
Rancang Hunian Masa Depan Jakarta, Kolaborasi Lintas Prodi Mahasiswa UMN Raih Juara 1 ARCH:ID 2026
Mei 12, 2026
Tim Universitas Multimedia Nusantara (UMN) bersama National Label berfoto bersama usai pelaksanaan kegiatan kolaborasi dan pengabdian masyarakat donor darah.
TANGERANG – Mahasiswa Magister Manajemen Teknologi Universitas Multimedia Nusantara (MMT UMN) menghadirkan aksi kemanusiaan melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “One Drop Million Hopes” yang digelar di PT National Label pada Jumat (24/4/2026). Kegiatan donor darah ini menjadi program donor darah pertama yang dilaksanakan di lingkungan perusahaan tersebut sekaligus menjadi bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) National Label.
Program ini lahir dari kolaborasi lintas sektor antara mahasiswa UMN, PT National Label, PMI Kabupaten Tangerang, RS Hermina Bitung, Sewu Segar Nusantara (SSN), dan Indoporcelain. Melalui sinergi tersebut, kegiatan donor darah tidak hanya berfokus pada pengumpulan kantong darah, tetapi juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan, edukasi donor darah, hingga pemanfaatan platform digital dalam proses pendaftaran dan pemantauan stok darah.
Ketua kelompok PKM, Suciati Wulan Sari, menjelaskan bahwa kegiatan ini berangkat dari kebutuhan nyata terkait ketersediaan darah yang masih sering mengalami kekurangan di berbagai daerah.
“Ketersediaan darah merupakan salah satu kebutuhan penting dalam pelayanan kesehatan. Setiap hari rumah sakit membutuhkan pasokan darah untuk membantu pasien yang menjalani operasi, korban kecelakaan, penderita penyakit kronis, hingga ibu yang melahirkan. Namun, pada kenyataannya, kebutuhan darah sering kali belum sepenuhnya terpenuhi,” kata Suciati.
Sebagai mahasiswa MMT UMN sekaligus Head of Marketing PT National Label, Suciati melihat kegiatan PKM sebagai kesempatan untuk menjembatani dunia pendidikan dan industri. Ia menyebut National Label memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang memiliki dampak positif bagi perusahaan maupun masyarakat.
Berawal dari keinginan untuk menjalankan program Pengabdian Kepada Masyarakat sebelum fokus menyelesaikan tesis, ide tersebut kemudian berkembang menjadi program kolaboratif berskala lebih besar. Setelah berdiskusi dengan Dekan UMN dan tim Health, Safety, and Environment (HSE) National Label, gagasan donor darah tersebut mendapatkan respons antusias dan segera dipersiapkan bersama berbagai mitra pendukung.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan mahasiswa MMT UMN Batch 12 dan Batch 13, yakni Suciati Wulan Sari, Nurfitri, Andrea Vianca Toga, Anisa Fitriany Larasati, Nanda Junizar, Muhammad Iqbal, dan Nurcholish Fachrie. Mereka bekerja sama dengan tim PT National Label yang terdiri dari divisi Human Resources, CI & HSE, Organizational Development, hingga General Affair.
Meski hanya memiliki waktu persiapan sekitar satu bulan, tim berhasil menyusun koordinasi secara intensif melalui sistem kerja hybrid dan digital. Berbagai pertemuan dilakukan melalui Zoom, Google Meet, dan grup WhatsApp untuk memastikan kesiapan seluruh pihak, mulai dari PMI, rumah sakit, hingga sponsor pendukung.
Selain koordinasi internal, mahasiswa juga melakukan sosialisasi secara digital dan fisik untuk menjaring partisipasi donor. Kain rentang “One Drop Million Hopes” dipasang di beberapa titik strategis, sedangkan pendaftaran dilakukan melalui Google Form dan aplikasi Sidoni sebagai platform digital donor darah.

Salah satu peserta mengikuti kegiatan donor darah yang diselenggarakan sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat.
Pada hari pelaksanaan, peserta terlebih dahulu menjalani proses registrasi dan skrining kesehatan berupa pemeriksaan tekanan darah dan glukosa darah melalui layanan Free Mini MCU dari RS Hermina. Setelah dinyatakan layak, peserta dapat melanjutkan proses donor darah yang dilakukan langsung oleh tenaga profesional PMI. Para pendonor juga mendapatkan paket nutrisi dari PMI dan Sunpride serta suvenir dari Indoporcelain sebagai bentuk apresiasi.
Dari total 97 peserta yang mendaftarkan diri, sebanyak 71 orang berhasil mendonorkan darahnya, sedangkan sisanya dinyatakan belum memenuhi syarat medis karena faktor hemoglobin rendah, tekanan darah, atau kondisi kesehatan lainnya.
Suciati mengungkapkan bahwa antusiasme peserta menjadi salah satu hal yang paling membekas setelah kegiatan berlangsung. Menurutnya, banyak karyawan National Label berharap program donor darah tersebut dapat dijalankan secara rutin karena memberikan manfaat langsung bagi kesehatan maupun masyarakat luas.
“Setelah kegiatan ini dilaksanakan, harapan saya tentunya ini bisa menjadi kegiatan rutin setidaknya dua kali dalam satu tahun. Syukur Alhamdulillah, teman-teman di National Label juga memberikan feedback positif, dan meminta bahwa kegiatan ini bisa dilaksanakan rutin,” ungkap Suciati.

Serah terima plakat penghargaan dari Universitas Multimedia Nusantara yang diwakilkan oleh Dr. Drs. J. Johny Natu Prihanto, M.M. (kanan) kepada National Label yang diwakilkan oleh Suhendi.
Dosen pendamping PKM sekaligus dosen program pascasarjana di MMT UMN, Dr. Drs. J. Johny Natu Prihanto, M.M., menilai bahwa kegiatan sosial seperti donor darah memiliki peran penting dalam membangun pengalaman nyata mahasiswa di luar ruang kelas. Menurutnya, program PKM menjadi bagian dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus selaras dengan Rencana Induk Pengabdian UMN, khususnya pada pilar Social Technopreneurship.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar menjalankan aksi sosial, tetapi juga mengelola kolaborasi lintas sektor dengan pendekatan profesional dan berbasis teknologi. Pemanfaatan aplikasi Sidoni, koordinasi hybrid, hingga keterlibatan dunia industri menjadi bagian dari pengalaman praktis yang mempertemukan mahasiswa dengan dinamika dunia kerja secara langsung.
“Dari kolaborasi dengan dunia industri, mahasiswa diajak untuk melakukan kerjasama konkret dengan dunia nyata terkait dengan CSR,” jelas Johny.
Bagi Suciati sendiri, pengalaman tersebut memberikan pembelajaran baru mengenai kepemimpinan, tanggung jawab, dan cara membangun sinergi antara perusahaan dengan institusi pendidikan. Di tengah kesibukannya sebagai pekerja sekaligus mahasiswa, ia melihat PKM menjadi ruang untuk memperkenalkan UMN dan National Label dalam satu gerakan kemanusiaan yang sama.
“Sebagai seorang pekerja yang sedang menempuh pendidikan, ini menjadi sebuah tantangan menarik, bagaimana menyatukan perusahaan dengan kampus. Saya senang dengan diadakannya kegiatan PKM, bisa memperkenalkan UMN tempat saya berkuliah, dan juga National Label sebagai tempat saya bekerja,” kata Suciati.
By Melinda Chang | UMN News Service
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Informatika| Sistem Informasi | Teknik Komputer | Teknik Elektro | Teknik Fisika | Akuntansi | Manajemen| Komunikasi Strategis | Jurnalistik | Desain Komunikasi Visual | Film dan Animasi | Arsitektur | D3 Perhotelan , di Universitas Multimedia Nusantara.




