
Lulusan Akuntansi UMN Kerja Jadi Apa? Apakah Masih Dibutuhkan di Era AI?
Juli 13, 2026
Bagaimana Rasanya Kuliah di UMN? Ini Gambaran Pengalaman Belajar dan Kehidupan Mahasiswa
Juli 13, 2026
Salah satu kekhawatiran yang paling sering dirasakan calon mahasiswa sebelum memilih jurusan di Fakultas Bisnis adalah kemampuan matematika.
“Saya tidak terlalu suka matematika, apakah masih cocok masuk Manajemen?”
“Kalau nilai matematika saya biasa saja, apakah masih cocok masuk Akuntansi?”
Jika kamu memiliki pertanyaan seperti ini, kamu tidak sendirian. Banyak calon mahasiswa mengira bahwa kuliah di Fakultas Bisnis identik dengan menghitung angka setiap hari. Padahal, kenyataannya tidak sesederhana itu.
Yang lebih penting bukanlah seberapa cepat kamu menghitung, melainkan bagaimana kamu berpikir logis, menganalisis informasi, dan menyelesaikan masalah.
Apakah harus jago matematika untuk kuliah di Manajemen?
Tidak.
Program Studi Manajemen lebih banyak berfokus pada bagaimana mengelola sebuah organisasi atau bisnis. Mahasiswa mempelajari strategi pemasaran, pengelolaan sumber daya manusia, kewirausahaan, keuangan, hingga pengambilan keputusan bisnis.
Memang ada mata kuliah yang melibatkan angka, seperti statistik atau analisis bisnis. Namun, tujuan utamanya bukan menghafal rumus matematika yang rumit, melainkan memahami data untuk membantu mengambil keputusan yang lebih tepat.
Artinya, jika kamu senang menganalisis masalah, berdiskusi, menyusun strategi, atau memiliki jiwa kepemimpinan, kemampuan tersebut akan jauh lebih sering digunakan dibanding kemampuan menghitung secara manual.
Bagaimana dengan Akuntansi?
Banyak orang mengira Akuntansi hanya tentang menghitung angka. Padahal, profesi akuntan modern memiliki peran yang jauh lebih luas.
Di Program Studi Akuntansi UMN, mahasiswa belajar memahami bagaimana informasi keuangan digunakan untuk membantu perusahaan mengambil keputusan bisnis. Mereka mempelajari audit, perpajakan, sistem informasi akuntansi, analisis laporan keuangan, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam dunia akuntansi.
Tentu, mahasiswa akan berhadapan dengan angka. Namun, yang lebih penting adalah kemampuan membaca, menganalisis, dan menjelaskan makna di balik angka tersebut.
Dengan kata lain, Akuntansi lebih banyak membutuhkan ketelitian, logika, dan kemampuan analisis daripada sekadar kemampuan berhitung.
Jadi, lebih penting matematika atau kemampuan berpikir?
Baik Manajemen maupun Akuntansi sama-sama membutuhkan kemampuan berpikir logis.
Bedanya, Manajemen lebih banyak menggunakan logika untuk menyusun strategi dan mengambil keputusan bisnis, sedangkan Akuntansi menggunakan logika untuk menganalisis informasi keuangan dan memastikan keputusan didasarkan pada data yang akurat.
Karena itu, jangan langsung mengukur kecocokan jurusan hanya dari nilai matematika saat SMA.
Yang perlu kamu tanyakan kepada diri sendiri adalah:
- Apakah saya lebih suka menyusun strategi dan mengembangkan bisnis?
- Atau saya lebih tertarik menganalisis data dan memahami kondisi keuangan sebuah perusahaan?
Jawaban atas pertanyaan tersebut biasanya jauh lebih membantu dalam menentukan pilihan program studi.
Bagaimana pembelajaran di Fakultas Bisnis UMN?
Di Fakultas Bisnis Universitas Multimedia Nusantara (UMN), pembelajaran dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia bisnis yang terus berkembang.
Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga dibekali kemampuan memanfaatkan data, teknologi digital, dan Artificial Intelligence (AI) sebagai pendukung pengambilan keputusan. Selain itu, pembelajaran juga menanamkan pentingnya sustainability, sehingga mahasiswa memahami bahwa keputusan bisnis tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga harus mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat, lingkungan, dan keberlanjutan organisasi.
Melalui studi kasus, proyek kolaboratif, dan pembelajaran yang dekat dengan praktik industri, mahasiswa belajar menghubungkan konsep yang dipelajari dengan tantangan nyata di dunia kerja. Dengan pendekatan tersebut, mereka dipersiapkan menjadi future business leaders yang mampu berpikir kritis, adaptif, dan bertanggung jawab.
Kesimpulan
Kurang percaya diri terhadap kemampuan matematika bukan berarti kamu tidak cocok kuliah di Fakultas Bisnis. Baik Program Studi Manajemen maupun Akuntansi UMN lebih menekankan kemampuan berpikir logis, menganalisis informasi, dan mengambil keputusan daripada sekadar kemampuan menghitung. Selama kamu memiliki kemauan untuk belajar dan tertarik memahami dunia bisnis, kedua program studi ini tetap bisa menjadi pilihan yang tepat.
Jangan ragu untuk berdiskusi dengan Education Consultant (EC) UMN. Tim EC siap membantu kamu memahami karakteristik setiap program studi, menjelaskan kurikulum, serta memberikan rekomendasi yang sesuai dengan minat, kemampuan, dan tujuan karier kamu. [Kontak EC Disini!]
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Informatika| Sistem Informasi | Teknik Komputer | Teknik Elektro | Teknik Fisika | Akuntansi | Manajemen| Komunikasi Strategis | Jurnalistik | Desain Komunikasi Visual | Film dan Animasi | Arsitektur | D3 Perhotelan , di Universitas Multimedia Nusantara.




