
Mahasiswa UMN Raih Juara 1 IIBC 2026, Buktikan Kapabilitas di Ajang Investment Banking Nasional
Juni 2, 2026
Program Indonesia Initiative 2026 yang diikuti oleh Ignatius selama tiga pekan di University of Melbourne (Dok. Ignatius)
Melbourne, Australia (26/05/2026) – Kepala Program Studi Magister Ilmu Komunikasi sekaligus dosen jurnalistik Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Dr. Ignatius Haryanto Djoewanto, S.Sos., M.Hum., mengikuti program Indonesia Initiatives 2026 yang diselenggarakan oleh University of Melbourne, Australia. Program akademik internasional tersebut berlangsung selama tiga minggu dan melibatkan sejumlah akademisi Indonesia dalam kegiatan pengajaran serta penelitian.
Keterlibatan Ignatius dalam program ini menjadi salah satu langkah nyata UMN dalam memperkuat internasionalisasi dan memperluas jejaring akademik global, khususnya di bidang komunikasi dan jurnalistik.
“Saya mendapatkan informasi terkait program ini dari salah satu kolega saya di University of Melbourne, program Indonesia Initiative yang setiap tahunnya mengundang sejumlah orang Indonesia untuk mengajar dan penelitian. Saya melewati rangkaian proses dan seleksi, hingga pengumuman di bulan Oktober 2025 bahwa saya akan berkunjung selama tiga minggu”, ucap Ignatius.
Selama tiga minggu di University of Melbourne, Ignatius mengajar sesuai dengan kepakarannya yakni media dan jurnalistik. Ia mengajar di Jurusan Asian Studies dengan mata kuliah Human Rights in Asia dan Jurusan Jurnalistik dengan mata kuliah International Journalism.
“Saya banyak mengajar dan bercerita tentang bagaimana industri media di Indonesia saat ini, mulai dari kebebasan pers, hingga tradisi jurnalisme di Indonesia. Respon mahasiswa sendiri cukup positif, mereka merasa mendapatkan informasi baru tentang media di Indonesia. Ada beberapa mahasiswa yang kemudian menulis topik tentang media di Indonesia”, jelasnya.
Selain mengajar di University of Melbourne, Ignatius juga mendapat kesempatan untuk mengajar di Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT) dan Monash University. Ignatius juga mengunjungi perusahaan media ternama Australian Broadcasting Corporation (ABC).

Foto bersama Ignatius dalam kuliah tamu bersama mahasiswa Monash University, Melbourne (Dok. Ignatius)
“Diluar hal-hal akademik saya memahami hal baru selama mengajar di University of Melbourne, salah satunya bagaimana dosen hingga mahasiswa disana cukup santai dalam berpakaian. Walaupun tidak terlalu formal, mereka tetap serius dalam mengikuti perkuliahan maupun mengajar, bagi saya hal ini cukup menarik dari sisi kebudayaan di Australia”, papar Ignatius.
Selama mengikuti program Indonesia Initiative 2026, Ignatius banyak berjejaring dan membangun koneksi dengan para dosen dan membuka peluang untuk dosen-dosen FIKOM UMN. Ia mengungkapkan berbagai topik yang dipakari oleh dosen FIKOM UMN, sehingga nantinya para dosen dapat melanjutkan jenjang studinya di University of Melbourne.
“Saya juga berdiskusi dan membuka peluang kolaborasi program pertukaran dosen, sehingga nantinya dosen-dosen UMN dapat mengajar di University of Melbourne dan sebaliknya. Bagi saya, ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan program internasionalisasi UMN”, tegasnya.
Ignatius mengungkapkan pengalaman tiga minggunya mengajar di University of Melbourne menjadi suatu pengalaman akademik yang menyenangkan. Ia berharap peluang-peluang pertukaran maupun pengajaran dosen UMN ke luar negeri bisa lebih banyak lagi, sehingga dapat memberikan kesempatan baru dan berharga untuk dosen-dosen UMN.
By Rachel Tiffany | UMN News Service
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Informatika| Sistem Informasi | Teknik Komputer | Teknik Elektro | Teknik Fisika | Akuntansi | Manajemen| Komunikasi Strategis | Jurnalistik | Desain Komunikasi Visual | Film dan Animasi | Arsitektur | D3 Perhotelan , di Universitas Multimedia Nusantara.




