
Pembelajaran Sustainability di UMN dalam Mencetak Generasi Peduli Lingkungan
September 19, 2026
Foto bersama tim AFP bersama jajaran dosen dan mahasiswa Jurnalistik UMN (Dok. CorCom UMN)
Tangerang, (16/09/2026) – Program Studi Digital Journalism Universitas Multimedia Nusantara (UMN) bersama Agence France-Presse (AFP) menyelenggarakan AFP Digital Investigation: Techniques Workshop selama satu hari. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Jurnalistik serta mahasiswa dari lintas jurusan di UMN.
Di tengah kondisi informasi yang semakin cepat dan mudah didapatkan, kemampuan untuk mengecek dan memastikan kredibilitas informasi menjadi hal yang penting bagi mahasiswa. Workshop yang diselenggarakan oleh Program Studi Digital Journalism UMN bersama AFP ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengetahuan dan bekal dalam melakukan verifikasi informasi.
“Kesempatan ini menjadi berharga untuk kami, mengingat program ini benar-benar dikhususkan untuk mahasiswa UMN. Saya harap para mahasiswa mendapatkan pengetahuan baru dan bekal penting, sehingga para mahasiswa bisa mengeksplorasi bagaimana informasi dan kredibilitas suatu informasi menjadi penting di tengah kemajuan teknologi saat ini”, ucap Dr. F.X. Lilik Dwi Mardjianto, S.S., M.A., selaku Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi.
Lebih lanjut, Lilik juga berharap kolaborasi antara Jurnalistik UMN dan AFP tidak berhenti pada workshop ini saja, tetapi dapat membuka berbagai peluang kolaborasi yang lebih luas di masa depan.
Workshop Digital Investigation kali ini menghadirkan Sophia Xu, Digital Training Manager at AFP Hong Kong; Safrin La Batu dan Gemma Holliani Cahya, Digital Investigation Editor at AFP Jakarta; serta Ramadani Saputra, Digital Investigation Reporter at AFP Jakarta. Workshop ini juga diisi oleh salah satu alumni UMN, Felix Nathaniel, yang menjabat sebagai Digital Investigation Reporter at AFP Jakarta.

Narasumber Sophia Xu dalam workshop (Dok. CorCom UMN)
Para narasumber membawakan berbagai topik terkait digital investigation, mulai dari teknik pengecekan informasi hingga penggunaan berbagai tools yang dapat membantu mahasiswa dalam melakukan verifikasi informasi.
“Hal baru dan penting yang saya dapatkan setelah mengikuti workshop bersama AFP adalah bagaimana mengecek berita yang kredibel, mulai dari aplikasi yang benar, tata cara, hingga perbedaan cara penyampaian sebuah berita itu hoax atau fakta”, ucap Valerie Onassis Halim, salah satu mahasiswa Jurnalistik UMN yang mengikuti workshop bersama AFP.
Valerie menjelaskan bahwa dari seluruh sesi yang diikuti, ia paling menyukai sesi yang menggunakan platform Google Maps untuk mencari dan memverifikasi suatu tempat, terutama untuk memastikan apakah lokasi yang terlihat dalam video atau disebutkan dalam teks sesuai dengan kondisi sebenarnya. Menurutnya, hal tersebut menjadi pengetahuan baru yang dapat membantu mahasiswa lebih teliti dalam memverifikasi informasi.
“Saya harap lewat workshop AFP ini, baik untuk saya maupun teman-teman yang mengikuti, bisa mencoba dan melakukan sendiri pengecekan data yang kredibel dan tentunya tidak termakan hoaks”, tambahnya.
By Rachel Tiffany | UMN News Service
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Informatika| Sistem Informasi | Teknik Komputer | Teknik Elektro | Teknik Fisika | Akuntansi | Manajemen| Komunikasi Strategis | Jurnalistik | Desain Komunikasi Visual | Film dan Animasi | Arsitektur | D3 Perhotelan , di Universitas Multimedia Nusantara. www.umn.ac.id



