Mahasiswa UMN Berkontribusi Bagi Masyarakat Melalui KKN Citarum Harum

Mahasiswa UMN Berkontribusi Bagi Masyarakat Melalui KKN Citarum Harum

Universitas Multimedia Nusantara

Foto bersama Mahasiswa UMN dengan Kemahasiswaan UMN, Dosen Pendamping dan Tokoh desa setempat. Foto: Daniela Dinda.

TANGERANG – Sebagai bentuk pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan kontribusi Universitas Multimedia Nusantara (UMN) kepada masyarakat, UMN mengikutsertakan sepuluh  Mahasiswa UMN untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Sepuluh mahasiswa UMN yang ikut serta dalam program KKN yang bertajuk “KKN Citarum Harum” ini ditempatkan di Desa Walahar, Karawang, Jawa Barat. KKN Citarum Harum sendiri berlangsung pada 29 Oktober sampai dengan November 2018.

 

KKN Citarum Harum ini diselenggarakan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 15/2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum. UMN menjadi satu dari ratusan perguruan tinggi lainnya yang mengikuti program KKN ini.

Andrew Francois, Mahasiswa program studi Jurnalistik UMN yang mengikuti KKN Citarum Harum mengungkapkan bahwa masyarakat setempat sangat antusias dan menerima baik kehadiran Mahasiswa UMN. Pasalnya, program yang mereka lakukan di Desa Walahar adalah menjadikan desa tersebut menjadi desa pintar.

Program desa pintar diwujudkan oleh sepuluh mahasiswa UMN dengan mengembangkan situs web yang bisa menampilkan fitur perkembangan desa, program desa, produk hukum, laporan keuangan, struktur perangkat desa, dan fitur lainnya. Semua fitur tersebut dapat diakses melalui situs www.walahar.desa.id.

Universitas Multimedia Nusantara

Situs www.walahar.desa.id, bentuk kontribusi Mahasiswa UMN bagi masyarakat desa Walahar pada KKN Citarum Harum.

Masyarakat Desa Walahar pun menyambut baik karya Mahasiswa UMN, “Respons warga semuanya antusias, pada penasaran kerja kami bakal kaya gimana. Terus pada enggak sabar juga lihat hasil website-nya, dan pas udah jadi, puji Tuhan semuanya senang,” ungkap Andrew.

Program KKN ini menjadi pengalaman berharga bagi kesepuluh mahasiswa UMN yang terlibat karena selain bisa membantu masyarakat setempat, mereka juga banyak belajar hal-hal baru. Menurut Andrew, hal yang paling berkesan adalah bagaimana mereka yang terdiri dari berbagai jurusan harus kompak dan bekerja sama melaksanakan program ini.

“Karena ditantang bekerja bersama dalam sebuah tim, yang bukan cuma dari jurusan yang sama aja, tapi jurusannya beda-beda. Selain itu, bagaimana bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Kalau biasanya di kota ada AC, di sana enggak ada,” ujar Andrew.

Satu kegiatan yang paling berkesan bagi Andrew selama mengikuti program ini adalah saat melaksanakan tradisi hajat bumi. Untuk merayakan tradisi ini, masyarakat setempat berkumpul dan membawa hasil bumi yang telah mereka panen. Hasil bumi itu kemudian dimasak dan dimakan bersama-sama. Tradisi ini sebagai simbol syukur dan pengharapan memohon hujan.

Andrew dan kawan-kawan mengaku bangga bisa memberikan kontribusi yang nyata bagi masyarakat. Menurut Andrew, program KKN ini membuat perspektif baru bahwa kuliah itu tidak selalu belajar, tetapi juga harus bisa berguna bagi masyarakat luas. Andrew juga mengajak mahasiswa UMN lainnya untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan KKN selanjutnya.

“Pengalamannya gak bisa dicari dimana-mana. Bisa dapet kenalan-kenalan baru, pengalaman sangat berharga, mengimplementasikan apa yang udah didapat di kelas ke dunia luar supaya yang didapat di kampus itu sampai ke orang lain, terutama ke masyarakat,” tutup Andrew. (*/RK)

*by Wirawan – Universitas Multimedia Nusantara News Service

Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi InformatikaSistem Informasi Teknik Komputer | Teknik Elektro | Teknik Fisika | Akuntansi | ManajemenKomunikasi Strategis | Jurnalistik | Desain Komunikasi Visual | Film dan Animasi | Arsitektur | D3 Perhotelan | International Program, di Universitas Multimedia Nusantarawww.umn.ac.id