Mahasiswa UMN Lolos Kompetisi Inovasi Bisnis Mahasiswa Indonesia

Mahasiswa UMN Lolos Kompetisi Inovasi Bisnis Mahasiswa Indonesia

Tim Take and Gift. (dok.UMN)

TANGERANG – Linda Febriana Purwanto (DKV 2018), Eunike Anastasia Iskandar (DKV 2018), dan Ronaldo Oetomo (Manajemen 2018) kembali memberikan catatan prestasi dengan berhasil lolos Kompetisi Inovasi Bisnis Mahasiswa (KIBM) 2020. Tim yang mengusung ide dengan judul “Take and Gift” ini lolos dalam kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Repoblik Indonesia sebagai dorongan lahirnya wirausahawan kreatif dan inovatid di era industri 4.0.

Ide “Take anda Gift” yang diusung tim ini sudah beberapa kali ikut serta dalam kompetisi ide bisnis yang diadakan oleh univeristas lain maupun oleh lembaga pemerintahan. Take and Gift adalah toko daring yang menjual produk kerajinan lokal dan menyediakan layanan rekomendasi kado. Dari layanan ini, pelanggan Take and Gift nantinya bisa memilih kado yang unik dengan praktis. Layanan Drop Gift menjadi keunggulan Take and Gift karena memungkinkan pengiriman kado dalam waktu yang cepat dan langsung kepada penerima kado.

Linda Febriana Purwanto sebagai ketua Tim Take and Gift. (dok. Linda)

Take and Gift terbentuk dari Skystar Venture batch 6, sehingga dasar bisnis didapatkan dari pembekalan dan aktif mengikuti beberapa boothcamp bisnis di luar UMN,” ungkap mahasiswa yang akrab disapa Linda ini sebagai ketua tim. Skystar Venture merupakan inkubator bisnis yang diinisiasi oleh Universitas Multimedia Nusantara sebagai usaha menumbuhkan dan memfasilitasi ide bisnis yang muncul dari mahasiswa. Linda juga mengaku ada keterlibatan dosen yang ikut membimbing pembuatan ide bisnis ini.

“Saya sebagai ketua kelompok bertugas membagikan tugas kepada masing-masing anggota. Aldo yang merupakan mahasiswa manajemen mengelola laporan keuangan dan finansial. Eunika sebagai mahasiswi DKV membuat user interface untuk website Take and Gift,” lanjut Linda menjelaskan pembagian tugas dalam tim.

Salah satu produk Take and Gift. (dok.Linda)

Tim Take and Gift akan mendapatkan sejumlah dana untuk mengembangkan ide bisnis ini. Tak hanya itu, tim ini juga akan difasilitasi untuk mendapatkan pengakuan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia. Dari sini, Linda berharap nantinya Take and Gift bisa menjadi solusi kemudahan bagi orang yang kesulitan mencari hadiah.

“Bekerja keras dan pantang berhenti meskipun mengalami jatuh bangun karena masih banyak rintangan lainnya di depan. Tidak pernah berhenti belajar, memperbaiki diri hingga inovasi tidak sebatas visi melainkan implementasi,” ungkap Linda ketika ditanya tips dan trik dalam membuat ide bisnis dan mengikuti lomba bisnis.

by Stephanus Novi – Universitas Multimedia Nusantara News Service

Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi  Informatika | Sistem Informasi  | Teknik Komputer  | Teknik Elektro  | Teknik Fisika  | Akuntansi  | Manajemen | Komunikasi Strategis  | Jurnalistik  | Desain Komunikasi Visual  | Film dan Animasi  | Arsitektur  | D3 Perhotelan  | Program Internasional , di  Universitas Multimedia Nusantara . www.umn.ac.id