Desain Komunikasi Visual
Apa itu Desain Komunikasi Visual?
Desain Komunikasi Visual merupakan ilmu yang mempelajari mengenai pengaplikasian seni dan desain dalam mengkomunikasikan pesan – pesan secara visual. Melalui program studi ini mahasiswa akan memahami bagaimana penerapan seni dan desain dalam menciptakan solusi bagi permasalahan yang ada di masyarakat sehingga mereka mampu merancang komunikasi melalui visual di berbagai macam media untuk menciptakan perubahan untuk dunia. Program Studi DKV UMN menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi serta keterampilan mereka di bidang seni dan desain agar sesuai dengan kompetensi global dan kebutuhan industri masa depan.


Kenapa harus pilih
Desain Komunikasi Visual UMN?
Program studi Desain Komunikasi Visual Universitas Multimedia Nusantara menjunjung nilai-nilai kenusantaraan dan mengedepankan pengetahuan berbasis perkembangan teknologi informasi (ICT) yang disesuaikan dengan kebutuhan industri di masa depan.
Untuk menunjang hal tersebut, program studi DKV UMN menerapkan kurikulum yang up to date, memfasilitasi mahasiswa dengan sarana dan prasarana yang lengkap, serta tenaga pengajar yang profesional. Kemudian, mahasiswa akan dibekali dengan pengembangan jiwa kewirausahaan yang mempersiapkan mereka agar siap menghadapi industri kerja yang sesungguhnya. Selain itu, program studi ini juga telah diakui oleh industri dan asosiasi profesional desain baik secara nasional maupun internasional.
FAQ
Mengapa Memilih DKV UMN? Kenali Kurikulum dan Pilihan Majornya
Memilih Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) tidak lagi hanya tentang belajar membuat desain grafis atau menghasilkan karya visual. Perkembangan teknologi dan industri kreatif membuat peran desainer semakin luas, mulai dari merancang identitas brand, pengalaman pengguna, game, hingga pengalaman imersif.
Karena itu, calon mahasiswa perlu mempertimbangkan apakah kurikulum yang ditawarkan kampus mampu mengikuti perkembangan industri sekaligus memberikan ruang untuk mengeksplorasi minat. Program Studi DKV Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menjawab kebutuhan tersebut melalui pendekatan pendidikan terbaru dengan tagline “Evolving Experience”.
DKV UMN tidak hanya belajar visual design
Salah satu alasan memilih DKV UMN adalah pendekatan pembelajarannya yang memperluas peran desainer dari visual design menuju experience design.
Melalui pendekatan multisensori dan multidisiplin, mahasiswa tidak hanya dituntut menghasilkan visual yang menarik, tetapi juga memahami bagaimana sebuah desain dapat menciptakan pengalaman yang relevan dan empatik bagi manusia.
Kurikulum DKV UMN juga dirancang adaptif, sehingga tidak hanya merespons tren industri kreatif saat ini, tetapi turut mempersiapkan mahasiswa menghadapi kebutuhan masa depan.
Menggunakan pendekatan M-shaped
DKV UMN menerapkan pendekatan M-shaped, yaitu mahasiswa terlebih dahulu membangun kompetensi yang luas sebagai generalist selama dua tahun pertama. Setelah memiliki fondasi yang cukup, mahasiswa dapat mulai memperdalam keahlian sebagai specialist melalui pilihan major dan minor expertise pada tahun ketiga.
Pendekatan ini memberikan keseimbangan antara kemampuan memahami berbagai bidang desain dan kesempatan untuk membangun keahlian yang lebih spesifik. Dengan begitu, mahasiswa dapat membentuk identitas profesional sekaligus keunggulan kompetitif sesuai minat kariernya.
Ada enam pilihan major yang relevan dengan industri kreatif
Mulai tahun ketiga, mahasiswa dapat memperdalam bidang yang ingin dikembangkan melalui berbagai pilihan major.
Illustration & Publishing berfokus pada visual storytelling, pengembangan karakter, gaya visual, hingga media seperti visual novel, komik, interactive web storytelling, dan illustration book.
Photography & Moving Image menggabungkan fotografi, videografi, dan motion design, termasuk produksi fotografi komersial serta eksplorasi visual bergerak melalui media analog maupun digital.
Bagi yang tertarik dengan dunia brand, Brand Experience mempelajari strategi komunikasi brand, creative direction, copywriting, content development, hingga brand activation berbasis transmedia melalui real-client projects.
Sementara itu, Digital Experience berfokus pada UX, UI, interaction design, dan service design untuk mengembangkan produk maupun layanan digital.
Untuk mahasiswa yang tertarik dengan industri game, tersedia Game Design yang mencakup gameplay, game mechanics, game art, character, environment, interface, hingga proses pengembangan board game dan digital game.
Ada pula Immersive Design yang mengeksplorasi AR, VR, projection mapping, interactive installation, dan media imersif dengan dukungan logika pemrograman visual.
Tetap mengembangkan kemampuan manusia dan teknologi
Menariknya, teknologi dalam kurikulum DKV UMN tidak ditempatkan sebagai pengganti kreativitas manusia. Mahasiswa justru dibekali human skills, seperti empati, integritas, creative thinking, dan critical thinking.
Di saat yang sama, mahasiswa dikembangkan agar memiliki technology adaptability, termasuk kemampuan memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) secara adaptif dan tetap mengikuti koridor etika akademik serta profesional.
Kesimpulan
Mengapa memilih DKV UMN? Karena mahasiswa tidak hanya dipersiapkan menjadi desainer visual, tetapi juga experience designer yang mampu memahami manusia, mengembangkan keahlian lintas bidang, dan beradaptasi dengan teknologi.
Melalui pendekatan M-shaped, mahasiswa membangun fondasi luas sebelum menentukan spesialisasi melalui enam pilihan major: Illustration & Publishing, Photography & Moving Image, Brand Experience, Digital Experience, Game Design, dan Immersive Design. Jika kalian ingin melihat lebih jauh karya-karya mahasiswa DKV UMN bisa klik di sini [Porto Mahasiswa DKV UMN]
Dengan kurikulum “Evolving Experience”, DKV UMN mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi industri kreatif yang terus berubah sekaligus membangun identitas profesional yang sesuai dengan minat dan arah karier masing-masing.
Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai pilihan major, kurikulum, fasilitas, atau proses pendaftaran DKV UMN, Education Consultant (EC) UMN siap membantu memberikan informasi dan konsultasi sesuai minat serta rencana karier Anda. [Hubungi Sekarang]
Apa Perbedaan DKV UMN Program Reguler dan International Program?
Saat memilih Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV), calon mahasiswa mungkin menemukan pilihan Program Reguler dan International Program di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Lalu, apa sebenarnya perbedaan keduanya? Apakah kurikulumnya berbeda atau mahasiswa International Program mempelajari bidang desain yang berbeda?
Secara umum, perbedaan keduanya terletak pada jalur penerimaan dan pengalaman belajar, sementara bidang keilmuan DKV yang dipelajari tetap berada dalam ekosistem pembelajaran DKV UMN.
Apa yang dipelajari di DKV UMN?
DKV UMN saat ini mengembangkan kurikulum dengan pendekatan “Evolving Experience”, yang memperluas peran desainer dari sekadar membuat visual menjadi merancang pengalaman. Mahasiswa tidak hanya belajar menghasilkan karya visual, tetapi juga memahami bagaimana desain dapat menciptakan pengalaman yang relevan bagi manusia.
Kurikulum tersebut menggunakan pendekatan M-shaped. Pada dua tahun pertama, mahasiswa membangun kompetensi yang luas sebagai generalist. Setelah memiliki fondasi tersebut, mahasiswa dapat memperdalam keahlian sebagai specialist melalui pilihan major dan minor expertise.
Pilihan major yang tersedia meliputi Illustration & Publishing, Photography & Moving Image, Brand Experience, Digital Experience, Game Design, dan Immersive Design. Dengan pilihan tersebut, mahasiswa dapat mengarahkan pembelajarannya sesuai minat dan rencana karier, mulai dari ilustrasi, fotografi, branding, UX/UI, game, hingga teknologi imersif seperti AR dan VR.
Selain kemampuan desain, mahasiswa juga dibekali kemampuan berpikir kritis, kreativitas, empati, serta kemampuan beradaptasi dengan teknologi, termasuk pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dengan tetap memperhatikan etika akademik dan profesional.
Lalu, apa perbedaan Program Reguler dan International Program?
Program Reguler dan International Program sama-sama menawarkan bidang studi Visual Communication Design. Jadi, calon mahasiswa tidak perlu menganggap International Program sebagai jurusan DKV yang berbeda.
Perbedaannya lebih berkaitan dengan jalur penerimaan dan lingkungan pengalaman belajar yang ditawarkan.
Program Reguler diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang mengikuti jalur penerimaan mahasiswa baru UMN secara umum. Sementara itu, International Program memberikan pilihan bagi mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan DKV melalui jalur internasional dan memperoleh pengalaman belajar dalam lingkungan yang lebih global.
Dengan adanya mahasiswa dari berbagai latar belakang, lingkungan pembelajaran internasional dapat memberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan perspektif dan budaya yang lebih beragam. Pengalaman ini dapat menjadi nilai tambah bagi mahasiswa DKV yang ingin bekerja dalam industri kreatif yang semakin terhubung secara global.
Apakah kualitas pembelajarannya berbeda?
Perbedaan program tidak berarti salah satunya memiliki kualitas pembelajaran yang lebih tinggi.
Keduanya tetap berada dalam ekosistem DKV UMN yang mengembangkan kompetensi desain, kreativitas, teknologi, dan kemampuan memahami kebutuhan manusia. Mahasiswa juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan spesialisasi sesuai minat melalui pilihan major yang tersedia.
Karena itu, calon mahasiswa sebaiknya tidak memilih hanya berdasarkan anggapan bahwa International Program berarti “lebih bagus” daripada Program Reguler. Pertimbangan yang lebih penting adalah jalur penerimaan, lingkungan belajar yang diinginkan, serta tujuan pendidikan dan karier.
Mana yang cocok untuk calon mahasiswa?
Jika Anda ingin mengikuti jalur penerimaan mahasiswa baru UMN dan belajar dalam lingkungan perkuliahan yang umum diikuti mahasiswa Indonesia, Program Reguler dapat menjadi pilihan.
Sementara itu, jika Anda menginginkan pengalaman belajar dengan perspektif internasional dan lingkungan yang lebih multikultural, International Program dapat dipertimbangkan.
Yang terpenting, keduanya tetap memberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan di bidang DKV dengan pendekatan pembelajaran yang mengikuti perkembangan industri kreatif.
Jika ingin melihat lebih jauh hasil karya dan eksplorasi kreatif mahasiswa DKV UMN, Anda dapat melihatnya di sini. [Lihat Karya Disini]
Kesimpulan
Perbedaan DKV UMN Program Reguler dan International Program terutama terletak pada jalur penerimaan dan pengalaman belajar, bukan pada bidang keilmuan DKV yang dipelajari.
Melalui pendekatan “Evolving Experience” dan kurikulum M-shaped, mahasiswa DKV UMN membangun fondasi desain yang luas sebelum memperdalam minat melalui enam pilihan major: Illustration & Publishing, Photography & Moving Image, Brand Experience, Digital Experience, Game Design, dan Immersive Design.
Dengan demikian, pilihan antara Program Reguler dan International Program sebaiknya disesuaikan dengan profil, kebutuhan, serta pengalaman belajar yang ingin diperoleh selama menjalani pendidikan di DKV UMN.
Jika masih bingung menentukan pilihan, Education Consultant (EC) UMN siap membantu memberikan informasi mengenai pilihan program, proses pendaftaran, dan pengalaman belajar yang tersedia di DKV UMN. [Hubungi EC Sekarang!]
Apa Saja yang Dipelajari di DKV UMN?
Memilih Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) sering kali identik dengan pertanyaan tentang menggambar, desain grafis, atau membuat karya visual. Padahal, perkembangan industri kreatif membuat bidang DKV semakin luas. Desainer kini dapat terlibat dalam branding, produk digital, game, fotografi, hingga pengembangan pengalaman imersif.
Lalu, apa saja yang dipelajari di DKV UMN?
Program Studi DKV Universitas Multimedia Nusantara (UMN) mengembangkan kurikulum dengan pendekatan “Evolving Experience”. Melalui pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan karya visual, tetapi juga memahami bagaimana desain dapat menciptakan pengalaman yang relevan bagi manusia.
Membangun dasar kemampuan desain terlebih dahulu
Pada dua tahun pertama, mahasiswa DKV UMN membangun kompetensi secara luas sebagai generalist. Tahap ini memberikan kesempatan untuk mengeksplorasi berbagai bidang desain sebelum menentukan fokus yang ingin dikembangkan lebih lanjut.
Pendekatan tersebut menggunakan konsep M-shaped, yaitu mahasiswa memiliki pemahaman luas terhadap berbagai bidang sekaligus dapat membangun keahlian yang lebih spesifik. Setelah memiliki fondasi yang cukup, mahasiswa dapat memperdalam kompetensinya melalui pilihan major dan minor expertise.
Dengan pola ini, mahasiswa tidak harus langsung menentukan spesialisasi sejak awal kuliah. Mereka terlebih dahulu memperoleh pengalaman di berbagai area desain untuk membantu menemukan bidang yang paling sesuai dengan minat dan tujuan karier.
Ada enam pilihan major
Setelah membangun fondasi, mahasiswa dapat memilih salah satu dari enam major yang tersedia di DKV UMN.
Illustration & Publishing berfokus pada ilustrasi dan visual storytelling. Mahasiswa dapat mengeksplorasi pengembangan karakter, gaya visual, komik, visual novel, interactive web storytelling, hingga illustration book.
Bagi yang tertarik dengan fotografi dan karya visual bergerak, tersedia Photography & Moving Image. Bidang ini memadukan fotografi, videografi, dan motion design, termasuk produksi fotografi komersial serta eksplorasi media analog dan digital.
Brand Experience ditujukan bagi mahasiswa yang tertarik dengan branding dan komunikasi. Pembelajarannya mencakup strategi komunikasi brand, creative direction, copywriting, content development, hingga brand activation berbasis transmedia dan real-client projects.
Sementara itu, Digital Experience berfokus pada UX, UI, interaction design, dan service design. Mahasiswa belajar merancang produk maupun layanan digital dengan memperhatikan kebutuhan serta pengalaman pengguna.
Mahasiswa yang tertarik dengan industri game dapat memilih Game Design. Area ini mencakup gameplay, game mechanics, game art, character, environment, dan interface, baik untuk pengembangan board game maupun digital game.
Pilihan lainnya adalah Immersive Design, yang mengeksplorasi AR, VR, projection mapping, interactive installation, serta berbagai media imersif. Mahasiswa juga diperkenalkan pada logika pemrograman visual untuk mendukung proses perancangan.
Tidak hanya soal kemampuan teknis
Pembelajaran DKV UMN juga menempatkan human skills sebagai bagian penting dari kompetensi mahasiswa. Kreativitas, critical thinking, empati, dan integritas menjadi kemampuan yang dikembangkan bersamaan dengan keterampilan desain.
Di sisi teknologi, mahasiswa juga dibekali technology adaptability agar mampu mengikuti perkembangan teknologi yang terus berubah, termasuk pemanfaatan Artificial Intelligence (AI).
Namun, penggunaan AI dalam proses pembelajaran tetap mengikuti etika akademik dan profesional yang ditetapkan oleh fakultas. Dengan demikian, teknologi digunakan sebagai bagian dari proses kreatif tanpa menghilangkan peran manusia dalam berpikir, menciptakan, dan mengambil keputusan desain.
Dari belajar desain hingga membangun keahlian
Kurikulum DKV UMN memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berkembang dari pemahaman yang luas menuju keahlian yang lebih spesifik. Proses tersebut memungkinkan mahasiswa mengenali berbagai bidang desain sebelum menentukan fokus yang ingin dikembangkan.
Pendekatan ini juga membuat pembelajaran DKV tidak berhenti pada kemampuan membuat visual. Mahasiswa diarahkan untuk memahami manusia, teknologi, konteks, serta bagaimana sebuah desain dapat menghasilkan pengalaman yang memiliki nilai.
Jika ingin melihat lebih jauh hasil karya dan eksplorasi kreatif mahasiswa DKV UMN, Anda dapat melihatnya di sini. [Lihat Karya Disini]
Kesimpulan
Apa saja yang dipelajari di DKV UMN? Mahasiswa mempelajari berbagai bidang desain, mulai dari ilustrasi, fotografi, branding, pengalaman digital, game, hingga desain imersif. Pembelajaran diawali dengan membangun kompetensi luas sebagai generalist, kemudian dilanjutkan dengan pendalaman melalui pilihan major dan minor expertise.
Dengan pendekatan “Evolving Experience” dan kurikulum M-shaped, DKV UMN mempersiapkan mahasiswa untuk tidak hanya menjadi pembuat karya visual, tetapi juga desainer yang mampu memahami kebutuhan manusia, beradaptasi dengan teknologi, dan mengembangkan keahlian sesuai arah kariernya.
Jika ingin mengetahui lebih lanjut mengenai kurikulum, pilihan major, fasilitas, atau proses pendaftaran DKV UMN, Education Consultant (EC) UMN siap membantu memberikan informasi dan konsultasi sebelum menentukan program studi. [Hubungi EC Sekarang]
Bagaimana Prospek Karier Lulusan DKV UMN?
Memilih Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) tidak hanya soal mempelajari cara membuat karya yang menarik. Bagi calon mahasiswa, pertanyaan yang tidak kalah penting adalah “Bagaimana prospek karier lulusan DKV UMN?”
Jawabannya cukup luas. Perkembangan industri kreatif dan teknologi membuat lulusan DKV memiliki peluang untuk bekerja di berbagai bidang, mulai dari desain, branding, advertising, produk digital, hingga industri game dan media interaktif.
Lulusan DKV UMN Bisa Kerja sebagai Apa?
Pilihan karier lulusan DKV UMN tidak terbatas pada profesi Graphic Designer. Website resmi DKV UMN mencantumkan berbagai peluang karier yang dapat berkembang sesuai bidang kompetensi mahasiswa.
Untuk bidang visual dan branding, lulusan dapat berkarier sebagai Graphic Designer, Art Director, Creative Director, Illustrator, Photographer, Publishing Designer, hingga Web Designer. Sementara itu, mahasiswa yang mendalami bidang interaksi dan teknologi memiliki peluang sebagai UI Designer, UX Designer, UX Researcher, UX Writer, Game Designer, Game Artist, Character Designer, Environment Artist, Immersive Media Artist, hingga Game Producer.
Artinya, prospek lulusan DKV dapat berkembang mengikuti keahlian yang dibangun selama kuliah.
Kurikulum Mengikuti Perkembangan Industri Kreatif
Salah satu faktor yang memengaruhi kesiapan karier adalah bagaimana pembelajaran di kampus mengikuti kebutuhan industri.
DKV UMN mengembangkan pembelajaran yang menggabungkan kemampuan desain, teknologi, kreativitas, analisis, dan pemecahan masalah. Lulusan juga dipersiapkan untuk memiliki kemampuan menggunakan perangkat dan teknologi pendukung desain, berpikir kritis, bekerja dalam tim, serta mengembangkan kemampuan kewirausahaan di bidang desain.
Pendekatan tersebut relevan dengan perkembangan industri kreatif yang semakin membutuhkan desainer dengan kemampuan lintas bidang, bukan hanya keterampilan visual.
Ada Pengalaman Magang Sebelum Lulus
Mahasiswa DKV UMN juga memperoleh kesempatan mendapatkan pengalaman kerja melalui Career Acceleration Program. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman nyata melalui kegiatan magang di perusahaan mitra.
Prosesnya mencakup pengajuan lamaran, tahap screening dan interview, hingga pembekalan sebelum mahasiswa menjalani magang. Selama program berlangsung, mahasiswa juga mendapatkan bimbingan dari supervisor dan advisor.
Pengalaman tersebut dapat menjadi bekal penting karena mahasiswa sudah memiliki gambaran mengenai lingkungan kerja profesional sebelum menyelesaikan pendidikan.
Karya Mahasiswa Bisa Menjadi Jembatan ke Industri
Di bidang kreatif, portofolio merupakan bagian penting dalam menunjukkan kemampuan. Karena itu, DKV UMN juga memiliki IMAGO, sebuah rangkaian kegiatan yang mempertemukan karya tugas akhir mahasiswa dengan industri dan profesional.
IMAGO dirancang sebagai ruang untuk mempertemukan akademisi dengan industri sekaligus membuka peluang kolaborasi. Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2015, puluhan karya tugas akhir mahasiswa telah dipublikasikan dan menjangkau masyarakat melalui industri yang relevan, sementara ratusan mahasiswa telah memperoleh manfaat dari relasi yang dibangun melalui kegiatan tersebut.
Dengan demikian, karya yang dihasilkan selama kuliah tidak hanya berhenti sebagai tugas akademik, tetapi dapat menjadi bagian dari portofolio profesional.
Jika ingin melihat lebih jauh hasil karya dan eksplorasi kreatif mahasiswa DKV UMN, Anda dapat melihatnya di sini. [Lihat Karya Disini]
Ada Contoh Alumni yang Berkarier di Industri Kreatif
Prospek karier DKV UMN juga dapat dilihat melalui perjalanan alumninya.
Salah satu contohnya adalah Ovita Pattari, alumni DKV UMN yang telah berkarier di industri kreatif dan memiliki pengalaman di sejumlah perusahaan seperti Hakuhodo, Leo Burnett, Goodstuph, dan Grow in Asia. Ia juga terlibat dalam berbagai proyek, termasuk One Piece dan Extraction 2.
Contoh lainnya adalah Theodore Stephen, alumni DKV UMN yang kini berkarier sebagai Senior Product Designer di Gojek Indonesia. Pengalamannya menunjukkan bahwa kompetensi DKV juga dapat diarahkan ke bidang produk digital dan pengalaman pengguna.
Pilihan Karier Tidak Harus Berhenti sebagai Karyawan
Selain bekerja di perusahaan, lulusan DKV juga memiliki peluang membangun bisnis atau bekerja secara mandiri sebagai profesional kreatif. Kemampuan kewirausahaan memang menjadi salah satu kompetensi yang dikembangkan dalam pembelajaran DKV UMN.
Dengan demikian, lulusan dapat memilih jalur yang sesuai dengan minatnya: bekerja di perusahaan kreatif, masuk ke industri teknologi, mengembangkan karier sebagai profesional independen, atau membangun usaha sendiri.
Kesimpulan
Prospek karier lulusan DKV UMN cukup beragam, karena kompetensi yang dipelajari dapat diterapkan pada berbagai sektor industri kreatif dan teknologi. Lulusan dapat berkarier sebagai Graphic Designer, Art Director, Illustrator, UI/UX Designer, Game Designer, Creative Director, Photographer, hingga Immersive Media Artist, tergantung bidang yang diperdalam selama kuliah.
Didukung pembelajaran yang relevan dengan industri, pengalaman magang melalui Career Acceleration Program, ruang pengembangan portofolio melalui IMAGO, serta contoh alumni yang berkarier di berbagai bidang, DKV UMN memberikan ekosistem yang dapat membantu mahasiswa mempersiapkan perjalanan profesionalnya.
Jika ingin mengetahui lebih lanjut mengenai pilihan major, pengalaman magang, fasilitas, portofolio mahasiswa, dan prospek karier setiap bidang DKV UMN, Education Consultant (EC) UMN siap membantu memberikan informasi dan konsultasi sesuai minat serta rencana karier Anda. [Hubungi EC Sekarang!]
Tabel Akreditasi
| Akreditasi Nasional |
Akreditasi Internasional |
![]() |
![]() |
Tabel Kredit Lulus
| Kredit lulus | 144 SKS |
| Program Pendidikan Akademik | Sarjana Strata 1 |
| Durasi | 4 Tahun |
| Bahasa Pengantar | Bahasa Indonesia |
| Gelar | Sarjana Desain (S.Ds.) |
Visi & Misi
Visi
Menjadi Program Studi Strata satu Desain Komunikasi Visual unggulan yang menghasilkan lulusan kreatif, inovatif, kompeten, dan berwawasan Internasional dengan berorientasi pada pengembangan visual new media berbasis Information and Communication Technology (ICT), berjiwa wirausaha dan berbudi pekerti luhur.
Misi
- Menyelenggarakan proses pembelajaran yang didukung tenaga pengajar berkualitas dan kurikulum up to date yang link and match dengan dunia industri.
- Melaksanakan program penelitian yang memberikan kontribusi bagi pengembangan visual new media untuk memajukan ilmu Seni dan Desain Komunikasi Visual berbasis ICT.
- Memanfaatkan ilmu Seni dan Desain Komunikasi Visual dalam rangka melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.
Peminatan / Penjurusan / Konsentrasi
Program studi Desain Komunikasi visual memiliki dua peminatan yang dapat dipilih oleh mahasiswa, yakni Visual Brand Design dan Interaction Design.
Melalui Visual Brand Design, mahasiswa akan mempelajari secara lebih mendalam mengenai penerapan seni dan desain dalam mengomunikasikan sebuah merek secara visual dalam berbagai bentuk dan media sehingga mahasiswa diharapkan mampu merancang sebuah identitas suatu merek dan memahami bagaimana hal tersebut dapat dikomunikasikan kepada khalayak dengan melihat perkembangan industri yang terus berjalan.
Sedangkan melalui Interaction Design mahasiswa akan lebih mendalami mengenai desain interaksi, yakni merancang sebuah interaktivitas melalui perancangan visual misalnya seperti merancang game, website, board game, hingga buku interaktif sehingga mahasiswa diharapkan mampu merancang interaktivitas melalui berbagai media 2D dan 3D baik secara digital maupun konvensional. Dengan begitu mahasiswa tidak hanya sekadar merancang visualnya saja melainkan juga memikirkan perencanaan teknis interaktivitas yang akan dijalankan.
Prospek Karir
Lulusan program studi DKV UMN dapat bekerja di bidang kreatif seperti perancang, penulis hingga konsultan. Beberapa profil pekerjaan yang dapat diambil sebagai berikut.
Prospek karier Visual Brand Design
Peluang Karir
- Graphic Designer
- Art Director
- Copywriter
- Senior Designer
- Graphic Designer
- Junior Designer
Profesional
- Packaging Designer
- Web Designer
- Type Designer
- Motion Graphic Designer
- Digital Photographer
- Creative Brand Visual & Consultant
- Media Designer
- Environmental Graphic Designer
- Illustrator
- Comic Artist
Prospek karier interaction Design
Peluang Karir
- Creative Director
- Game Designer
- Interaction Designer
- Cinematic Director
- Game Art Director
- Game Producer
- Art Designer
Profesional
- User Interface (UI) Designer
- User Experience (UX) Designer
- Game Designer
- Multimedia Designer
- Game Analyst
- Texture Artist
- Animator for Interactive Media
- 3D Game Modeller
- Concept Artist
Studi Lanjut
Lulusan program studi Desain Komunikasi Visual UMN dapat mengambil Master Degree di bidang seni dan desain.
Capaian Pembelajaran
Mempersiapkan mahasiswa menjadi sarjana desain yang mampu menciptakan suatu karya atau produk berdasarkan pemahaman mendalam terkait desain dalam bentuk komunikasi visual dengan jiwa kewirausahaan dan berwawasan internasional serta mampu memberikan solusi pemecahan masalah komunikasi visual dengan menjunjung tinggi etika kerja profesi dan nilai-nilai luhur lainnya.
Profil Lulusan
Lulusan diharapkan akan menjadi sarjana desain yang memiliki kemampuan untuk menciptakan suatu karya baik secara tradisional maupun digital berdasarkan pemahaman mendalam terkait desain dalam bentuk komunikasi visual yang berjiwa kewirausahaan dan memiliki wawasan internasional serta dapat memberikan kontribusi dalam pemecahan masalah komunikasi visual yang ada di masyarakat.
Kurikulum
Mahasiswa DKV UMN akan mempelajari mengenai teori, praktik dan cara mendesain selama masa studi di DKV UMN. Secara umum, kurikulum DKV UMN dapat dijelaskan sebagai berikut.
Tahun 1 : mahasiswa akan mempelajari mengenai pemahaman dasar dari Desain Komunikasi Visual terkait teori, sejarah, dan prinsip-prinsip dasar mendesain, serta pengantar kreativitas. Selain itu, mahasiswa juga akan dikenalkan dengan literasi terkait visual.
Tahun 2 : mahasiswa akan mempelajari mengenai metode mendesain dan teknik produksi media, serta pengantar bisnis kreatif. Di tahun ini pula mahasiswa akan mulai menentukan peminatan apa yang akan diambil untuk dipelajari secara lebih mendalam antara visual brand design atau interactive design.
Tahun 3 : pada tahun ini, mahasiswa akan mempelajari mengenai design project, design research, dan sound design. Selain itu mahasiswa juga akan dikenalkan dengan pemahaman akan Hak Cipta Intelektual.
Tahun 4 : mahasiswa akan melakukan kegiatan magang di biro-biro jasa atau konsultan arsitektur serta menjadi tahun persiapan untuk mengerjakan proyek tugas akhir.
Persyaratan Masuk
- Lulusan SMA jurusan IPA, IPS, Bahasa
- Lulusan SMK dengan kompetensi teknik menggambar, Multimedia, Desain Komunikasi Visual, Grafis dan Animasi
Partnership & Bentuk Kerjasamanya
DKV UMN telah bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam pembuatan modul pembelajaran cara pengasuhan anak. Dalam kolaborasi bersama Kemendikbud, DKV UMN melibatkan tujuh belas mahasiswa dalam proses perancangan dan desain modul pembelajaran tersebut.
Kemudian, telah bekerja sama dengan PT Samafitro berupa kunjungan ke perusahaan untuk memberikan pengalaman secara langsung kepada mahasiswa mengenai perkembangan dunia cetak di era digital masa kini. Selain itu, DKV UMN juga telah terlibat menjadi anggota Asosiasi Program Studi Desain Komunikasi Visual (Asprodi DKV) untuk ikut serta dalam memajukan pendidikan di bidang desain komunikasi visual.
Kenapa harus pilih
Desain Komunikasi Visual UMN?
Program studi Desain Komunikasi Visual Universitas Multimedia Nusantara menjunjung nilai-nilai kenusantaraan dan mengedepankan pengetahuan berbasis perkembangan teknologi informasi (ICT) yang disesuaikan dengan kebutuhan industri di masa depan.
Untuk menunjang hal tersebut, program studi DKV UMN menerapkan kurikulum yang up to date, memfasilitasi mahasiswa dengan sarana dan prasarana yang lengkap, serta tenaga pengajar yang profesional. Kemudian, mahasiswa akan dibekali dengan pengembangan jiwa kewirausahaan yang mempersiapkan mereka agar siap menghadapi industri kerja yang sesungguhnya. Selain itu, program studi ini juga telah diakui oleh industri dan asosiasi profesional desain baik secara nasional maupun internasional.

Tabel Kredit Lulus
| Kredit lulus | 144 SKS |
| Program Pendidikan Akademik | Sarjana Strata 1 |
| Durasi | 4 Tahun |
| Bahasa Pengantar | Bahasa Indonesia |
| Gelar | Sarjana Desain (S.Ds.) |
Prospek Karir
Lulusan program studi DKV UMN dapat bekerja di bidang kreatif seperti perancang, penulis hingga konsultan. Beberapa profil pekerjaan yang dapat diambil sebagai berikut.
Prospek karier Visual Brand Design
Peluang Karir
- Graphic Designer
- Art Director
- Copywriter
- Senior Designer
- Graphic Designer
- Junior Designer
Profesional
- Packaging Designer
- Web Designer
- Type Designer
- Motion Graphic Designer
- Digital Photographer
- Creative Brand Visual & Consultant
- Media Designer
- Environmental Graphic Designer
- Illustrator
- Comic Artist
Prospek karier interaction Design
Peluang Karir
- Creative Director
- Game Designer
- Interaction Designer
- Cinematic Director
- Game Art Director
- Game Producer
- Art Designer
Profesional
- User Interface (UI) Designer
- User Experience (UX) Designer
- Game Designer
- Multimedia Designer
- Game Analyst
- Texture Artist
- Animator for Interactive Media
- 3D Game Modeller
- Concept Artist
Studi Lanjut
Lulusan program studi Desain Komunikasi Visual UMN dapat mengambil Master Degree di bidang seni dan desain.
Beasiswa Mahasiswa
Jalur beasiswa UMN diberikan bagi siswa-siswi SMA Kelas XII yang memiliki prestasi akademik, olah raga, dan kesenian pada saat di kelas XI. Selain itu, UMN memberikan kepada siswa-siswi SMA/SMK yang memiliki prestasi mendapatkan medali pada Olimpiade Sains Nasional dan Internasional.. Sebagai wujud penghargaan atas pengabdian para guru dan para karyawan/staff dalam mendidik anak bangsa, UMN memberikan beasiswa berupa pengurangan uang pangkal sebesar 50% bagi anak guru/kepala sekolah dan pengurangan uang pangkal sebesar 30% bagi anak karyawan/staff di sekolah SMA/SMK Negeri/Swasta yang ingin melanjutkan pendidikan di UMN.
Persyaratan Masuk
- Lulusan SMA jurusan IPA, IPS, Bahasa
- Lulusan SMK dengan kompetensi teknik menggambar, Multimedia, Desain Komunikasi Visual, Grafis dan Animasi
Mahasiswa diharuskan untuk mengikuti bimbingan akademik minimal 3 kali per semester. Jadwal bimbingan akademik akan diberikan oleh dosen pembimbing akademik masing-masing. Buku bimbingan akademik harus dibawa pada saat melakukan bimbingan akademik dan harus ditandatangani oleh dosen pembimbing akademik.
Continuing Education Department (CED) adalah program pengembangan pendidikan di Universitas Multimedia Nusantara (UMN) yang merupakan bagian dari Grup Kompas Gramedia. Kami memiliki berbagai program dalam kursus bahasa, pengembangan manusia, Pusat Pengujian untuk sertifikasi nasional dan internasional, dan program pelatihan. CED UMN dirancang untuk memenuhi kebutuhan siswa sekolah menengah dan perguruan tinggi, serta masyarakat dan profesional.
Mahasiswa dianjurkan mencari sendiri perusahaan / instansi penerima kerja magang yang sesuai dengan fokus Program Studi Desain Komunikasi Visual. Informasi lowongan kerja magang dapat diperoleh dari mahasiswa-mahasiswa lain, media sosial, job fair, iklan di media cetak ataupun elektronik dan juga dapat menghubungi staf di Career Development Center (CDC) UMN.
Untuk menyelesaikan jenjang pendidikan Program Sarjana Strata-1 (S-1) di Universitas Multimedia Nusantara, mahasiswa harus menyusun, mempresentasikan, dan mempertahankan skripsi, di hadapan dewan penguji skripsi, sesuai dengan ketentuan program studi. Penyusunan skripsi dilakukan secara perorangan dan dibimbing oleh dosen pembimbing yang dapat dipilih langsung oleh mahasiswa dengan persetujuan dosen pembimbing tersebut.
Sehubungan dengan mulai berlakunya New Normal, maka UMN akan melangsungkan sistem pengajarannya sesuai dengan Siaran Pers Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 137/sipers/A6/VI/2020 mengenai Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran dan Tahun Akademik Baru di Masa Pandemi COVID-19 Bab Sistem Pembelajaran di Lingkungan Perguruan Tinggi.
Untuk menunjang proses belajar – mengajar, UMN menyediakan berbagai fasilitas perkuliahan yang lengkap dan mutakhir, sesuai dengan standar industri. Melalui keberadaan fasilitas tersebut, mahasiswa diajak untuk dekat dengan dunia industri sejak duduk di bangku kuliah dan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri. Dengan begitu, akan mempermudah mahasiswa UMN untuk mendapatkan pekerjaan, bahkan sebelum wisuda.
Kegiatan-Kegiatan Non-Akademik
Dalam rangka mahasiswa untuk menggali dan mengembangkan potensi non-akademis yang dimilikinya, UMN juga menyediakan wadah bagi mahasiswa yang biasa disebut UKM, Unit Kegiatan Mahasiswa.

LIHAT LEBIH BANYAK UNIT
KEGIATAN MAHASISWA UMN
Rekapitulasi Penelitian Internal - Desain Komunikasi Visual
Daftar Kegiatan PKM Dosen
Rekapitulasi Inovasi Hak Cipta - DKV
SERTIFIKASI
Information Literacy
Information literacy atau literasi informasi merupakan sebuah kemampuan yang dimiliki individu dalam menentukan, mencari, mengelola, mengevaluasi informasi secara efektif dan efisien. Pelatihan ini terbuka bagi Mahasiswa aktif UMN. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi: library.umn.ac.id
Desain Komunikasi Visual
“Visual Communication Design program focuses on generating innovation based problem solving and bring the future of new media creative content through reliable curriculum, dynamic academic activities, advance supporting facilities, and world wide academic networking.” Fonita Theresia Yoliando, S.Ds., M.A. – Ketua Program Studi DKV





































































