
Prospek Kerja Energi Surya di Indonesia, Dari Teknisi hingga Analis Energi
Maret 11, 2026
Peluang Riset dan Karier Mahasiswa UMN Semakin Gemilang: Dari Pengembangan Soft Skill Hingga Career Day
Maret 11, 2026
Gimana Tugas, Skill, dan Peluang Lulusan Environmental Engineer?
Mungkin, banyak dari kalian yang masih belum familier dengan pekerjaan sebagai Environmental Engineer. Meski masih terdengar asing, pekerjaan ini merupakan salah satu jurusan penting dalam masa depan Bumi ke depannya, mengingat isu lingkungan sekarang ini tengah menjadi sorotan.
Lalu, apa sebenarnya environmental engineer itu?
Environmental Engineer adalah orang-orang yang mendesain sebuah sistem untuk mengurangi dan mengelola dampak negatif lingkungan dari aktivitas industri, dengan tujuan untuk menjaga planet.
Biasanya, seorang Environmental Engineer bertugas untuk mengukur dampak lingkungan dari sebuah proyek konstruksi. Mereka juga bertugas mempersiapkan, mereview, dan mengupdate laporan penelitian lingkungan terkait fasilitas pabrik.
Tak hanya itu, mereka juga bertanggung jawab untuk mendesain proyek yang bisa mengurangi dampak lingkungan dari sebuah proyek. Mereka juga harus menjaga dan mengupdate prosedur operasional yang bisa mengurangi dampak lingkungan dari proyek yang dilakukan.
Selain itu, mereka bertugas menganalisis data saintifik dan quality control check untuk melihat dan mengukur dampak aktivitas industri terhadap lingkungan, termasuk monitoring. Mereka juga bisa berkolaborasi dengan peneliti dan teknisi lain untuk mengatasi masalah lingkungan dan keberlanjutan.
Untuk menjadi seorang environmental engineer, beberapa kemampuan yang dibutuhkan adalah:
1. Imajinasi
Seorang environmental engineer kadang perlu mendesain sebuah sistem. Mereka juga harus mengetahui bagaimana desain yang dibuat tersebut bisa berinteraksi dengan sistem lain dan bagaimana pengaruhnya ke lingkungan.
2. Kemampuan Interpersonal
Seorang environmental engineer perlu bekerja sama dengan orang dari berbagai elemen untuk mencapai tujuan bersama. Maka dari itu, penting dari mereka memiliki kemampuan ini untuk menunjang kerja sama tersebut.
3. Problem-solving
Ketika merancang sebuah fasilitas, environmental engineer berupaya menyelesaikan beberapa masalah sekaligus, mulai dari keamanan kerja hingga masalah lingkungan. Mereka perlu bisa mengidentifikasi dan mengantisipasi potensi masalah yang muncul dalam aktivitas proyek.
Peluang dari lulusan environmental engineer ialah mereka bisa bekerja di berbagai sektor, mulai dari badan pemerintahan, konstruksi, pertahanan, pertambangan, pengembangan properti, dan lain-lain.
Ingin tahu lebih lanjut soal jurusan lain yang menarik? Cek informasi terbarunya di situs resmi UMN!
Sumber:
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Informatika| Sistem Informasi | Teknik Komputer | Teknik Elektro | Teknik Fisika | Akuntansi | Manajemen| Komunikasi Strategis | Jurnalistik | Desain Komunikasi Visual | Film dan Animasi | Arsitektur | D3 Perhotelan , di Universitas Multimedia Nusantara.




