
Beyond Classroom, Beyond Borders: UMN SIP 2026 Hadirkan Perspektif Keberlanjutan Global
Juli 23, 2026
Program Studi Film UMN Buka Peluang Kolaborasi Bersama Yewon Arts University dan Korea Eduwork International
Juli 23, 2026
Di era digital seperti sekarang, hampir setiap aktivitas menghasilkan data. Mulai dari transaksi belanja online, interaksi di media sosial, hingga perilaku pelanggan saat menggunakan aplikasi. Banyaknya data tersebut membuat perusahaan tidak lagi hanya mengandalkan intuisi dalam mengambil keputusan, tetapi juga memanfaatkan data sebagai dasar strategi bisnis yang lebih tepat dan terukur.
Menariknya, kemampuan ini tidak lagi hanya dimiliki oleh Data Analyst atau Data Scientist, tetapi juga menjadi nilai tambah bagi berbagai profesi terutama untuk mahasiswa yang akan mempersiapkan karir di dunia professional, mulai dari karir marketing, finance, human resources, hingga operasional.
“Membangun skill data analytics sejak dini adalah salah satu persiapan yang sangat tepat sebelum terjun ke dunia kerja.” Ungkap Yovita selaku Manager Program DQLab.
Lantas, apa yang membuat skill Data Analytics semakin dibutuhkan di berbagai industri? Berikut ini lima alasannya!
- Pengambilan Keputusan Kini Semakin Berbasis Data
Dengan persaingan bisnis yang semakin kompetitif, penggunaan data kini menjadi salah satu dasar penting untuk memahami kondisi bisnis, perilaku pelanggan, hingga tren pasar.
Misalnya, perusahaan dapat mengetahui produk yang paling diminati pelanggan, mengevaluasi efektivitas strategi pemasaran, hingga memprediksi kebutuhan pasar melalui data yang dimiliki. Dengan begitu, keputusan yang diambil menjadi lebih tepat, terukur, dan memiliki dasar yang jelas.
Untuk mendukung proses tersebut, perusahaan memanfaatkan berbagai tools seperti Microsoft Excel, Google Sheets, SQL, Python, hingga Power BI. Tools tersebut membantu mengolah data menjadi informasi yang lebih mudah dianalisis dan digunakan dalam pengambilan keputusan.
- Hampir Semua Divisi Kini Memanfaatkan Data
Jika dulu Data Analytics identik dengan tim data atau IT, kini hampir setiap divisi mulai memanfaatkan data dalam aktivitas sehari-hari.
- Marketing menggunakan data untuk memahami perilaku pelanggan dan mengukur performa campaign.
- Human Resources memanfaatkan data untuk proses rekrutmen, evaluasi kinerja, hingga employee retention.
- Finance menggunakan data untuk menyusun laporan keuangan dan proyeksi bisnis.
- Operations mengandalkan data untuk meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas.
Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan memahami data bukan lagi kebutuhan satu profesi saja, tetapi telah menjadi kompetensi lintas fungsi.
Baca juga: Beasiswa Data Analytics Gratis!
- Perkembangan AI Jadi Buat Skill Data Analytics Semakin Penting
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) memang membantu banyak proses analisis menjadi lebih cepat dan efisien. Berbagai tools kini mampu membuat visualisasi data, menyusun laporan, hingga menemukan pola dari sekumpulan data dalam waktu singkat.
Namun, AI tetap membutuhkan manusia untuk memastikan kualitas data, memahami konteks bisnis, serta menerjemahkan hasil analisis menjadi insight yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan.
Dengan kata lain, AI bukan menggantikan peran manusia, tetapi menjadi alat yang mendukung pekerjaan. Karena itu, memahami dasar-dasar Data Analytics tetap menjadi skill yang penting di era digital.
- Data Analytics Bantu Perusahaan Lebih Cepat Adaptasi dengan Perubahan
Data yang dimiliki perusahaan tidak hanya berfungsi sebagai laporan, tetapi juga dapat menjadi sumber peluang baru. Dengan analisis yang tepat, perusahaan dapat menemukan pola perilaku pelanggan, melihat tren yang sedang berkembang, hingga mengidentifikasi kebutuhan pasar yang belum terpenuhi.
Insight tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan produk, meningkatkan layanan, atau menyusun strategi bisnis yang lebih efektif. Inilah alasan mengapa kemampuan Data Analytics semakin dibutuhkan di berbagai industri.
Baca juga: Beasiswa Data Analytics Gratis!
- Belajar Data Analytics Kini Lebih Mudah dan Fleksibel
Kabar baiknya, belajar Data Analytics saat ini tidak lagi terbatas pada bangku kuliah atau pelatihan tatap muka. Berbagai platform pembelajaran online telah menyediakan materi yang dirancang khusus untuk pemula, sehingga siapapun dapat mulai belajar sesuai kemampuan dan kebutuhannya.
Mulai dari Microsoft Excel, SQL, Python, hingga visualisasi data menggunakan Power BI, seluruh materi dapat dipelajari secara bertahap dan fleksibel. Dengan begitu, mahasiswa, fresh graduate, maupun profesional dapat mengembangkan skill Data Analytics tanpa harus mengganggu aktivitas sehari-hari.
Melihat semakin besarnya kebutuhan industri terhadap kemampuan analisis data, memulai belajar dari sekarang dapat menjadi langkah awal untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja yang terus berkembang.
Tertarik mulai belajar Data Analytics? DQLab menyediakan Program Belajar Data Science Gratis selama 1 Bulan yang dapat diakses secara online lho!
Materinya dirancang untuk pemula dan mencakup berbagai topik, mulai dari pengolahan data hingga visualisasi data sesuai kebutuhan industri.
👉 Mulai perjalanan belajarmu sekarang dan manfaatkan kesempatan belajar gratis bersama DQLab disini https://dqlab.id/belajar-data-science-gratis-1-bulan
By DQlab
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Informatika| Sistem Informasi | Teknik Komputer | Teknik Elektro | Teknik Fisika | Akuntansi | Manajemen| Komunikasi Strategis | Jurnalistik | Desain Komunikasi Visual | Film dan Animasi | Arsitektur | D3 Perhotelan , di Universitas Multimedia Nusantara.



