Jurusan Manajemen Digital: Jurusan Perfect Buat Kalian yang Suka Bisnis
April 1, 2026
Ilustrasi rumus matematika (Sumber: Unsplash/Thomas T)
Bagi sebagian orang, matematika mungkin terasa menakutkan. Namun bagi mereka yang menyukainya, angka justru menjadi cara untuk memahami dunia secara lebih logis dan sistematis. Kemampuan berpikir analitis yang terbentuk dari matematika ternyata sangat dibutuhkan dalam berbagai profesi modern, terutama pekerjaan yang berhubungan dengan analisis data, risiko, hingga strategi bisnis. Tidak heran jika banyak jurusan kuliah yang berfokus pada kemampuan matematika juga membuka jalan menuju berbagai karier analis di dunia kerja. Bagi kamu yang nyaman dengan statistik, logika, dan perhitungan, memilih jurusan yang tepat bisa menjadi langkah awal menuju karier analis yang menjanjikan. Berikut beberapa jurusan kuliah yang sering menjadi jalur awal menuju profesi tersebut! Langsung cek, yuk, sobat UMN!
1. Statistika
Statistika merupakan salah satu jurusan yang paling identik dengan karier analis. Di jurusan ini, mahasiswa mempelajari cara mengumpulkan, mengolah, dan menginterpretasikan data menggunakan berbagai metode statistik. Kemampuan ini sangat penting dalam banyak bidang, mulai dari bisnis, kesehatan, hingga kebijakan publik. Lulusan statistika sering bekerja sebagai data analyst, market analyst, atau research analyst di berbagai industri.
Baca juga: Mulai dari Konsultan hingga Analis, Berikut Peluang Karir Lulusan Sistem Informasi
2. Matematika
Jurusan matematika tidak hanya mempelajari perhitungan abstrak, tetapi juga melatih kemampuan berpikir logis dan pemecahan masalah secara sistematis. Mahasiswa biasanya mempelajari aljabar, kalkulus, hingga pemodelan matematika yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah di dunia nyata. Keterampilan tersebut sangat relevan dengan pekerjaan analis yang membutuhkan ketelitian dalam memahami pola dan hubungan antar data. Banyak lulusan matematika akhirnya bekerja di bidang data, keuangan, atau riset.
3. Aktuaria
Aktuaria adalah jurusan yang menggabungkan matematika, statistika, dan ilmu keuangan untuk menganalisis risiko. Jurusan ini sering dikaitkan dengan industri asuransi, investasi, dan manajemen risiko. Mahasiswa belajar bagaimana memprediksi kemungkinan kejadian di masa depan menggunakan model matematika. Karena itu, lulusan aktuaria memiliki peluang besar bekerja sebagai risk analyst atau actuarial analyst.
Baca juga: Data Analyst: Pengertian, Tugas, dan Serba-Serbinya
4. Ilmu Ekonomi
Ilmu ekonomi juga merupakan jurusan yang sangat kuat dalam penggunaan analisis kuantitatif. Mahasiswa mempelajari bagaimana perilaku pasar, kebijakan ekonomi, dan aktivitas bisnis dapat dianalisis menggunakan data dan model statistik. Pendekatan analitis ini membuat lulusan ekonomi sering bekerja sebagai economic analyst atau policy analyst. Mereka membantu perusahaan atau pemerintah memahami tren ekonomi dan membuat keputusan strategis.
5. Sistem Informasi
Jurusan sistem informasi menggabungkan pemahaman teknologi dengan analisis data dan proses bisnis. Mahasiswa tidak hanya belajar pemrograman, tetapi juga bagaimana memanfaatkan sistem digital untuk mengolah dan menganalisis informasi. Dalam dunia kerja, kemampuan ini sangat dibutuhkan untuk memahami data perusahaan dan mengubahnya menjadi insight bisnis. Lulusan sistem informasi sering bekerja sebagai business analyst atau data analyst.
6. Data Science
Data science menjadi salah satu jurusan yang semakin populer di era digital. Di bidang ini, mahasiswa mempelajari kombinasi matematika, statistika, pemrograman, dan machine learning untuk mengolah data dalam jumlah besar. Fokus utama jurusan ini adalah menemukan pola yang bisa digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan. Karena itu, lulusan data science sangat diminati untuk berbagai posisi analis di perusahaan teknologi, startup, hingga sektor keuangan.
7. Teknik Industri
Teknik industri juga sering menjadi jalur menuju karier analis, terutama dalam konteks operasional dan manajemen proses. Mahasiswa belajar mengoptimalkan sistem produksi, efisiensi kerja, serta analisis data operasional. Pendekatan kuantitatif yang digunakan membuat lulusan teknik industri terbiasa bekerja dengan angka dan model analisis. Dalam dunia kerja, mereka dapat berperan sebagai operations analyst, supply chain analyst, atau business analyst.
Pada akhirnya, menyukai matematika bisa menjadi modal besar untuk meniti karier di bidang analis. Berbagai jurusan kuliah menawarkan pendekatan yang berbeda, tetapi semuanya tetap memanfaatkan kemampuan berpikir logis dan analitis yang kuat.
Jika kamu tertarik mempelajari lebih jauh tentang Program Studi yang ada di Universitas Multimedia Nusantara, kamu bisa mengunjungi website resmi UMN. Di sana tersedia berbagai informasi lengkap, mulai dari proses pendaftaran, kurikulum program studi, hingga profil dan fasilitas kampus.
By Reyvan Maulid | UMN News Service
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Informatika| Sistem Informasi | Teknik Komputer | Teknik Elektro | Teknik Fisika | Akuntansi | Manajemen| Komunikasi Strategis | Jurnalistik | Desain Komunikasi Visual | Film dan Animasi | Arsitektur | D3 Perhotelan , di Universitas Multimedia Nusantara. www.umn.ac.id



