
Akuntansi UMN Mendunia! Sukses Ungguli PKN STAN hingga Kampus Malaysia di NAC x IContAct 2026
Mei 5, 2026
Sambut World Autism Month, ULD UMN Bersama PORTADIN Adakan Workshop Art for Autism
Mei 5, 2026
Sesi talkshow ‘Manifesto Arsitek Muda 2040’ yang diikuti oleh William di ARCH:ID 2026 (Dok. UMN)
Tangerang, ICE BSD (24/04/2026) – William Ferdinand, mahasiswa Pendidikan Profesi Arsitek (PPAr) Universitas Multimedia Nusantara (UMN), berpartisipasi dalam Talk Session pada ARCH:ID 2026, salah satu pameran dan konferensi arsitektur terbesar di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, William juga memamerkan karya co-housing berjudul Lumbung Hunian.
Dalam Talk Session yang bertajuk “Manifesto Arsitek Muda 2040 : Pendidikan Profesi Arsitek atau Magister Arsitek”, William mewakili PPAr UMN turut membagikan perspektifnya dalam pembelajaran arsitektur, serta pengetahuan dan pengalaman yang Ia telah dapatkan dan implementasikan dalam karya-karyanya.
“Saya berkesempatan untuk membagikan pengalaman belajar dan karya-karya yang kami buat. Hal terpenting yang ingin aku sampaikan pada talkshow ini adalah gimana dalam jangka satu tahun, PPAr UMN dapat membantu para calon arsitektur muda untuk menggarap jenjang karir sebagai arsitektur profesional di dunia kerja. Tidak hanya itu saja, aku juga membagikan pengalaman bagaimana calon arsitek terus dibimbing dalam berkarya sebagai arsitektur professional”, jelasnya.
William sendiri memutuskan untuk melanjutkan studi ke PPAr UMN karena jangka studi yang cepat untuk berpraktek independen sebagai arsitek profesional. Selama melaksanakan studinya di PPAr, William merasa puas karena Ia berkesempatan untuk bereksperimen dan merancang tipe hunian yang masih jarang di Indonesia yakni co-housing.
“Dengan merancang sebuah sistem skema hunian ini, saya dapat belajar tidak hanya desain tetapi juga bagaimana penghuni atau komunitas setempat dapat tinggal dengan keterjangkauan yang tinggi dan meningkatkan hubungan sosial antar penghuni. Peminatan saya dalam perancangan co-housing juga sejalan dengan karya yang saya pamerkan pada ARCH:ID 2026 ‘Lumbung Hunian’”, jelasnya.
Lumbung Hunian merupakan proyek co-housing yang melibatkan 10 anggota seniman dari sebuah komunitas kreatif “Gudskul”. Baginya, co-housing merupakan eksperimen perumahan koperasi yang mengoptimalkan sumber daya, aset, dan kerja kolektif yang adil. William bersama timnya mendesain masterplan dengan konsep collaborative nodes berupa plaza, taman, dan area sirkulasi yang mendorong interaksi, sekaligus perubahan massa bangunan yang terintegrasi dari 3 zonasi (publik, komunitas, dan hunian).
“DHI House merupakan salah satu unit rumah user yang berkonsep ekspresi Pak Dhigel, salah satu unit rumah yang saya desain mengangkat konsep brutalist dan warm. Unit ini menyeimbangkan privasi klien dengan area kolaborasi dengan gaya hidup yang berkelanjutan dalam komunitas ekosistem Gudskul”, tambahnya.
Keterlibatan William dalam ARCH:ID 2026 menjadi salah satu cerminan dari pendekatan pembelajaran di PPAr UMN yang menekankan keseimbangan antara eksplorasi desain, pemahaman konteks sosial, serta kesiapan profesional. Hal ini juga dinyatakan oleh Kepala Program Studi PPAr UMN Ar. Irma Desiyana, S.Ars., M.Arch., bagaimana program PPAr dapat menjadi salah satu alur tercepat dalam pendidikan arsitektur.
“Menurut saya sendiri, PPAr menjadi opsi tercepat yang dapat diikuti oleh mahasiswa dan pemenuhan salah satu syarat untuk mengikuti ujian STRA (Surat Tanda Registrasi Arsitek) atau menjadi Arsitek. Tentu tidak hanya cepat, tapi juga mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar yang berkualitas dan nyata”, jelasnya.
Irma berharap, dengan adanya keterlibatan mahasiswa dalam talkshow dan pameran karya di ARCH:ID 2026 dapat memperkenalkan PPAr UMN lebih luas lagi, serta karya-karya yang sudah dibuat oleh mahasiswa bisa mendapatkan paparan dan apresiasi lebih banyak lagi dari berbagai kalangan.
By Rachel Tiffany | UMN News Service
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Informatika| Sistem Informasi | Teknik Komputer | Teknik Elektro | Teknik Fisika | Akuntansi | Manajemen| Komunikasi Strategis | Jurnalistik | Desain Komunikasi Visual | Film dan Animasi | Arsitektur | D3 Perhotelan , di Universitas Multimedia Nusantara.




