Ultigraph : Implementasi Nasionalisme Dalam Berkarya

Ultigraph : Implementasi Nasionalisme Dalam Berkarya

desain komunikasi visual dkv logo HUT republik indonesia kevin raozan fakultas seni dan desain universitas multimedia nusantara umn universitas terbaik di jakarta

Sesi Foto Pembicara dan Peserta Seminar Ultigraph

TANGERANG –  Seminar bertema “Implementasi Rasa Nasionalisme Dalam Berkarya” membuka rangkaian  kegiatan  acara tahunan mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Ultigraph di Executive Lounge UMN pada Kamis (15/11).

Dalam seminar tersebut, Kevin Raozan yang merupakan sosok desainer di balik logo HUT Republik Indonesia yang ke -73,  hadir sebagai pembicara. Ia membagikan pengalamannya dalam proses pembuatan proyek besar terbarunya dan ilmu dalam mengimplementasikan rasa nasionalis dalam menghasilkan suatu karya seni.

“Jadi, sebelum saya terpilih untuk membuat logo HUT Republik Indonesia yang ke-73, prinsip dan konsep utama sudah dibentuk terlebih dahulu hingga ide tersebut pun matang. Dari awal saya tidak mau membuat logo dengan desain yang menampilkan bendera dan juga simbol Garuda, karena menurut saya itu sudah klise dan fokus dari saya, yaitu ingin menunjukan Indonesia yang sudah sangat berkembang pesat,” jelas Kevin.

Menurut pemuda asal Bandung ini menunjukan suatu rasa cinta ataupun nasionalis terhadap bangsa sekarang ini bisa dilakukan dengan berbagai macam cara dan bentuknya pun jauh lebih variatif.

“Kalau dulu kan menunjukan dan merealisasikan rasa nasionalis biasanya bisa dengan militer, bisa jadi pejabat rakyat, tapi sekarang ini dengan menggunakan kreativitas bisa juga mengekpresikan rasa cinta pada negara. Dengan berusaha semaksimal mungkin dalam menghasilkan karya seni bisa dijadikan suatu implementasi rasa nasionalis,” ungkap Kevin.

Baca juga : UMN Mendapat Penghargaan ICSB Indonesia Presidental Award 2018

Dalam pengalamannya selama 6 bulan proses pembuatan logo HUT Republik Indonesia yang ke-73, Kevin memberikan beberapa saran dan juga tips dalam mengaplikasikan rasa nasionalisme pada karya seni yang akan dibuat.

“Menanamkan nasionalisme dalam karya masing-masing itu menurut saya seperti menanam pohon, karena memerlukan akar, tanah dan pupuk yang bisa menjaga ide nasionalis di proyek seni yang akan dilakukan. Karena dengan fondasi yang kuat, dalam membuat karya untuk kepentingan negara harus bisa mengesampingkan semua motivasi dan juga kepentingan. Lalu hal lain yang perlu diperhatikan adalah konsep atau filosofi dari seni yang akan dibuat, karena estetik itu bisa dibeli, tapi integritas karya itu mahal,” papar Kevin.

desain komunikasi visual dkv logo HUT republik indonesia kevin raozan fakultas seni dan desain universitas multimedia nusantara umn universitas terbaik di jakarta

Gabrielle Torino (kiri) dan Kevin Raozan (kanan)

Dalam kesempatan yang sama, Gabrielle Torino yang merupakan koordinator seminar Ultigraph 2018 menganggap bahwa tema “Implementasi Nasionalisme Dalam Berkarya” penting untuk diaplikasikan di era sekarang ini.

“Di era new media seperti sekarang ini, di mana semua karya seni banyak dalam bentuk digital, terkadang membuat kita terlalu fokus dengan apa yang modern dan melupakan rasa nasionalis dalam dunia desain. Oleh karena itu, kehadiran Kevin di sini untuk mengingatkan bahwa nasionalisme itu masih sangat penting untuk diterpakan dalam dunia desain,” kata Gabrielle.

Baca juga : Artdrenaline 5: Sarana Menambah Keakraban Mahasiswa dan Dosen DKV UMN

Adanya seminar ini diharapkan oleh Gabrielle dapat memberikan perspektif baru untuk mahasiswa Indonesia khususnya UMN dalam berkarya.

“Kita di sini semua berharap untuk bisa mengingatkan kepada semua mahasiswa bahwa rasa nasionalis terhadap Indonesia itu masih penting untuk dilakukan, karena dengan sebuah karya bisa menunjukan aksi dedikasi untuk tanah air,” harap Gabrielle.

desain komunikasi visual dkv logo HUT republik indonesia kevin raozan fakultas seni dan desain universitas multimedia nusantara umn universitas terbaik di jakarta

Mahasiswa DKV UMN, Jason

Salah satu mahasiswa DKV UMN, Jason, yang menghadiri seminar ini berpendapat bahwa topik yang dibawakan sangat menarik.

“Topiknya sangat menarik. Kita di sini jadi tahu bagaimana cara kerja dan proses pikir para desainer professional dalam faktor kreatif. Dan berkarya untuk masyarakat itu juga bisa dianggap suatu usaha nasionalis, karena mereka pun bisa memberikan pendapat terhadap seni kita,” tutup Jason. (YP/CRA)

 

*by Yoga Putra – Universitas Multimedia Nusantara News Service

Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Informatika| Sistem Informasi | Teknik Komputer | Teknik Elektro | Teknik Fisika | Akuntansi | Manajemen| Komunikasi Strategis | Jurnalistik | Desain Komunikasi Visual | Film dan Animasi | Arsitektur | D3 Perhotelan | International Program, di Universitas Multimedia Nusantara. www.umn.ac.id