
Kembali Perluas Mitra Industri, UMN Resmikan Kolaborasi Bersama Bakrie Center Foundation
Juni 10, 2026
Ilustrasi pekerjaan video editor (Sumber: magnific.com)
Profesi video editor di era digital saat ini menjadi salah satu prospek yang semakin menjanjikan dan terus berkembang di Indonesia dari tahun ke tahun. Karena di era digital seperti sekarang, konten video menjadi salah satu bentuk komunikasi paling efektif. Mulai dari media sosial, Youtube, TikTok, iklan digital, hingga produksi film dan televisi, semuanya membutuhkan tenaga profesional di bidang editing video.
Profesi video editor kini tidak hanya dibutuhkan oleh perusahaan media, tetapi juga startup, agency, corporate company, hingga UMKM yang aktif melakukan digital marketing. Perkembangan industri kreatif membuat kebutuhan terhadap video editor semakin tinggi, terutama bagi mereka yang memiliki kreativitas, kemampuan story telling, dan penguasaan software editing profesional.
Apa Itu Video Editor?
Video editor adalah profesi yang bertugas menyusun, memotong, memperbaiki, dan menyempurnakan footage video menjadi sebuah tayangan yang menarik dan komunikatif. Seorang video editor bekerja dengan berbagai elemen seperti audio, visual, effect, color editing, motion graphic, hingga transisi video.
Dengan beberapa software yang umum digunakan video editor antara lain Adobe Premiere Pro, Adobe After Effects, DaVinci Resolve, Final Cut Pro, hingga CapCut Profesional.
Selain kemampuan teknis, video editor juga harus memiliki sense visual, kreativitas, serta kemampuan memahami kebutuhan audiens.
Prospek Kerja Video Editor di Indonesia
- Digital Marketing Agency
Agency membutuhkan editor untuk membuat konten iklan, reels, campaign digital, dan video promosi klien.
- Media dan Broadcasting
Televisi, media online, dan production house selalu membutuhkan editor video untuk program hiburan, berita, maupun dokumenter.
- Industri Kreatif dan Entertainment
Film, musik, animasi, hingga industri gaming memerlukan editor video dengan kemampuan visual storytelling yang kuat.
- Content Creator dan Influencer
Banyak content creator yang membutuhkan editor profesional untuk mengelola konten Youtube, Tiktok, maupun Instagram.
- Corporate Company
Perusahaan kini aktif membuat company profile, video branding, hingga konten internal perusahaan.
- Freelance dan Remote Working
Profesi video editor juga sangat fleksibel karena dapat dikerjakan secara remote. Oleh karena itu, banyak editor Indonesia kini bekerja untuk klien luar negeri maupun proyek freelance internasional.
Baca juga: Sustainability Talk UMN: Industri dan Mahasiswa Dorong Ekonomi Sirkular Berkelanjutan
Kisaran Gaji Video Editor di Indonesia
Gaji video editor di Indonesia bervariasi yang ditentukan berbagai aspek, seperti pengalaman, lokasi, kemampuan, dan industri tempat bekerja.
Berdasarkan data Indeed Indonesia, rata-rata gaji video editor berada di angka sekitar Rp5.200.000 per bulan.
Sementara, berdasarkan data Langkah Karirku rentang gaji video editor di industri kreatif saat ini berkisar:
| Level Karier | Kisaran Gaji |
| Junior Video Editor | Rp3.500.000 – Rp6.000.000 |
| Mid-Level Video Editor | Rp7.000.000 – Rp15.000.000 |
| Senior Video Editor | Rp18.000.000 – Rp35.000.000 |
Selain bekerja full time, video editor freelance juga memiliki peluang penghasilan yang besar. Pendapatan sebagai freelance editing video dapat dimulai dari ratusan hingga jutaan rupiah per proyek, tergantung kompleksitas video dan pengalaman editor.
Sedangkan, editor yang menguasai motion graphic, color grading, cinematic editing, atau editing short-form content biasanya memiliki nilai jual lebih tinggi di industri kreatif.
Baca juga: SDGs untuk Mahasiswa: Apa Itu, Mengapa Kampus Perlu, dan Aksi Nyata di UMN
Kuliah yang Cocok untuk Menjadi Video Editor
Menjadi video editor profesional, pendidikan di bidang multimedia, film, desain komunikasi visual, maupun komunikasi digital sangat membantu.
Salah satu kampus yang memiliki ekosistem kuat di bidang industri kreatif adalah Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Kampus ini dikenal memiliki fokus pada bidang multimedia, digital content, komunikasi, animasi, film, dan creative technology.
Melalui pembelajaran berbasis industri, mahasiswa dapat mempelajari:
- Produksi video dan film
- Editing profesional
- Motion graphic
- Broadcasting
- Digital storytelling
- Content creation
- Creative media production
Mahasiswa juga memiliki kesempatan untuk membangun portofolio sejak kuliah melalui berbagai proyek kreatif dan kolaborasi industri. Hal ini penting karena industri kreatif sangat menilai pengalaman praktik dan kualitas karya.
Prospek kerja video editor di Indonesia masih sangat menjanjikan seiring pertumbuhan industri digital dan kebutuhan konten visual. Profesi ini menawarkan peluang kerja yang luas, fleksibilitas karir, hingga potensi penghasilan yang kompetitif.
Bagi kamu yang tertarik pada dunia kreatif, visual, dan digital content, profesi video editor bisa menjadi pilihan karir masa depan yang menarik. Dengan skill yang terus berkembang dan pendidikan yang tepat di Universitas Multimedia Nusantara, peluang untuk sukses di industri kreatif akan semakin terbuka lebar.
Sumber:
By Annisa Maulida | UMN News Service
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Informatika| Sistem Informasi | Teknik Komputer | Teknik Elektro | Teknik Fisika | Akuntansi | Manajemen| Komunikasi Strategis | Jurnalistik | Desain Komunikasi Visual | Film dan Animasi | Arsitektur | D3 Perhotelan , di Universitas Multimedia Nusantara. www.umn.ac.id




