UMN Terpilih Menjadi Tuan Rumah GFMD

UMN Terpilih Menjadi Tuan Rumah GFMD

Dr Ninok Leksono (kanan) selaku Rektor UMN dan Nezar Patria (kedua dari kanan) dari Dewan Pers menandatangani MoU yang menyatakan UMN sebagai tempat penyelenggaraan acara GMFD 2016 dan Dewan Pers sebagai panitia lokalnya.

Dr Ninok Leksono (kanan) selaku Rektor UMN dan Nezar Patria (kedua dari kanan) dari Dewan Pers menandatangani MoU yang menyatakan UMN sebagai tempat penyelenggaraan acara GMFD 2016 dan Dewan Pers sebagai panitia lokalnya.

 

Universitas Multimedia Nusantara (UMN) dipilih menjadi tuan rumah Global Forum for Media Development (GFMD), yang akan diadakan pada bulan September 2016. Sebanyak 400 ahli dan pimpinan media dari seluruh dunia akan hadir dalam acara bergengsi tahunan ini. Adapun isu penting yang akan dibahas pada tahun ini adalah seputar perkembangan, tantangan serta peluang media di masa yang akan datang.

Acara GFMD pada kali menjadi menarik di tengah-tengah kesulitan media dalam menghadapi perubahan karena perkembangan teknologi digital, khususnya Internet dan media sosial. Tema utama yang akan menjadi pokok bahasan mencakup perkembangan teknologi, perubahan model bisnis, perubahan perilaku audiens dan bagaimana media menangani isu ekstrimisme.

Menurut Ayman Mhanna, Direktur Eksekutif GFMD, melalui forum ini, para peserta dari berbagai negara akan bisa saling bertukar pengalaman dan membantu  selain mendapatkan pengalaman dan pelatihan dari para pakar yang akan menjadi pembicara atau mentor. “Selain itu, agar peserta memperoleh pengalaman dan tidak sekedar mengunjungi tempat baru, maka akan disajikan contoh atau praktek nyata melalui pemaparan ide kreatif, kerja sama proyek untuk mencapai berbagi tujuan di masa yang akan datang,” papar Ayman.

Dalam pertemuan antara GFMD dan anggota Dewan Pers, dilakukan juga penandatangan MoU antara UMN sebagai tempat penyelenggaraan acara dengan Dewan Pers sebagai panitia lokal GFMD. Penandatangan dilakukan oleh Dr Ninok leksono sebagai Rektor UMN dan Nezar Patria dari Dewan Pers. Sebagai tuan rumah, UMN akan menyediakan semua sarana yang diperlukan seperti function hall, lecture theater, ruang kelas untuk sesi parallel serta multimedia newsroom sebagai tempat pelatihan.

Dalam sambutannya, Ninok Leksono mengharapkan bahwa melalui forum ini, pengelola media di Indonesia dapat belajar dari negara lain. Sedangkan Nezar Patria di sisi lain berharap agar forum ini bisa membuka mata dunia akan perkembangan media di Indonesia sejak reformasi. (*)

by Andrey Andoko – Universitas Multimedia Nusantara News Service

Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika | Sistem Informasi | Sistem Komputer | Akuntansi | Manajemen | Ilmu Komunikasi | Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantarawww.umn.ac.id

 

UMN Terpilih Menjadi Tuan Rumah GFMD

UMN Terpilih Menjadi Tuan Rumah GFMD

Dr Ninok Leksono (kanan) selaku Rektor UMN dan Nezar Patria (kedua dari kanan) dari Dewan Pers menandatangani MoU yang menyatakan UMN sebagai tempat penyelenggaraan acara GMFD 2016 dan Dewan Pers sebagai panitia lokalnya.

Dr Ninok Leksono (kanan) selaku Rektor UMN dan Nezar Patria (kedua dari kanan) dari Dewan Pers menandatangani MoU yang menyatakan UMN sebagai tempat penyelenggaraan acara GMFD 2016 dan Dewan Pers sebagai panitia lokalnya.

 

Universitas Multimedia Nusantara (UMN) dipilih menjadi tuan rumah Global Forum for Media Development (GFMD), yang akan diadakan pada bulan September 2016. Sebanyak 400 ahli dan pimpinan media dari seluruh dunia akan hadir dalam acara bergengsi tahunan ini. Adapun isu penting yang akan dibahas pada tahun ini adalah seputar perkembangan, tantangan serta peluang media di masa yang akan datang.

Acara GFMD pada kali menjadi menarik di tengah-tengah kesulitan media dalam menghadapi perubahan karena perkembangan teknologi digital, khususnya Internet dan media sosial. Tema utama yang akan menjadi pokok bahasan mencakup perkembangan teknologi, perubahan model bisnis, perubahan perilaku audiens dan bagaimana media menangani isu ekstrimisme.

Menurut Ayman Mhanna, Direktur Eksekutif GFMD, melalui forum ini, para peserta dari berbagai negara akan bisa saling bertukar pengalaman dan membantu  selain mendapatkan pengalaman dan pelatihan dari para pakar yang akan menjadi pembicara atau mentor. “Selain itu, agar peserta memperoleh pengalaman dan tidak sekedar mengunjungi tempat baru, maka akan disajikan contoh atau praktek nyata melalui pemaparan ide kreatif, kerja sama proyek untuk mencapai berbagi tujuan di masa yang akan datang,” papar Ayman.

Dalam pertemuan antara GFMD dan anggota Dewan Pers, dilakukan juga penandatangan MoU antara UMN sebagai tempat penyelenggaraan acara dengan Dewan Pers sebagai panitia lokal GFMD. Penandatangan dilakukan oleh Dr Ninok leksono sebagai Rektor UMN dan Nezar Patria dari Dewan Pers. Sebagai tuan rumah, UMN akan menyediakan semua sarana yang diperlukan seperti function hall, lecture theater, ruang kelas untuk sesi parallel serta multimedia newsroom sebagai tempat pelatihan.

Dalam sambutannya, Ninok Leksono mengharapkan bahwa melalui forum ini, pengelola media di Indonesia dapat belajar dari negara lain. Sedangkan Nezar Patria di sisi lain berharap agar forum ini bisa membuka mata dunia akan perkembangan media di Indonesia sejak reformasi. (*)

by Andrey Andoko – Universitas Multimedia Nusantara News Service

Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika | Sistem Informasi | Sistem Komputer | Akuntansi | Manajemen | Ilmu Komunikasi | Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantarawww.umn.ac.id

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *