Seminar Pencegahan Diri terhadap Pandemi Covid-19

Seminar Pencegahan Diri terhadap Pandemi Covid-19

Foto bersama Pembicara dan peserta seminar seminar Gejala Klinis dan Pencegahan Covid-19 di UMN (Dok. UMN)

 

TANGERANG – Pandemi Virus Corona (COVID-19) telah dideklarasikan sebagai bencana nasional oleh Pemerintah Indonesia. Maka dari itu, untuk memberikan informasi dan pengetahuan mengenai Pandemi Covid-19 kepada sivitas akademika, Universitas Multimedia Nusantara (UMN) mengadakan seminar Gejala Klinis dan Pencegahannya di Lecture Theater pada hari Kamis silam (12/03).

Tidak hanya itu, dalam upaya mencegah penyebaran di sekitar kampus, UMN juga telah menyediakan hand sanitizer pada beberapa titik ramai. Dr. Hardja Widjaja, dokter Medical Center Kompas Gramedia memaparkan gejala positif terinfeksi virus Covid-19 seperti sesak  nafas, demam mencapai 38̊ Celcius ke atas, batuk, pilek, letih dan lesu.

“Virus ini belum jelas ada kekebalan terhadap tubuh manusia, kasus yang tengah terjadi adalah pasien telah dinyatakan sembuh namun beberapa hari bisa terinfeksi kembali.” Hal inilah yang menyebebkan pengecekan memakan waktu cukup lama, untuk suspect dibutuhkan pengecekan minimal 14 hari. Bahkan untuk beberapa kasus membutuhkan waktu 28 hari.

Anjuran resmi periode inkubasi 2-14 hari menurut World Health Organisation (WHO). Penanganan yang perlu dilakukan apabila terdapat pasien positif Corona adalah pengecekan kontak langsung pasien. Sedangkan pasien di rumah sakit akan ditangani dengan pemberian oksigen demi kemudahan bernafas. Sesak nafas dapat menjadi indikasi penyakit pernafasan seperti infeksi virus covid-19, jamur, atau bakteri. Maka perlu pengecekan lebih lanjut apabila mengalami gejala klinis tersebut dengan langsung pergi ke dokter atau ahli rontgen paru-paru.

Selain menghindari kontak dengan jumlah massa publik yang besar, pencegahan dapat dilakukan dengan menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan air mengalir atau hand sanitizer, meminum vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh, berjemur pada pagi hari, dan olahraga secara teratur.

Proteksi diri sendiri ikut menjaga kesehatan sesama. “Fasilitas di UMN sudah cukup memadai mulai dari penyediaan hand sanitizer dan wastafel dengan air mengalir, tinggal bagaimana kita memanfaatkan dan menggunakannya dengan bijak,” ujar Dr. Hardja.

Lebih dari 140 negara di dunia melaporkan temuan kasus virus corona hingga total kasus sedunia mencapai 162.687 terinfeksi. Terdapat 6.065 kasus kematian dan 75.620 di antaranya dinyatakan sembuh dari jumlah total tersebut. Untuk Indonesia sendiri, hingga saat ini total kasus Covid-19 yang tercatat adalah sebanyak 117 kasus. Sebanyak 5 pasien telah meninggal dunia dan 8 pasien diantaranya dinyatakan sembuh (Kompas.com, 16/03/2020). (*/YC)

by Linda Febriana Purwanto – Universitas Multimedia Nusantara News Service
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi InformatikaSistem Informasi Teknik Komputer | Teknik Elektro | Teknik Fisika | Akuntansi | ManajemenKomunikasi Strategis | Jurnalistik | Desain Komunikasi Visual | Film dan Animasi | Arsitektur | D3 Perhotelan | International Program, di Universitas Multimedia Nusantarawww.umn.ac.id