Dosen FIKOM UMN Kembali Raih Prestasi di IMRAS 2016

Dosen FIKOM UMN Kembali Raih Prestasi di IMRAS 2016

Harry Febrian (kiri), Albertus Magnus Prestianta (tengah), Adi Wibowo (kanan) dan FX Lilik Dwi Mardjianto berhasil meraih dua penghargaan dalam ajang IMRAS 2016 di Semarang pada Rabu (31/8) lalu

Harry Febrian (kiri), Albertus Magnus Prestianta (tengah), Adi Wibowo (kanan) dan FX Lilik Dwi Mardjianto berhasil meraih dua penghargaan dalam ajang IMRAS 2016 di Semarang pada Rabu (31/8) lalu

Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) UMN kembali menjuarai konferensi nasional bergengsi The 3rd Indonesia Media Research Award & Summit 2016 yang diselenggarakan oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS) pada Rabu, (31/8) di Semarang.

Tahun ini, Tim Fikom UMN kembali mendapatkan dua penghargaan sekaligus. Pertama, penelitian berjudul “Derajat Multi Keahlian (Multi Skilling) Jurnalis Online” yang digarap oleh tim peneliti Albertus Magnus Prestianta, Harry Febrian, Adi Wibowo dan FX Lilik Dwi Mardjianto menjadi juara III dalam kategori Media Online. Sementara penelitian individu dari Harry Febrian berjudul “Messaging Apps, Sebuah Ranah Baru Jurnalisme?” menjadi Pemenang Pilihan SPS.

Kemenangan kali ini sekaligus mempertahankan gelar juara UMN dalam event IMRAS. Sebelumnya di tahun 2015 FIKOM UMN menyabet 2 gelar juara dalam kategori media online dan paper pilihan SPS.

“Dalam ajang ini kami cukup optimis untuk bisa menang. Namun tentu saja kami tidak mau berpuas diri dengan diraihnya prestasi ini karena masih akan banyak tantangan di depan. Kami percaya perjalanan masih panjang,” ungkap Albertus.

Ia juga menambahkan bahwa program studi Ilmu Komunikasi ke depannya akan banyak mengadakan penelitian yang berfokus pada media online dan new media. “Tidak menutup kemungkinan kami akan mencoba meneliti hal-hal yang baru nantinya,” katanya lagi.

Dewan juri dalam IMRAS 2016 ini antara lain Prof. Dr. Sasa Djuarsa, Dr. Eriyanto, Dr. Irwa Zakarsi, Thoriq Hadad dan Arif Prabowo. Abstrak yang masuk sekitar 88 judul dan diterima 77 judul. Sedangkan full paper yang akhirnya lolos sebanyak 49 naskah dari 65 PTN/PTS di Indonesia. SPS merupakan sebuah lembaga penerbit pers yang diketuai oleh Dahlan Iskan. Hingga Desember 2014, SPS telah memiliki 471 anggota penerbit dilebih dari 30 cabang di seluruh Indonesia.

by: Albertus Magnus Prestianta/Grace Natali – Universitas Multimedia Nusantara News Service

four + 8 =

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × 3 =