
Apa Aja Manfaat Naik Transportasi Umum Bagi Mahasiswa?
Mei 13, 2026
Ilustrasi seseorang menggunakan kartu kredit untuk berbelanja di ecommerce (Sumber: Freepik.com)
Di era digital seperti sekarang, diskon online seolah menjadi “godaan” bagi mahasiswa. Mulai dari promo tanggal kembar, flash sale tengah malam, hingga gratis ongkos kirim, semua dirancang untuk menarik perhatian dan sering kali berhasil membuat kita belanja tanpa pikir panjang. Tidak sedikit mahasiswa yang awalnya hanya “lihat-lihat” justru berakhir checkout lebih dari satu barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.
Selain karena kemudahan akses, tekanan sosial dan tren di media sosial juga ikut mendorong perilaku konsumtif. Akibatnya, banyak mahasiswa yang merasa keuangan cepat habis, bahkan sebelum akhir bulan tiba. Oleh karena itu, penting untuk memahami cara konsumsi bijak agar tetap hemat dan anti kalap saat belanja. Yuk, simak penjelasannya sobat UMN!
1. Bedakan antara Kebutuhan dan Keinginan
Langkah pertama adalah memahami prioritas. Sebelum membeli, tanyakan pada diri sendiri. Apakah memang barang yang kamu beli itu benar-benar dibutuhkan atau hanya keinginan sesaat? Jika jawabannya bukan kebutuhan mendesak maka sebaiknya ditunda. Membuat daftar kebutuhan juga bisa membantu. Cara ini memberi acuan jelas sehingga kamu tidak mudah tergoda oleh barang di luar rencana.
Baca juga: UMN Consulting Mempresentasikan Penelitian Mereka Tentang Gaya Hidup dan Kebiasaan Belanja Gen Z
2. Terapkan Aturan “Tunggu 24 Jam”
Salah satu trik efektif untuk menghindari pembelian impulsif adalah menunda keputusan. Ketika melihat barang diskon, beri waktu 24 jam sebelum checkout. Biasanya, setelah beberapa waktu, keinginan tersebut akan berkurang atau bahkan hilang. Jika setelah 24 jam kamu masih merasa butuh, barulah pertimbangkan untuk membeli.
3. Tetapkan Budget Khusus untuk Belanja Online
Agar tetap terkendali, alokasikan anggaran khusus untuk belanja. Misalnya 10–20 persen dari uang bulanan. Batas ini membantu kamu tetap menikmati diskon tanpa merusak kondisi keuangan. Disiplin terhadap budget adalah kunci. Jika sudah habis, hindari menggunakan dana lain atau tergoda paylater.
4. Hindari Scroll Marketplace Saat Bosan
Banyak orang belanja bukan karena butuh, tapi karena bosan. Tanpa sadar, membuka aplikasi marketplace bisa menjadi kebiasaan yang memicu pembelian impulsif. Cobalah mengganti kebiasaan tersebut ke aktivitas lain seperti membaca, olahraga ringan, atau mengembangkan skill baru. Selain menghemat uang, pilihan ini juga lebih produktif.
Baca juga: Kehidupan Mahasiswa Baru dengan Tips Bertahan di Semester Pertama
5. Manfaatkan Diskon untuk Kebutuhan Jangka Panjang
Hadirnya diskon sebenarnya tidak selalu buruk. Bisa jadi menguntungkan jika digunakan secara bijak. Fokuslah membeli barang yang memang sudah direncanakan, seperti perlengkapan kuliah, kebutuhan kos, atau barang yang sering digunakan. Cara ini membuat kamu tetap mendapatkan keuntungan tanpa terjebak konsumsi berlebihan.
6. Utamakan Menabung di Kondisi Ekonomi Seperti Sekarang
Di tengah kondisi ekonomi seperti sekarang, mahasiswa perlu lebih bijak dalam mengatur keuangan. Kenaikan ini sering kali tidak langsung terasa, tetapi perlahan memengaruhi harga kebutuhan sehari-hari. Menabung sebagai prioritas bisa menjadi langkah perlindungan finansial bagi mahasiswa. Kamu bisa menyisihkan sebagian uang sejak awal. Kebiasaan ini membantu kamu lebih siap menghadapi kebutuhan mendadak sekaligus mengurangi ketergantungan pada belanja impulsif.
Mengatur konsumsi di tengah gempuran diskon online memang bukan hal yang mudah. Apalagi bagi mahasiswa yang sedang belajar mengelola keuangan secara mandiri. Namun, strategi yang tepat dapat membantu menjaga keseimbangan antara kebutuhan dan keinginan.
Kunci utamanya adalah kontrol diri dan perencanaan. Ketika mampu membedakan kebutuhan dan keinginan, menetapkan budget, dan menghindari pembelian impulsif maka kamu bisa menjalani gaya hidup yang lebih hemat. Bijak dalam konsumsi bukan berarti tidak boleh belanja, tetapi tahu kapan harus membeli dan kapan harus menahan diri.
Tertarik belajar lebih dalam tentang cara mengelola keuangan, memahami pola konsumsi, hingga membangun kebiasaan hidup yang lebih bijak? Kamu bisa mulai dari lingkungan akademik yang tepat. Yuk, kepoin website resmi Universitas Multimedia Nusantara (UMN) untuk melihat program studi, kurikulum, dan informasi pendaftaran terbaru yang bisa bantu kamu siap menghadapi tantangan finansial di masa depan.
By Reyvan Maulid | UMN News Service
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Informatika| Sistem Informasi | Teknik Komputer | Teknik Elektro | Teknik Fisika | Akuntansi | Manajemen| Komunikasi Strategis | Jurnalistik | Desain Komunikasi Visual | Film dan Animasi | Arsitektur | D3 Perhotelan , di Universitas Multimedia Nusantara. www.umn.ac.id




