
Ini 3 Metode Journaling yang Bisa Bantu Kamu Saat Lagi Burnout
Agustus 6, 2026
Pernah gak, sih, kamu merasa lelah banget, padahal baru bangun tidur? Atau mendadak kehilangan motivasi buat ngerjain tugas kuliah yang menumpuk di e-learning? Kalau iya, hati-hati, bisa jadi kamu lagi ngalamin yang namanya burnout.
Sebagai mahasiswa, jadwal kuliah yang padat, ditambah kegiatan organisasi sampai magang atau part-time, sering kali menyita waktu dan energi. Banyak dari kita yang fokus mencari solusi dengan healing ataupun self-reward dengan jajan makanan yang disukai—yang seringkali kurang diperhatikan nutrisinya. Padahal nutrisi dan pola makan memiliki pengaruh paling besar bagi kesehatan, yakni hingga 80%, namun justru juga menjadi salah satu faktor yang sering terlupakan.
Makanya, yuk, simak bagaimana nutrisi dan pola makan yang tepat bisa jadi benteng pertahanan kamu melawan burnout!
Kenapa Makanan Berpengaruh pada Burnout?
Otak kita bekerja 24 jam sehari, bahkan saat kita tidur. Untuk bisa berpikir jernih saat menjalani perkuliahan, otak butuh bahan bakar berkualitas tinggi.
Kalau kita sering mengonsumsi makanan instan atau tinggi gula, energi kita memang akan melonjak cepat (sugar rush), tapi setelah itu akan turun drastis (sugar crash). Kondisi naik-turun yang ekstrem inilah yang bikin tubuh cepat lelah, suasana hati berantakan, dan ujung-ujungnya memicu burnout fisik maupun mental.
Nutrisi-nutrisi yang Sebaiknya Jadi Bagian dalam Piring Kamu
Kamu tidak perlu diet yang ribet dan mahal. Yang terpenting adalah memastikan tubuhmu mendapatkan asupan nutrisi makro dan mikro yang seimbang berikut ini:
-
Karbohidrat Kompleks
Banyak orang kini berhati-hati dan menjadi waspada berlebihan terhadap karbohidrat, karena katanya bisa bikin gemuk. Padahal sebenarnya tidak perlu sampai dimusuhi, cukup dikonsumsi dengan bijak. Karena otak kita sangat butuh karbohidrat untuk energi. Baiknya, pilihlah karbohidrat kompleks yang dicerna perlahan oleh tubuh, sehingga energi kamu stabil seharian. Contohnya: Nasi merah, roti gandum, oatmeal, atau ubi jalar.
-
Omega-3
Asam lemak omega-3 terbukti ampuh mengurangi peradangan dalam tubuh akibat stres dan membantu meningkatkan fungsi kognitif. Contohnya: Ikan kembung, telur, atau kacang-kacangan seperti almon dan kacang tanah.
-
Magnesium
Saat stres, tubuh kita menghabiskan cadangan magnesium lebih cepat. Padahal, mineral ini penting banget untuk merilekskan otot dan membantu tidur lebih nyenyak. Contohnya: Sayuran hijau (bayam, kangkung. sawi, dll), pisang, dan dark chocolate (dengan kandungan kakao di atas 70%).
-
Hidrasi yang Cukup
Sering merasa pusing dan sulit fokus saat kelas sore? Bisa jadi kamu cuma kurang minum. Dehidrasi ringan saja sudah cukup untuk menurunkan performa otak dan memicu rasa lelah yang konstan.
Pola Makan Praktis untuk Mahasiswa agar Cegah Stres
Tahu teorinya saja tidak cukup kalau tidak diterapkan. Ini beberapa kebiasaan makan sederhana yang bisa kamu mulai dari area kos atau rumah:
- Jangan Skip Sarapan: Ini yang biasanya sering dilewatkan oleh para mahasiswa; Sarapan sangat penting sebagai booster otak untuk fokus di kelas pagi. Kalau tidak sempat makan segelas susu dan pisang atau selembar roti isi sudah cukup untuk memulai hari.
- Pilih Cemilan yang Sehat: Ganti keripik asin atau gorengan dengan camilan yang lebih sehat sebagai teman mengerjakan tugas. Buah dan kacang-kacangan bisa menjaga fokus lebih lama tanpa bikin ngantuk.
- Batasi Kafein dan Gula Berlebih: Kopi atau minuman manis seringkali memang penyelamat dan penyegar dahaga sembari mengejar deadline. Tapi kalau dikonsumsi berlebihan, efeknya justru bisa bikin kamu makin cemas dan mengganggu siklus tidur. Batasi maksimal 1–2 cangkir kopi sehari, serta imbangi dengan air putih.
Kuliah dan tugas-tugasmu memang penting, tapi menjaga kesehatan tubuh dan mental juga. Dengan mulai memperhatikan apa yang kamu makan dan memperbaiki pola makan, kamu tidak cuma sedang mempertahankan prestasi akademismu, tetapi juga pada kesehatanmu sendiri.
Stay healthy, stay focused, dan jangan lupa makan siang hari ini, ya!
By Valencia
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Informatika| Sistem Informasi | Teknik Komputer | Teknik Elektro | Teknik Fisika | Akuntansi | Manajemen| Komunikasi Strategis | Jurnalistik | Desain Komunikasi Visual | Film dan Animasi | Arsitektur | D3 Perhotelan , di Universitas Multimedia Nusantara. www.umn.ac.id




