
UMN Catat Kenaikan Peringkat, Duduki Posisi 126 Global UI GreenMetric
Desember 22, 2025
Tangerang — Di tengah dinamika ekonomi global dan penyesuaian pasar tenaga kerja, keterampilan di bidang data analytics dan AI-related skills terus menjadi kompetensi yang sangat dicari oleh perusahaan di berbagai industri. Bahkan ketika beberapa sektor mengalami perlambatan, permintaan terhadap talenta yang mampu mengolah, menganalisis, dan mengambil keputusan berbasis data justru tetap meningkat secara signifikan, terutama untuk peran yang relevan dengan kecerdasan buatan dan data handling.
Transformasi Digital & Kebutuhan Talenta Data yang Meningkat
Seiring dengan percepatan transformasi digital di berbagai sektor seperti e-commerce, fintech, manufaktur hingga layanan kesehatan, permintaan tenaga ahli di bidang data analytics terus meningkat. Peran ini tidak lagi dipandang sebagai sekadar kemampuan teknis, melainkan sebagai keterampilan strategis yang dapat mendukung pengambilan keputusan kritis, efisiensi operasional, dan inovasi produk.
Lebih jauh lagi, dilansir dari IDN Times, tata kelola data modern kini memerlukan kapasitas memahami big data, AI, serta kemampuan analitis yang kuat untuk menyaring insight bernilai dari volume data yang terus bertambah. Mesin industri juga semakin mengandalkan data untuk prediksi tren konsumen dan strategi bisnis yang efektif.
Kesenjangan Skill dan Tantangan Pasar Kerja
Meskipun tren digital terus berkembang pesat, masih terdapat kesenjangan signifikan antara kebutuhan industri dan ketersediaan talenta data-driven. Hanya sebagian kecil lulusan perguruan tinggi dan profesional yang memiliki keterampilan analitik data yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, terutama yang mampu terlibat dalam data engineering, machine learning, serta kolaborasi lintas fungsi.
Tren pembelajaran digital yang meningkat, termasuk minat yang signifikan terhadap keterampilan AI dan data, mencerminkan kesadaran bahwa continuous learning kini menjadi bagian penting dari strategi karier jangka panjang.
Prospek Karier dan Peluang Pertumbuhan
Berdasarkan pemetaan tren pekerjaan global, profesi di bidang big data dan analitik termasuk dalam kategori kapasitas pekerjaan dengan pertumbuhan tertinggi dalam beberapa tahun ke depan. Proyeksi pula menunjukkan bahwa sektor teknologi informasi, data science, dan AI akan terus membuka peluang tinggi hingga 2026 dan seterusnya, bahkan ketika beberapa bagian pasar tenaga kerja menyesuaikan diri dengan kondisi ekonomi makro.
Bagi individu yang memiliki keterampilan data analytics yang kuat, peluang karier tidak hanya terbatas pada posisi teknis seperti Data Analyst atau Data Scientist, tetapi juga mencakup peran strategis dari segi bisnis, manajemen produk, hingga konsultasi teknologi.
DQLab UMN: Jawaban untuk Tantangan Skill Gap
Untuk membantu menjembatani kesenjangan kemampuan tersebut, DQLab menghadirkan Mini Bootcamp “Introduction to Data Analytics”, sebuah pelatihan praktis dan gratis yang dirancang untuk siapa saja, termasuk pemula yang ingin memahami dasar-dasar data analytics. Bootcamp ini mencakup pengenalan konsep analisis data, visualisasi data, hingga penerapan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Pelatihan ini GRATIS dan tanpa syarat pengalaman teknis sebelumnya. Pendaftaran dapat dilakukan melalui: https://bit.ly/MINIBCMEDIA
Dengan mengikuti bootcamp ini, peserta diharapkan memperoleh fondasi kuat untuk berkembang ke peran lanjutan di bidang data, membuka peluang karier yang lebih luas serta meningkatkan daya saing di era digital.
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Informatika| Sistem Informasi | Teknik Komputer | Teknik Elektro | Teknik Fisika | Akuntansi | Manajemen| Komunikasi Strategis | Jurnalistik | Desain Komunikasi Visual | Film dan Animasi | Arsitektur | D3 Perhotelan , di Universitas Multimedia Nusantara.




