
Peran Mahasiswa dalam SDGs yang Jarang Disadari, tetapi Berdampak Besar
Juli 1, 2026
Universitas Multimedia Nusantara salah satu kampus eco-friendly (Sumber: UMN)
Konsep green campus (kampus hijau) kini bukan lagi sekadar tentang seberapa banyak pohon yang ditanam di lingkungan kampus. Lebih jauh dari itu, green campus berbicara tentang efisiensi energi, pengelolaan limbah, konservasi air, hingga inovasi teknologi yang dapat menekan emisi karbon.
Sejumlah perguruan tinggi, baik swasta maupun negeri di Indonesia, saling berlomba mewujudkan komitmen tersebut demi lingkungan yang lebih berkelanjutan. Berdasarkan inovasi infrastruktur ramah lingkungan dan komitmennya, berikut adalah daftar 5 green campus terbaik di Indonesia.
Baca juga: Apakah Green Campus Memengaruhi Kualitas Pendidikan? Ini Fakta dan Datanya
1. Universitas Multimedia Nusantara (UMN)
UMN membuktikan bahwa perguruan tinggi swasta juga mampu menjadi pionir dalam inovasi lingkungan di tingkat global. Tidak sekadar memperbanyak lahan hijau, tetapi UMN juga mengintegrasikan konsep sustainability ke dalam arsitektur bahkan hingga kurikulumnya.
Gedung-gedung utama UMN, seperti New Media Tower dan P.K. Ojong – Jakob Oetama Tower, dirancang dengan konsep passive design dan double skin facade. Desain berongga seperti ini akhirnya mampu mereduksi panas matahari hingga 70% sehingga penggunaan AC pun dapat lebih hemat hingga 40%.
Selain itu, UMN memiliki sistem pengolahan air limbah (water treatment plan) mandiri yang mendaur ulang air kotor menjadi air siap pakai untuk menyiram tanaman dan flushing toilet. Berkat komitmen ini, UMN telah memborong berbagai penghargaan internasional bergengsi, di antaranya ASEAN Energy Awards sebagai gedung paling hemat energi di Asia Tenggara.
Lebih dari pada itu, kurikulum yang diterapkan UMN juga senantiasa bersinggungan dengan sustainability. Tujuannya, agar mahasiswa UMN memiliki kesadaran yang lebih lagi terhadap keberlangsungan lingkungan—setidaknya di sekitar kampus—dan dapat terlibat dalam inisiatif green campus.
2. Universitas Indonesia (UI)
Selanjutnya, ada UI Kampus Depok yang memang sudah melegenda dengan predikat kampus hijaunya. Hal ini sekaligus menjadikan UI lebih dari sekedar kampus, melainkan juga paru-paru kota Depok. Sekitar 70% hingga 75% dari total kawasan Kampus UI Depok dipertahankan sebagai kawasan ruang terbuka hijau (RTH) dan hutan kota yang menjadi habitat berbagai flora dan fauna.
Selain memiliki 6 danau buatan yang berfungsi sebagai area resapan air, UI merupakan inisiator dari UI GreenMetric World University Rankings, sebuah standar penilaian kampus hijau tingkat dunia. UI juga sangat masif menggalakkan mobilitas ramah lingkungan melalui fasilitas bis kuning (Bikun) dan penyediaan sepeda kuning (Spekun) bagi mahasiswa.
3. Institut Pertanian Bogor (IPB University)
IPB University tak luput dari jajaran teratas kampus hijau di Indonesia. Sesuai dengan fokus utamanya di bidang pertanian dan biosains, IPB memiliki dedikasi tinggi terhadap pelestarian keanekaragaman hayati.
Program Green Campus 2020 yang mereka canangkan telah membawa mereka pada kesuksesan dalam mengubah lanskap kampus menjadi sangat ramah pejalan kaki dan pesepeda. Selain itu, IPB juga memberlakukan kebijakan pembatasan kendaraan bermotor di zona-zona tertentu, dan menyediakan mobil listrik hingga sepeda kampus sebagai gantinya. IPB juga mengintegrasikan smart farming dan konservasi alam ke dalam kegiatan akademik mahasiswanya.
Baca juga: Teknik Pomodoro: Cara Belajar Lebih Fokus yang Wajib Dicoba Mahasiswa
4. Universitas Diponegoro (Undip)
Kampus negeri yang berlokasi di Semarang ini memiliki komitmen yang sangat kuat terhadap tata kelola lingkungan. Misalnya, melalui program pengelolaan limbah (waste management), Waduk Diponegoro yang berada di daerah Tembalang, dan konservasi atau penangkaran rusa Timor di area kampus. Undip mengelola wilayahnya secara komprehensif agar selaras dengan area pesisir dan perbukitan di sekitarnya.
Berkat konsistensinya, Undip hampir selalu menempati peringkat 2 atau 3 Nasional secara berturut-turut dalam pemeringkatan UI GreenMetric World University Rankings, serta secara konsisten masuk ke dalam Top 50 atau Top 40 Kampus Hijau Paling Berkelanjutan di Dunia.
5. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Melalui program unggulan bertajuk ITS Smart Eco Campus, ITS Surabaya mengintegrasikan teknologi ke dalam upaya pelestarian lingkungan. Misalnya, ke dalam implementasi energi terbarukan di dalam kampus. Mulai dari pemasangan panel surya di atap gedung-gedung perkuliahan, pengembangan mobil listrik nasional secara mandiri, hingga digitalisasi administrasi yang memangkas penggunaan kertas secara radikal. ITS membuktikan bahwa kampus teknik dapat menjadi garda terdepan dalam penyelamatan lingkungan.
Pada akhirnya, mewujudkan inisiatif green campus bukan hanya tentang menanam banyak pohon agar lingkungan kampus tampak lebih hijau, melainkan bagaimana seluruh elemen kampus mulai dari arsitektur gedung, kebijakan tata kelola, hingga lifestyle civitas akademika berjalan selaras. Demikian pula yang terus diupayakan UMN, sembari membuktikan bahwa modernitas dan kecanggihan teknologi justru bisa berjalan beriringan dengan efisiensi energi.
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Informatika| Sistem Informasi | Teknik Komputer | Teknik Elektro | Teknik Fisika | Akuntansi | Manajemen| Komunikasi Strategis | Jurnalistik | Desain Komunikasi Visual | Film dan Animasi | Arsitektur | D3 Perhotelan , di Universitas Multimedia Nusantara. www.umn.ac.id




