
Tak Sekadar Riset, MMT dan DMT UMN Dorong Mahasiswa Hadapi Era AI
Agustus 10, 2026
Foto bersama jajaran dosen dan mahasiswa MMT UMN bersama Tim Odoo (Dok. MMT UMN)
TANGERANG – Perkembangan teknologi digital terus mendorong organisasi untuk mengubah cara mereka menjalankan proses bisnis. Transformasi tersebut tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga bagaimana perusahaan mengintegrasikan teknologi ke dalam strategi bisnis, mengembangkan inovasi, serta merespons kebutuhan industri yang terus berkembang.
Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Program Studi Magister Manajemen Teknologi (MMT) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menghadirkan pembelajaran berbasis praktik melalui kegiatan industry visit pada Selasa (21/07/2026). Mahasiswa MMT UMN berkesempatan mengunjungi PT Odoo Software Indonesia yang berlokasi di lantai 2, Knowledge Tower, Digital Hub, Foresta Business Area, BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten.
Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam melihat bagaimana teknologi diterapkan di lingkungan industri. Menurut Kepala Program Studi Magister Manajemen Teknologi UMN, Djohan Gunawan Hasan, S.Kom., M.M., mahasiswa MMT perlu memiliki pemahaman yang tidak hanya bersumber dari pembelajaran di kelas, tetapi juga dari pengalaman melihat penerapan teknologi secara langsung di dunia kerja.
“Melalui kegiatan industry visit ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk belajar dari perusahaan teknologi yang berhasil mengembangkan solusi digital bagi berbagai sektor bisnis, sehingga mampu menghubungkan teori dengan praktik nyata di dunia kerja,” kata Djohan.
PT Odoo Software Indonesia dipilih sebagai mitra dalam kegiatan ini karena memiliki relevansi dengan bidang yang dipelajari mahasiswa MMT. PT Odoo Software Indonesia merupakan anak perusahaan resmi dari Odoo S.A. asal Belgia yang menyediakan rangkaian software manajemen bisnis terpadu (Enterprise Resource Planning atau ERP) berbasis open-source. Sebagai perusahaan teknologi global, Odoo tidak hanya menyediakan solusi Enterprise Resource Planning (ERP), tetapi juga menghadirkan ekosistem aplikasi bisnis terintegrasi yang mencakup berbagai kebutuhan organisasi, seperti Customer Relationship Management (CRM), Sales, Accounting, Human Resources (HR), Inventory, Manufacturing, hingga E-commerce.

Kunjungan MMT UMN ke Odoo Indonesia (Dok. MMT UMN)
Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa tidak hanya diajak untuk melihat implementasi teknologi dalam proses bisnis. Mereka juga memperoleh kesempatan untuk memahami berbagai aspek lain yang berkaitan dengan pengelolaan perusahaan teknologi, mulai dari strategi pertumbuhan bisnis, budaya inovasi, pengembangan produk, hingga pemanfaatan artificial intelligence (AI), dan otomatisasi dalam mendukung transformasi digital organisasi.
Dengan cakupan tersebut, Djohan mengatakan kunjungan ke Odoo menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat bahwa teknologi tidak berdiri sendiri dalam sebuah organisasi. Penerapannya berkaitan erat dengan bagaimana perusahaan menyusun strategi, mengembangkan produk, meningkatkan efisiensi, serta menjawab tantangan bisnis yang muncul di tengah perkembangan digital.
Rangkaian kegiatan selama industry visit pun disusun secara interaktif. Mahasiswa mengikuti sharing session mengenai profil, sejarah, dan pertumbuhan Odoo sebagai perusahaan teknologi global. Selain itu, terdapat pemaparan mengenai implementasi ERP dalam mendukung transformasi digital dan efisiensi proses bisnis.
Djohan menjelaskan pembelajaran juga dikemas melalui ice breaking dan interactive games yang memperkenalkan konsep ERP dengan cara yang lebih menarik. Mahasiswa kemudian mengikuti workshop dan sesi tanya jawab bersama praktisi Odoo untuk membahas teknologi, inovasi, serta berbagai tantangan yang dihadapi dunia industri.
Pengalaman tersebut dilanjutkan melalui office tour. Dalam sesi ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung lingkungan kerja dan budaya perusahaan, sekaligus memperoleh gambaran mengenai bagaimana teknologi diimplementasikan dalam kegiatan operasional PT Odoo Software Indonesia. Rangkaian kegiatan kemudian dilengkapi dengan networking session yang membuka ruang bagi mahasiswa untuk berdiskusi langsung dengan para profesional Odoo dan memperluas jejaring industri.
“Selain mengenal implementasi ERP dan transformasi digital, mahasiswa juga mendapatkan wawasan mengenai inovasi, strategi pertumbuhan perusahaan teknologi, kebutuhan kompetensi di era digital, serta peluang karier di industri,” ungkap Djohan.
Berbagai pengalaman tersebut diharapkan dapat memperluas cara mahasiswa MMT dalam memahami hubungan antara teknologi dan bisnis. Alih-alih hanya melihat teknologi dari sisi teknis, mahasiswa diajak memahami bagaimana teknologi menjadi bagian dari strategi perusahaan dan dapat digunakan untuk menjawab berbagai kebutuhan organisasi.
Kata Djohan, pembelajaran seperti ini juga menjadi bagian dari upaya MMT UMN untuk melengkapi proses pembelajaran di kelas dengan pengalaman yang lebih dekat dengan kondisi industri. Konsep mengenai transformasi digital, inovasi, dan manajemen teknologi yang dipelajari secara akademis dapat dilihat secara langsung melalui praktik yang berlangsung di lingkungan bisnis.
Dengan demikian, industry visit tidak hanya menjadi kegiatan kunjungan, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan analitis dan berpikir strategis. Menurut Djohan, interaksi langsung dengan praktisi industri memberikan perspektif tambahan mengenai kebutuhan perusahaan serta kompetensi yang perlu dipersiapkan untuk menghadapi perkembangan dunia kerja.
“Dengan demikian, mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan analitis, berpikir strategis, serta memahami kebutuhan industri yang terus berkembang,” jelas Djohan.
Pengalaman berinteraksi langsung dengan perusahaan teknologi juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk melihat berbagai peluang yang dapat berkembang dari pemanfaatan teknologi. Pengetahuan mengenai ERP, transformasi digital, inovasi, hingga AI dan otomatisasi menjadi bagian dari wawasan yang dapat memperkaya perspektif mahasiswa dalam melihat tantangan bisnis dari sisi teknologi.
Ke depan, Djohan mengatakan pengalaman yang diperoleh melalui industry visit ini juga berpotensi menjadi awal dari hubungan yang lebih luas antara MMT UMN dan PT Odoo Software Indonesia. Program Studi Magister Manajemen Teknologi UMN berharap kerja sama tersebut dapat berkembang melalui berbagai bentuk kolaborasi yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
Kolaborasi tersebut dapat mencakup guest lecture, workshop, penelitian bersama, hingga pengembangan studi kasus berbasis industri yang mengintegrasikan solusi digital. Dengan adanya kemungkinan kolaborasi lanjutan, hubungan antara institusi pendidikan dan industri tidak berhenti pada satu kegiatan kunjungan, tetapi dapat berkembang menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman yang berkelanjutan.
By Melinda Chang | UMN News Service
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Informatika| Sistem Informasi | Teknik Komputer | Teknik Elektro | Teknik Fisika | Akuntansi | Manajemen| Komunikasi Strategis | Jurnalistik | Desain Komunikasi Visual | Film dan Animasi | Arsitektur | D3 Perhotelan , di Universitas Multimedia Nusantara.




