Film Pendek Ruah Raih Prestasi di Ajang 28th Singapore International Film Festival

Film Pendek Ruah Raih Prestasi di Ajang 28th Singapore International Film Festival

Ruah FFI 2017 makbul mubarak bayu prihantoro film universitas multimedia nusantara umn

Ruah menceritakan tentang Halim Hardiyanto, seorang laki-laki beristri yang bermaksud menikahi seorang wanita yang jauh lebih muda dari dirinya untuk tujuan ibadah

Film pendek Ruah yang disutradarai oleh dosen Film dan Televisi (FTV) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) tak hanya unjuk gigi di level nasional saja. Setelah sebelumnya berhasil meraih Piala Citra di Festival Film Indonesia 2017, Ruah kembali meraih prestasi. Kali ini, Ruah berhasil mendapatkan Special Mention di acara 28th Singapore International Film Festival (SGIFF).

Di acara yang berlangsung dari (23/11) – (3/12) di Singapura ini, Ruah berhasil mengalahkan banyak pesaingnya dan mendapatkan respons positif dari para juri internasional. “A sensitive issue like religion and polygamy in a country that abides by tradition gave us great insight into the lives of these characters living in a small province. Addressing issues of corruption and craft associated with political and religious bodies is reflected in a quirky manner in this film. The bizarre take on gender inequality also makes this film very relevant today,” ungkap para juri seperti yang tertulis dalam laman resmi 28th SGIFF.

Ruah menceritakan mengenai Halim Hardiyanto adalah seorang tokoh masyarakat yang rajin beribadah dan bersedekah. Ia yang sudah beristri bermaksud menikahi seorang wanita yang jauh lebih muda dari dirinya untuk tujuan ibadah. Akan tetapi istrinya tidak setuju dan menyumpahi Halim jika nekat menikah lagi. Kemalangan dan kejadian aneh berduyun-duyun datang setelah Halim menikahi wanita muda bernama Mega tersebut.

(Baca juga: Ojek Lusi: Tugas Kuliah yang Raih Prestasi Tingkat Nasional)

Film yang mengangkat ide poligami ini tidak hanya digagas oleh Makbul Mubarak saja. “Ada dosen dan mahasiswa-mahasiswa UMN yang saya minta bantuannya dalam penggarapan film Ruah ini. Bayu Prihantoro, salah satu dosen UMN menjadi produser dan Angel, mahasiswa FTV 2013 menjadi co- produser. Angel mengurus semua budgeting sejak pre-production,” jelas Makbul.

Selamat Pak Makbul dan tim Ruah untuk prestasinya!(*)

by: Grace Natali – Universitas Multimedia Nusantara News Service

Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika Sistem Informasi Sistem Komputer Akuntansi|Manajemen|Ilmu Komunikasi Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantarawww.umn.ac.id