi Visual | Film dan Animasi | Arsitektur | D3 Perhotelan , di Universitas Multimedia Nusantara.




