Executive Sharing Fakultas Bisnis: Digital Transformation for Hospitality Business 4.0

Executive Sharing Fakultas Bisnis: Digital Transformation for Hospitality Business 4.0

fakultas bisnis UMN perhotelan manajemen akuntansi executive sharing umn universitas multimedia nusantara universitas terbaik di jakarta

Narasumber dalam negeri maupun luar negri bersama moderator executive sharing (Dok. UMN)

 

Tangerang – Fakultas Bisnis Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menyelenggarakan Executive Sharing dengan tema “Digital Transformation for Hospitality Business 4.0” yang dihadiri narasumber dalam negeri maupun mancanegara seperti Posma Hutauruk selaku Vice President Sales & Marketing at Aryaduta Hotel Group, Dan Benzaquen selaku General Manager at Pullman Hotels & Resorts, dan Dino Leonandri selaku General Manager Fairfield by Marriott pada hari Jumat (22/11).

Seminar diawali oleh penampilan molek Tari Tradisional Topeng yang dibawakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Tracce. Kemudian Y Budi Susanto selaku Dekan Fakultas Bisnis membuka seminar dengan mengutarakan tujuan seminar Executive Sharing adalah untuk menjaring berbagai pihak atau stakeholders unt menciptakan culture, behaviour, mindset dan karakteristik hospitality yang jauh berbeda dengan teknologi karena tidak memiliki soul atau perasaan.

Ika Yanuarti selaku Wakil Rektor UMN turut hadir mewakili seluruh jajaran rektorat menyatakan betapa pentingnya database pada industri 4.0. “Di dalam semua bisnis pasti memerlukan database. Link and match juga sama pentingnya, seperti yang selalu diupayakan adalah kaitan akademisi dengan dunia industri langsung.”

Digital Transformation adalah survival issue yang salah satunya termasuk industri hospitality,” ujar Posma Hutauruk yang memaparkan pandangan dan pengalamannya lebih dari 20 tahun berkecimpung dalam industri perhotelan. Tantangan hospitality saat ini adalah teknologi yang turut bersaing dengan tech industry padahal hospitality bukanlah berawal dari sana. Tidak memungkiri, budget juga menjadi salah satu aspek untuk berubah dari current business process menjadi proses digital. Terakhir kendala talent gap dari satu bidang dengan bidang lainnya ikut mempengaruhi terciptanya perubahan digital.

Dengan berlatar belakang finance for hospitality, Dino Leonandri memaparkan manfaat digital transformation beberapa diantaranya mengetahui pelanggan, mempercepat proses dan memaksimalkan pelayanan.

“Hospitality all about attitude,” ujar Dan Benzaquen yang memiliki pengalaman hospitality world wide dan menyatakan Indonesia masih dapat memaksimalkan pelayanannya. Pertanyaan dari forum menutup executive sharing yang dibutuhkan menghadapi Digital Transformation for Hospitality Business 4.0. (*/YC)

by Linda Febriana Purwanto – Universitas Multimedia Nusantara News Service

Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi InformatikaSistem Informasi Teknik Komputer | Teknik Elektro | Teknik Fisika | Akuntansi | ManajemenKomunikasi Strategis | Jurnalistik | Desain Komunikasi Visual | Film dan Animasi | Arsitektur | D3 Perhotelan | International Program, di Universitas Multimedia Nusantarawww.umn.ac.id