Pementasan Teater Katak Ke-60, Kisah Kutukan Werewolf Abad XVIII di Jerman

Pementasan Teater Katak Ke-60, Kisah Kutukan Werewolf Abad XVIII di Jerman

Universitas Multimedia Nusantara

Pementasan Teater Katak “Howler” (dok.UMN)

TANGERANG – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater KataK Universitas Multimedia Nusantara (UMN) kembali mempersembahkan produksi ke-60 berjudul Howler. Kisah Howler menekankan nilai pengorbanan, persahabatan dan kebijaksanaan dengan mengangkat cerita legenda kutukan Werewolf. Pementasan ini diselenggarakan di Function Hall UMN pada Kamis (7/11). 

Howler berlatar belakang desa Frosch di Jerman merupakan Pentas Inagurasi anggota baru UKM Teater KataK 2019. Alur cerita Howler ini terinspirasi dari permainan Werewolf.

Alur cerita Howler dibumbui dengan romantika pada abad XVIII. Pementasan yang dihadiri sekitar 350 penonton sukses dibuat terharu dan tegang. Hal ini dipicu karena salah seorang warga desa berada di ambang kematian yang diketahui akibat gigitan Werewolf. Kehidupan normal dan tentram seketika sirna.

Universitas Multimedia Nusantara

Pementasan Teater Katak “Howler” (dok.UMN)

Warga desa mulai panik dan menumbuhkan kecurigaan antar kawan, saudara, bahkan pasangan. Identitas Werewolf yang tak kunjung terungkap mengantarkan mereka pada keegoisan sifat manusia, saling menyalahkan dan menuduh satu sama lain sebagai Werewolf hingga bertaruh nyawa.

Pementasan Howler ini terbukti mendaoat antusias yang sangat positif. Hal ini dibuktikan dengan habisnya penjualan tiket pementasan yang dimulai  pada tanggal 23 September 2019. Penjualan tiket pementasan Howler mencapai 700 tiket dan terjual habis hanya dalam kurun waktu satu bulan.  Pementasan Howler sendiri dipentaskan selama dua hari pada tanggal 7 – 8 November 2019.

Universitas Multimedia Nusantara

Pementasan Teater Katak “Howler” (dok.UMN)

Baca juga: Pementasan Teater KataK UMN ke-58 “The Legend of Wu Kong”

Pementasan Howler berdurasi sekitar 3 jam dan terbagi menjadi 2 sesi. Tepuk tangan penonton terdengar disetiap terjadinya pergantian latar dalam pementasan Howler. Penonton juga tampak diselimuti kesedihan dikala Werewolf kembali memakan korban jiwa. Pada akhir pementasan ditampilkan flashmob dari seluruh pemain yang kemudian dilanjutkan jajaran Crew Howler. Riuh tepuk tangan penonton menutup pementasan Howler yang sukses menghibur ratusan pasang mata.

UKM Teater KataK merupakan salah satu UKM yang ada di UMN dan telah berdiri 10 tahun dengan anggota lebih dari 500 anggota.   (LFP/RK)

By Linda Febriana Purwanto – Universitas Multimedia Nusantara News Service

Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi InformatikaSistem Informasi Teknik Komputer | Teknik Elektro | Teknik Fisika | Akuntansi | ManajemenKomunikasi Strategis | Jurnalistik | Desain Komunikasi Visual | Film dan Animasi | Arsitektur | D3 Perhotelan | International Program, di Universitas Multimedia Nusantarawww.umn.ac.id