
5 Peluang Kerja Renewable Energy, Tidak Harus dari Jurusan Teknik
Maret 26, 2026
Mahasiswa memanfaatkan data untuk menganalisis pola dan menemukan solusi (Sumber: Unsplash/Deng Xiang)
Di era digital ini, hampir semua aktivitas menghasilkan data. Setiap transaksi dan interaksi online seperti proses bisnis atau kegiatan belajar di kelas meninggalkan jejak informasi yang dapat diukur dan dianalisis. Namun, data saja tidak cukup. Yang paling penting adalah bagaimana kita memanfaatkannya untuk mengambil keputusan yang lebih baik.
Di sinilah data-driven decision making (DDDM) dan keterampilan data analytics menjadi sangat penting.
Baca juga: 5 Kelebihan dan Kekurangan Artificial Intelligence: Membantu dan Mengancam?
Apa Itu Data-Driven Decision Making?
Data-driven decision making adalah proses pengambilan keputusan berdasarkan data, analisis, dan insight yang terukur. Jika dulu banyak keputusan dibuat berdasarkan pengalaman pribadi atau “feeling”, kini pendekatannya berubah.
Di era digital, hampir setiap aktivitas meninggalkan jejak data yang bisa diukur. Mulai dari jumlah klik, waktu penggunaan aplikasi, pola pembelian pelanggan, hingga performa akademik mahasiswa. Semua ini bisa dianalisis untuk menemukan pola dan insight.
Tidak hanya mengandalkan intuisi atau perkiraan, organisasi-organisasi kini mulai bertanya:
- Apa yang ditunjukkan oleh data?
- Pola apa yang bisa kita temukan?
- Bukti apa yang mendukung keputusan ini?
Dalam setiap kasus, data membantu mengurangi ketidakpastian dan meningkatkan akurasi. Keputusan menjadi lebih tepat, cepat, dan strategis.
Mengapa Keterampilan Data Semakin Penting?
Di berbagai industri, data kini menjadi fondasi inovasi. Perusahaan menggunakan analitik untuk tetap kompetitif. Media menganalisis keterlibatan audiens. Startup memvalidasi ide bisnis melalui riset data. Bahkan industri kreatif pun bergantung pada insight untuk memahami tren pasar.
Literasi data telah menjadi keterampilan dasar yang wajib dimiliki.
Apa pun jurusan mahasiswa, mau itu bisnis, komunikasi, informatika, atau desain, mahasiswa akan berhadapan dengan data dalam karier. Kemampuan membaca, memahami, dan memanfaatkan data akan memberi mahasiswa keunggulan kompetitif.
Lulusan yang menguasai data biasanya:
- lebih cepat memecahkan masalah
- lebih tepat dalam mengambil keputusan
- mampu memberikan insight strategis bagi tim
- lebih menonjol di dunia kerja
Baca juga: 10 Tren Custom Software Development di Industri & Akademik.
Keterampilan Penting dalam Data Analytics yang Perlu Dikuasai
-
Berpikir Kritis
Data harus dianalisis secara kritis, bukan diterima begitu saja. Mahasiswa perlu belajar mengevaluasi sumber data, mengecek keakuratan, serta mengenali potensi bias. Berpikir kritis membantu mencegah kesimpulan yang keliru.
-
Interpretasi Data
Mampu membaca grafik, dashboard, dan laporan sangat penting. Keterampilan ini membantu mengubah angka menjadi insight yang bermakna dan menjawab pertanyaan utama: apa langkah selanjutnya yang harus diambil?
-
Literasi Teknis
Pemahaman dasar tentang alat pengolahan data sangat membantu, seperti: Spreadsheet (Excel/Google Sheets), visualisasi data, statistik dasar, database atau pemrograman sederhana. Kemampuan ini mempermudah pengelolaan dan analisis data secara efisien.
-
Problem Solving
Data analytics penting dalam menjawab masalah. Misalnya: mengapa penjualan turun? Mengapa pengguna berhenti menggunakan aplikasi? Mahasiswa perlu belajar menggunakan data untuk mencari solusi, bukan sekadar menyusun laporan.
-
Komunikasi dan Storytelling
Insight terbaik pun tidak berguna jika tidak dipahami orang lain. Menyampaikan data melalui visualisasi, presentasi, atau narasi yang jelas membantu memastikan analisis benar-benar berdampak pada pengambilan keputusan.
Baca juga: 5 Karier Ramah Lingkungan untuk Fresh Graduate.
Konklusi
Bagi mahasiswa UMN, mempelajari data-driven decision making dan data analytics bukan sekadar mempelajari alat, tetapi membangun pola pikir. Mahasiswa tidak hanya harus mahir coding tapi harus bisa mengajukan pertanyaan yang tepat, dan membuat keputusan yang cerdas. Mahasiswa yang mahir data akan menonjol di dunia kerja dan membentuk dunia!
By Levina Chrestella Theodora
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Informatika| Sistem Informasi | Teknik Komputer | Teknik Elektro | Teknik Fisika | Akuntansi | Manajemen| Komunikasi Strategis | Jurnalistik | Desain Komunikasi Visual | Film dan Animasi | Arsitektur | D3 Perhotelan , di Universitas Multimedia Nusantara. www.umn.ac.id




