
Ini 4 Tips Supaya Mental Kalian Tetap Kuat Saat Seleksi Beasiswa!
April 7, 2026
Ilustrasi Sustainability Analyst (Sumber: Freepik/teksomolika)
Pernahkah kamu berpikir bahwa sebenarnya seberapa luas peluang kerja di industri Environmental, Social, and Governance (ESG)? Apalagi buat kamu yang basicnya bukan dari lulusan lingkungan? Di tengah meningkatnya isu perubahan iklim dan tanggung jawab sosial, banyak perusahaan mulai berlomba menerapkan prinsip keberlanjutan dalam bisnis mereka.
Hal ini membuat ESG jadi salah satu bidang yang sedang naik daun dan terus membuka peluang baru. Menariknya, kamu tidak harus punya latar belakang lingkungan untuk bisa masuk. Justru, banyak peran yang membutuhkan skill dari berbagai jurusan. Berikut adalah peluang kerja yang bisa kamu selami jika sobat UMN berkecimpung di industri ESG!
1. ESG Analyst / Sustainability Analyst
Posisi ESG Analyst atau Sustainability Analyst menjadi salah satu peran yang paling banyak dibutuhkan saat ini. Peran ini berfokus pada analisis data dan evaluasi kinerja perusahaan dalam aspek ESG. Lulusan ekonomi, akuntansi, maupun statistik memiliki keunggulan karena terbiasa dengan pengolahan data dan interpretasi informasi.
Baca Juga: Mengapa Perusahaan Memburu Lulusan Jurusan Sustainability? Ini Kaitannya dengan Tren ESG
2. ESG Reporting Specialist
ESG Reporting Specialist bertanggung jawab dalam menyusun laporan keberlanjutan yang transparan dan sesuai standar global. Posisi ini membutuhkan ketelitian serta kemampuan menyajikan data kompleks secara sistematis. Lulusan manajemen, bisnis, atau akuntansi sangat relevan karena memiliki dasar dalam pelaporan dan tata kelola perusahaan. Seiring meningkatnya tuntutan transparansi, peran ini menjadi semakin penting di berbagai industri.
3. ESG Consultant
Sebagai ESG Consultant, kamu akan membantu perusahaan merancang dan mengimplementasikan strategi keberlanjutan. Peran ini menuntut kemampuan analisis, pemecahan masalah, serta pemahaman terhadap dinamika bisnis. Lulusan non-lingkungan seperti manajemen atau bisnis dapat beradaptasi dengan baik karena memiliki perspektif strategis. Selain itu, posisi ini menawarkan pengalaman yang dinamis karena sering terlibat dalam berbagai proyek lintas sektor.
Baca Juga: Sustainable di Jurusan Manajemen UMN? Ini Alasannya!
4. ESG di Bidang Keuangan (ESG Investing)
Di sektor keuangan, ESG hadir melalui konsep investasi berkelanjutan yang mempertimbangkan faktor lingkungan dan sosial dalam pengambilan keputusan. Posisi ini sangat cocok untuk lulusan ekonomi dan keuangan yang ingin mengembangkan karier di bidang investasi. Dengan meningkatnya kesadaran investor terhadap risiko non-finansial, ESG investing menjadi salah satu tren yang terus berkembang.
5. Corporate Social Responsibility (CSR) / Social Impact
Peran CSR atau social impact berfokus pada program sosial perusahaan yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Posisi ini membutuhkan kemampuan komunikasi dan pemahaman sosial yang baik. Lulusan komunikasi, sosiologi, atau hubungan internasional dapat berkontribusi secara signifikan dalam bidang ini.
6. ESG di HR dan Employer Branding
Implementasi ESG juga mencakup aspek sumber daya manusia, khususnya dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan berkelanjutan. Divisi HR berperan dalam memastikan kesejahteraan karyawan serta membangun budaya kerja yang positif. Lulusan psikologi atau manajemen SDM memiliki peluang besar untuk berkarier di bidang ini. Selain itu, employer branding berbasis ESG menjadi strategi penting dalam menarik dan mempertahankan talenta.
Dari semua peluang tadi, mana yang paling bikin kamu penasaran? Industri ESG ternyata bukan hanya diperuntukkan untuk lulusan lingkungan saja, tetapi terbuka luas untuk berbagai jurusan. Justru kombinasi skill dari berbagai bidang yang membuat ESG semakin berkembang. Jadi, sudah siapkah dirimu memulai langkah pertama masuk ke dunia ESG?
Program Studi Manajemen UMN menyusun kurikulum yang menekankan keseimbangan antara praktik bisnis modern dan konsep sustainability. Mahasiswa tidak hanya mempelajari dasar-dasar manajemen, tetapi juga diperkenalkan pada prinsip ESG (Environmental, Social, Governance), analisis keberlanjutan, serta strategi bisnis hijau yang kini semakin dibutuhkan perusahaan global. Hal ini tercermin dalam mata kuliah seperti Sustainable Marketing, Green Supply Chain, dan Sustainable Finance yang membekali mahasiswa dengan perspektif bisnis yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat.
Jika kamu tertarik membangun karier di era bisnis yang semakin peduli pada keberlanjutan, Program Studi Manajemen UMN bisa menjadi langkah awal yang tepat. Daftar sekarang di UMN dan mulai perjalananmu memahami strategi bisnis modern berbasis sustainability. Jangan menunda langkahmu, karena peluang berkarier di tengah tren ESG bisa dimulai dari keputusan kuliah yang kamu ambil hari ini.
By Reyvan Maulid | UMN News Service
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Informatika| Sistem Informasi | Teknik Komputer | Teknik Elektro | Teknik Fisika | Akuntansi | Manajemen| Komunikasi Strategis | Jurnalistik | Desain Komunikasi Visual | Film dan Animasi | Arsitektur | D3 Perhotelan , di Universitas Multimedia Nusantara. www.umn.ac.id




