MAXIMA 2020: Odyssey “Pave Your Own Journey”

MAXIMA 2020: Odyssey “Pave Your Own Journey”

Maxima UMN 2020 (dok. MAXIMA)

TANGERANG – Universitas Multimedia Nusantara (UMN) melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) kembali menggelar rangkaian acara tahunan Malam Expresi Mahasiswa 2020 (MAXIMA 2020). Mengusung tema ‘Odyssey’ dengan tagline “Pave your own journey”, MAXIMA 2020 merupakan kali kelima kegiatan tahunan terbesar UMN ini diadakan.

Ketua MAXIMA 2020 Kevin Fatli menuturkan bahwa tema ‘Odyssey’ dipilih karena merepresentasikan makna perjalanan panjang yang akan dilalui oleh para mahasiswa baru dalam mengembangkan soft skills-nya di berbagai organisasi yang ada di UMN.

“MAXIMA hadir sebagai teman dan pemberi bekal bagi mahasiswa baru sebelum mereka memilih jalannya masing-masing. Jadi, sebelum mereka mulai menjalani odyssey-nya, MAXIMA mempersiapkan dahulu, memberi mereka ruang untuk mengenal. Harapannya tentu agar mahasiswa baru dapat terdorong untuk mau terlibat aktif dalam kegiatan organisasi selama masa perkuliahannya di UMN,” jelas Fatli.

Pengenalan J-Cafe, Salah Satu UKM di UMN pada STATE MAXIMA 2020 (dok. MAXIMA)

Rangkaian acara yang digelar 24 Agustus – 26 September 2020 ini bertujuan memperkenalkan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Komunitas, Media, Lembaga Semi-Otonom (LSO), dan organisasi lain yang ada di UMN kepada mahasiswa baru (maba).

MAXIMA 2020 terdiri dari rangkaian 3 kegiatan utama, yakni HoME (Hall of MAXIMA Exhibition), STATE (Student Activities Unit Explore), serta Malam Puncak MAXIMA. Berbeda dari tahun sebelumnya, MAXIMA 2020 melakukan inovasi dalam pengemasan keseluruhan rangkaian acara. Kali ini, ketiga rangkaian acara tersebut dikemas ulang dalam bentuk virtual tanpa menghilangkan tujuan utamanya.

“Kami bukan memindahkan kegiatan offline ke online, tetapi menciptakan pengalaman baru mengikuti MAXIMA di platform digital. Misalnya, HoME tahun ini kami hadirkan lewat 360 MAXITOUR yang membawa mahasiswa baru untuk melihat-lihat organisasi apa saja yang ada di UMN dengan memberikan pengalaman berada di Function Hall secara digital. STATE juga dihadirkan secara online lewat platform ZOOM,” ujarnya menjelaskan keunikan MAXIMA tahun ini dibanding tahun sebelumnya.

Adera Ega, Bintang Tamu dalam Malam Puncak MAXIMA 2020 (dok. MAXIMA)

Malam Puncak (Malpun) MAXIMA juga kali ini dikemas secara virtual via siaran langsung di Youtube, namun tetap tidak melupakan tradisinya yang selalu mengundang bintang tamu penyanyi kondang dalam negeri. Tahun ini, MAXIMA 2020 menghadirkan penampilan dari Adera Ega yang siap mengisi momen malam minggu para MAXIMERS (re: panggilan audiens MAXIMA).

Panitia MAXIMA 2020 juga menyadari bahwa para maba sebagian besar masih asing dengan tempat-tempat yang ada di gedung UMN dikarenakan sejak awal berkuliah, mereka menjalani perkuliahan secara daring dari rumah. Oleh karena itu, MAXIMA 2020 juga menjadikan beberapa spot gedung UMN sebagai latarnya. Diharapkan, sambil menikmati pentas seni di Malpun, para maba juga bisa merasakan vibes berkuliah di kampus UMN.

Maxitour, Terobosan MAXIMA 2020 (dok. MAXIMA)

Tiap tahunnya, MAXIMA tidak pernah lupa untuk selalu menghadirkan keunikan dan kecanggihan di dalam rangkaian acaranya. Tahun lalu, MAXIMA 2019 menyediakan ‘180° photo booth’ yang memberi pengalaman berbeda dalam mengabadikan momen photo-group.  Tahun ini, MAXIMA menyajikan teknologi 3D Modelling dalam HoME yang membuat para MAXIMERS dapat menikmati ‘360° Virtual Tour’ di Function Hall UMN secara virtual.

Tidak hanya ketua MAXIMA 2020 yang membagikan pengalamannya, dua orang mahasiswa baru UMN angkatan 2020, Liemanuel Glennixon dan Made Natya  juga turut membagikan kesan dan pengalaman mereka dalam mengikuti rangkaian acara MAXIMA 2020.

“Sangat baik, karena walaupun virtual, tetap bisa memberikan informasi yang jelas dan membantu kita sebagai maba untuk menentukan UKM/organisasi yang sesuai dengan minat dan bakat kita masing-masing,” kata Liemanuel.

Sementara itu, Made Natya mengungkapkan MAXIMA 2020 sangat bermanfaat karena memfasilitasi maba untuk mengetahui, mempelajari, dan mengenali berbagai UKM dan organisasi yang ada di UMN, juga dapat menambah teman baru lewat kegiatan STATE.

“Karena awalnya aku takut untuk masuk UKM. Apalagi banyak kating (kakak tingkat) yang udah jago-jago gitu. Tapi pas acara STATE, ternyata kating-nya humble banget, jadi ngerasa dirangkul buat belajar bareng gitu,” ungkap Made.

Panitia MAXIMA 2020 (dok. MAXIMA)

Terakhir, Kevin Fatli juga membagikan kesan dan pesannya selaku ketua MAXIMA 2020. Para panita mengharapkan agar maba dapat semakin bangga dan cinta dengan kampusnya. Selain itu, kegiatan Malpun juga diharapkan bisa menjadi tempat bagi maba untuk merayakan pilihan perjalanannya selama berkuliah.

“Sebuah kebanggaan bagi saya karena pada akhirnya MAXIMA tetap bisa menyampaikan nilai-nilainya kepada mahasiswa baru walaupun ada di tengah kondisi yang juga baru bagi kami. Ditambah dengan antusiasme mahasiswa baru dan mahasiswa UMN yang cenderung bertambah, itu yang menjadi penyemangat kami. Pesan saya untuk mahasiswa baru, semoga 3 nilai yang MAXIMA bawa tahun ini: BERANI (berani mengambil keputusan dan berani bertanggung jawab atas keputusannya); ADAPTIF (bisa menyesuaikan diri dengan segala kondisi); dan TANGGUH (bisa mempertahankan nilai-nilai yang ada dalam dirinya) bisa menjadi semangat yang juga dibawa mahasiswa baru sepanjang odyssey-nya di UMN.” pungkasnya. (VM/RK)

*by Virino Miracle – Universitas Multimedia Nusantara News Service

Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi  Informatika | Sistem Informasi  | Teknik Komputer  | Teknik Elektro  | Teknik Fisika  | Akuntansi  | Manajemen | Komunikasi Strategis  | Jurnalistik  | Desain Komunikasi Visual  | Film dan Animasi  | Arsitektur  | D3 Perhotelan  | Program Internasional , di  Universitas Multimedia Nusantara . www.umn.ac.id