Mahasiswi UMN Ciptakan Aplikasi untuk Anak Kanker

Mahasiswi UMN Ciptakan Aplikasi untuk Anak Kanker

gion sistem informasi apple academy umn universitas multimedia nusantara universitas terbaik di jakarta

Mahasiswi Sistem Informasi (SI) Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Vanessa Wijaya (tengah) menciptakan aplikasi untuk anak kanker bernama GION

 

TANGERANG – Mahasiswi Sistem Informasi (SI) Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Vanessa Wijaya menciptakan aplikasi untuk anak kanker bernama GION. Aplikasi ini merupakan project Vanessa bersama teman-temannya yang tergabung dalam Apple Developer Academy. Ia tergabung dalam Apple Developer Academy saat perusahaan elektronik ini melakukan pencarian bakat pada pertengahan tahun 2018.

Awal mulanya memilih anak kanker sebagai fokus aplikasi yang dibuat oleh Vanessa dan teman-teman dikarenakan rasa tertarik mengetahui tentang kehidupan anak kanker. Mereka melakukan observasi langsung ke lapangan dengan bertemu para dokter yang merawat anak kanker. Dari situ, mereka mendapat banyak informasi mengenai hambatan yang dirasakan oleh anak kanker sehingga membantu pengembangan ide dari aplikasi yang hendak dibuat.

“Untuk menjalani kemoterapi, anak-anak itu harus dalam keadaan yang benar-benar fit. Masalahnya, anak-anak sering minum es atau makan snack yang bisa membuat mereka flu dan batuk. Nah, untuk mengingatkannya kita buatkan game edukasi,” ujar Vanessa.

Aplikasi GION ini merupakan game yang bercerita tentang seekor singa yang menderita penyakit kanker. Pengguna aplikasi ini akan diarahkan untuk merawat singa tersebut agar penyakit kankernya dapat diatasi.

“Hal ini mengajarkan secara tidak langsung makanan apa saja sih yang tidak boleh dimakan untuk kepentingan kesehatan mereka,”tambahnya.

Selain game, dalam aplikasi ini pengguna dapat memanfaatkan fitur untuk konsultasi pada dokter dengan memakai tokoh ‘dokter zebra’. Tokoh tersebut dapat akan menjawab semua pertanyaan dalam bentuk suara.

‘Karena target kita umur 5-12 tahun, jawaban dokter zebra akan menggunakan suara. Hal ini dikarenakan anak-anak yang berumur sesuai target belum semuanya bisa membaca,” ujar Vanessa.

Aplikasi ini masih dalam proses perbaikan sesuai dengan feedback yang didapatkan dari pihak apple. Rencananya, aplikasi ini akan launching dalam waktu dekat di appstore agar langsung bisa digunakan oleh penderita kanker.

*by Adrianus Oktavian – Universitas Multimedia Nusantara News Service

Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi InformatikaSistem Informasi Teknik Komputer | Teknik Elektro | Teknik Fisika | Akuntansi | ManajemenKomunikasi Strategis | Jurnalistik | Desain Komunikasi Visual | Film dan Animasi | Arsitektur | D3 Perhotelan | International Program, di Universitas Multimedia Nusantarawww.umn.ac.id