
LPB Banten 2026 Dorong Generasi Muda Kembangkan Gagasan Lewat Penelitian
September 27, 2026
FTI UMN Perkuat Kompetensi Guru SD melalui Pelatihan Sains, Koding, dan Robotik
September 24, 2026
Foto bersama jajaran narasumber, tim BliBli dan jajaran tim UMN (Dok. CorCom UMN)
Tangerang, (24/09/2026) – Center for Sustainability Universitas Multimedia Nusantara (UMN) bersama Blibli melalui program Langkah Membumi menyelenggarakan talkshow bertajuk “Better Living Starts With Us” di UMN. Kegiatan ini menjadi bagian dari program keberlanjutan Blibli di bawah naungan Blibli Tiket Action yang mengajak generasi muda dan masyarakat luas untuk mengenal serta mengimplementasikan gaya hidup berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
Langkah Membumi merupakan program keberlanjutan di bawah naungan Blibli yang menjadi bagian dari Blibli Tiket Action. Program ini mengajak generasi muda maupun masyarakat luas untuk mengambil langkah sederhana dalam menerapkan gaya hidup berkelanjutan.
“Ini menjadi tahun kedua UMN terlibat dalam program keberlanjutan Blibli ‘Langkah Membumi’, tentu saya melihat lebih banyak semangat baru. UMN sendiri memiliki visi yang selaras dengan Blibli yakni mengajak teman-teman generasi muda untuk bisa belajar dan terus mengimplementasikan langkah-langkah keberlanjutan dalam keseharian,” ucap Maria.
Bagi Maria, kegiatan ini tidak semata-mata menjadi wadah untuk mendapatkan pengetahuan mengenai keberlanjutan, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen Center for Sustainability dalam memfasilitasi mahasiswa untuk melakukan aksi nyata serta mewadahi ide-ide mahasiswa UMN. Maria berharap lewat kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga dapat mengimplementasikan nilai-nilai keberlanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
Perspektif Industri dalam Menerapkan Keberlanjutan
Talkshow bertajuk “Better Living Starts With Us” ini menghadirkan tiga narasumber utama, yakni Nazrya Octora selaku Head of Public Relations at Blibli, M. Alvin Akbar selaku Corporate Sustainability Lead at Paragon Corp, dan Saka Dwi Hanggara selaku Campaign Manager at Waste4Change. Talkshow ini dimoderatori oleh Wisnu Nugroho selaku VP Sustainability and Communication at KGMedia. Masing-masing narasumber membagikan perspektif perusahaan dalam menerapkan prinsip keberlanjutan melalui kegiatan operasional maupun program yang melibatkan masyarakat.
“Keberlanjutan bagi kami bukanlah suatu isu, kami sadar dan sepakat sejak awal bahwa dalam membangun sebuah bisnis itu tidak satu hari saja tapi harus keberlanjutan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. Kami sadar gaya hidup keberlanjutan tidak hanya harus diimplementasikan dalam internal perusahaan tapi juga eksternal, dan tentunya do-able dan measurable”, jelas Nazrya Octora selaku Head of Public Relations at Blibli.
Implementasi do-able dan measurable perusahaan Blibli sendiri dipaparkan oleh Nazrya lewat berbagai hal yang dilakukan oleh Blibli. Mulai dari penggunaan packaging yang menyesuaikan ukuran dan tidak menghasilkan waste berlebihan, pengembalian kardus packaging, hingga program Langkah Membumi yang mengajak generasi muda melalui berbagai program, pemilahan sampah, serta meningkatkan awareness tentang keberlanjutan.
“Bagi kami, keterlibatan anak muda menjadi penting karena mereka yang akan menjadi penerus dan memiliki masa depan. Maka, dengan langkah kecil ini diharapkan bisa memberikan ripple effect dan bisa menurunkan ke generasi-generasi lainnya. Walau langkahnya terlihat kecil tapi saya yakin dampaknya akan besar”, tambah Nazrya.
Hal yang sama dilakukan oleh Paragon Corp. Sebagai perusahaan yang memproduksi consumer goods, keberlanjutan menjadi penting tidak hanya dari sisi program, tetapi juga dalam proses produksi. M. Alvin Akbar selaku Corporate Sustainability Lead memaparkan bagaimana prinsip keberlanjutan diterapkan dalam operasional dan produk yang dihasilkan oleh Paragon Corp.
“Keberlanjutan sudah menjadi bagian operasional Paragon Corp, tapi tentu sejalan dengan Blibli kami tidak ingin hal ini memberikan dampak ke internal saja. Produk kami hampir setiap hari diperlukan menjawab kebutuhan konsumen, sehingga produk kami dirancang yang dari kualitas sudah bagus agar tidak menjadi waste dan memang habis terpakai”, papar Alvin.
Alvin juga memberikan pandangannya tentang pentingnya peran media sosial saat ini sebagai alat untuk mendorong generasi muda semakin peduli terhadap isu keberlanjutan, baik dari persoalan sampah, pendidikan, hingga wellness. Menurutnya, media sosial dapat menjadi ruang untuk menyebarkan informasi dan membangun kesadaran generasi muda mengenai berbagai isu keberlanjutan.
Melanjutkan talkshow, Saka Dwi Hanggara selaku Campaign Manager at Waste4Change juga memaparkan perspektifnya mengenai pengelolaan sampah dan pentingnya perubahan kebiasaan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“Dari perspektif Waste4Change, memang melihat realita pemilahan sampah di rumah itu tidak efisien karena semua berakhir tercampur di TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Tapi tentu masih banyak cara yang bisa kita lakukan, mulai dari kurangi sampah, menggunakan yang masih bisa digunakan kembali, hingga dibuat menjadi sesuatu yang baru seperti pupuk kompos yang mudah terdegradasi secara natural”, papar Saka.
Saka menegaskan, manusia itu sendiri yang setiap harinya memproduksi sampah tanpa melihat latar belakangnya. Ia menekankan pentingnya hidup berkecukupan, dalam arti mengonsumsi secara secukupnya, sehingga tidak menghasilkan lebih banyak sampah.
“Bagi saya kampus adalah salah satu stakeholder penting dalam pengelolaan sampah, baik edukasi maupun implementasinya. Lewat perguruan tinggi kita bisa terus membangun kepekaan pada generasi muda dan tentunya mendorong mereka untuk ikut mengambil aksi. Bagi saya, penegakan dan implementasi tentang sampah sudah kuat, hanya dibutuhkan aksi kita sebagai masyarakat”, tambah Saka.
By Rachel Tiffany | UMN News Service
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Informatika| Sistem Informasi | Teknik Komputer | Teknik Elektro | Teknik Fisika | Akuntansi | Manajemen| Komunikasi Strategis | Jurnalistik | Desain Komunikasi Visual | Film dan Animasi | Arsitektur | D3 Perhotelan , di Universitas Multimedia Nusantara. www.umn.ac.id




