
Sepenting Apa Career Development Center di Kampus? Yuk, Kenali Manfaatnya!
Agustus 28, 2026
Foto bersama jajaran rektorat dan dekan UMN, tim International Office, mahasiswa UMN bersama mahasiswa pertukaran pelajar (Dok. UMN)
Tangerang, (28/08/2026) – Sebanyak 36 mahasiswa asal India, Kamboja, Korea Selatan, Kazakhstan, dan Rusia mengikuti program pertukaran pelajar di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Para mahasiswa akan mengikuti program selama satu semester dan tersebar di berbagai program studi di UMN.
Sebagai bagian dari upaya internasionalisasi, UMN terus memperluas dan memperkuat jejaring kerja sama dengan perguruan tinggi internasional. Melalui program pertukaran pelajar, UMN tidak hanya memperkuat hubungan dengan mitra perguruan tinggi, tetapi juga memperluas pengalaman pembelajaran lintas budaya serta memperkuat reputasi UMN di tingkat global.
“Program pertukaran pelajar menjadi salah satu langkah strategis UMN dalam mendukung visi world-class university. Dengan pertukaran pelajar dan kehadiran mahasiswa dari berbagai negara, tidak hanya mereka yang mempelajari cross-cultural, tetapi juga mahasiswa UMN sendiri bisa berinteraksi, berkolaborasi, dan berbagi perspektif baru”, ungkap Dr. Andrey Andoko selaku Rektor UMN.
Bagi Andrey, mahasiswa pertukaran pelajar tidak hanya mendapatkan pembelajaran akademis yang baru, tetapi juga pengalaman kebudayaan yang beragam, pengalaman baru, dan tentunya teman-teman baru. Diharapkan para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan pengalaman baru selama mengikuti program pertukaran pelajar di UMN.
“Senang rasanya dapat kembali menyambut para mahasiswa pertukaran pelajar di UMN. Tentu ini menjadi kesempatan yang berharga bagi UMN untuk menjalin dan mengimplementasikan kolaborasi bersama mitra perguruan tinggi internasional. Nantinya, para mahasiswa diharapkan bisa benar-benar mempelajari berbagai hal baru, tidak hanya secara akademik saja, tetapi juga kebudayaan-kebudayaan baru”, ucap Prof. Dr. Friska Natalia, S.Kom., M.T., selaku Wakil Rektor Bidang Akademik dan Internasionalisasi.
Friska mengungkapkan, nantinya para mahasiswa akan terlibat dalam berbagai rangkaian kegiatan yang menyenangkan dan bervariasi selama pertukaran pelajar. Tidak hanya belajar di dalam kelas, mahasiswa juga diharapkan bisa mengikuti program-program yang tersedia di UMN. Hal ini dijelaskan oleh Dr. Ika Yanuarti, S.E., M.S.F, CSA., selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan.
“Tentu para mahasiswa pertukaran pelajar internasional turut andil dan aktif dalam berbagai kegiatan maupun program yang ada di UMN, mengingat cukup banyak variasi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan organisasi. Saya yakin, para mahasiswa UMN juga akan senang dengan adanya keterlibatan mahasiswa pertukaran pelajar. Dengan keaktifan para mahasiswa pertukaran pelajar juga diharapkan membuat pembelajaran menjadi menyenangkan” jelas Ika.
Lebih lanjut, Prof. Dr. Florentina Kurniasari T., S.Sos., M.B.A., selaku Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi dan Keberlanjutan, juga memberikan sambutan hangat dan harapannya terhadap program pertukaran pelajar ini.
“UMN sendiri memiliki desa binaan yang saya harap nantinya para mahasiswa pertukaran pelajar dapat melihat langsung dan belajar, baik dari perspektif keberlanjutan serta kebudayaan di Indonesia. Kegiatan ini menjadi penting, sehingga mahasiswa benar-benar memahami praktiknya”, papar Sari.
Antusiasme Mahasiswa Pertukaran Pelajar

Sambutan dan perkenalan para mahasiswa pertukaran pelajar dalam kegiatan welcoming ceremony (Dok. UMN)
Kehadiran para mahasiswa pertukaran pelajar di UMN menjadi pengalaman baru untuk mengenal lingkungan akademik dan budaya di Indonesia. Sebelum memulai rangkaian kegiatan selama satu semester, beberapa mahasiswa turut memberikan kesan dan antusiasmenya untuk mengikuti program pertukaran pelajar di UMN.
“Saya merasa senang bisa berkesempatan untuk mengikuti program pertukaran pelajar kali ini, dan ini menjadi pengalaman saya ke Indonesia. Bagi saya, UMN memiliki fasilitas penunjang pembelajaran yang cukup lengkap dan banyak ruang untuk belajar”, ucap Krassikov Yegor, salah satu mahasiswa asal D. Serikbayev East Kazakhstan Technical University (EKTU), Kazakhstan, yang nantinya akan bergabung pada Program Studi Sistem Informasi UMN.
Krassikov mengungkapkan, nantinya ia ingin mempelajari banyak kebudayaan baru, khususnya Indonesia. Baginya, mempelajari kebudayaan menjadi hal yang penting mengingat Indonesia cukup jauh dan memiliki perbedaan budaya dengan negaranya, Kazakhstan.
“Pertama kali sampai di UMN, menurut saya kampus ini cukup besar dan memiliki banyak fasilitas yang lengkap, mulai dari fasilitas pembelajaran hingga fasilitas olahraga. Para mahasiswa UMN juga ramah dan helpful”, ucap Shemetova Aleksandra, mahasiswa asal Novosibirsk State University of Architecture, Design and Arts (NSUADA), Rusia, yang akan bergabung di Program Studi DKV UMN.
Aleksandra mengungkapkan, Ia berharap dapat mempelajari lebih banyak mengenai kebudayaan Indonesia, termasuk seni yang berkembang di Indonesia. Menurutnya, perbedaan perspektif antara Indonesia dan Rusia menjadi pengalaman menarik untuk mendapatkan pengetahuan dan sudut pandang baru.
By Rachel Tiffany | UMN News Service
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Informatika| Sistem Informasi | Teknik Komputer | Teknik Elektro | Teknik Fisika | Akuntansi | Manajemen| Komunikasi Strategis | Jurnalistik | Desain Komunikasi Visual | Film dan Animasi | Arsitektur | D3 Perhotelan , di Universitas Multimedia Nusantara.




