
62 Mahasiswa Ikuti Program Pertukaran Pelajar Internasional UMN!
Maret 9, 2026
Gimana Tugas, Skill, dan Peluang Lulusan Environmental Engineer?
Maret 11, 2026
Prospek Kerja Energi Surya di Indonesia, Dari Teknisi hingga Analis Energi
Indonesia memiliki potensi energi surya yang sangat besar, yakni sebesar 3.286 GW. Mengutip ANTARA News, potensi energi angin, hidrogen, bioenergi, panas bumi, dan energi laut masing-masing juga mencapai 155 GW, 95 GW, 57 GW, 24 GW, dan 20 GW. Tak heran jika pemerintah terus mendorong pembangunan PLTS, baik untuk sektor industri maupun rumah tangga. Perkembangan ini membuka berbagai peluang karier dan prospek kerja yang menjanjikan di sektor energi surya. Penasaran apa saja jenis pekerjaannya? Yuk, simak penjelasannya berikut sobat UMN!
1. Teknisi Instalasi dan Pemeliharaan
Teknisi instalasi dan pemeliharaan menjadi tulang punggung operasional proyek PLTS karena mereka bertanggung jawab langsung terhadap pemasangan panel surya, inverter, baterai, hingga sistem kelistrikan pendukungnya. Profesi ini sangat dibutuhkan seiring meningkatnya jumlah proyek PLTS atap maupun PLTS skala besar di Indonesia. Selain instalasi, teknisi juga memastikan sistem bekerja optimal melalui perawatan rutin dan perbaikan jika terjadi gangguan.
Baca Juga: Solar Panel di Kampus, Inovasi Energi yang Bikin Bangga!
2. Insinyur dan Spesialis Energi
Insinyur dan spesialis energi berperan dalam merancang sistem PLTS yang efisien, aman, dan sesuai kebutuhan pengguna. Mereka menganalisis potensi lokasi, menghitung kapasitas pembangkit, serta menentukan konfigurasi sistem yang paling optimal. Profesi ini membutuhkan latar belakang teknik, seperti teknik elektro, teknik energi terbarukan, atau teknik lingkungan.
3. Analis Energi dan Perencana Proyek
Analis energi dan perencana proyek bertugas mengolah data untuk menilai kelayakan teknis, ekonomi, dan lingkungan dari pembangunan PLTS. Mereka membuat proyeksi kebutuhan energi, menghitung potensi penghematan emisi karbon, serta menganalisis biaya investasi dan pengembalian modal. Profesi ini sangat strategis karena hasil analisis mereka menjadi dasar pengambilan keputusan bagi investor, perusahaan, maupun pemerintah.
Baca Juga: Belajar Teknologi Solar Panel Langsung di UMN
4. Manajer Proyek dan Pengawas Lapangan
Manajer proyek dan pengawas lapangan berfungsi mengoordinasikan seluruh tahapan pembangunan PLTS, mulai dari perencanaan, pengadaan material, hingga pelaksanaan di lapangan. Mereka memastikan proyek berjalan sesuai jadwal, anggaran, dan standar keselamatan kerja. Selain kemampuan teknis, profesi ini juga menuntut keterampilan manajemen dan komunikasi yang baik
Energi surya merupakan sektor yang menjanjikan bukan hanya sebagai sumber listrik bersih, tetapi juga sebagai pencipta lapangan kerja massal di Indonesia. Peluang karier di industri ini akan terus berkembang seiring dengan peningkatan investasi dan implementasi proyek-proyek PLTS di berbagai wilayah demi menghadapi masa depan energi hijau di Indonesia.
Sumber:
By Reyvan Maulid | UMN News Service
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Informatika| Sistem Informasi | Teknik Komputer | Teknik Elektro | Teknik Fisika | Akuntansi | Manajemen| Komunikasi Strategis | Jurnalistik | Desain Komunikasi Visual | Film dan Animasi | Arsitektur | D3 Perhotelan , di Universitas Multimedia Nusantara. www.umn.ac.id




